GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teror Ular Kobra Jelang Kedatangan Anies Baswedan di Rumah Eks Gubernur Banten, WH: Kejahatan Politik

Kediaman eks Gubernur Banten, Wahidin Halim di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mendapatkan aksi teror pelemparan ular kobra, begini katanya.
Rabu, 25 Januari 2023 - 22:21 WIB
Eks Gubernur Banten, Wahidin Halim sembari menunjukkan ular di dalam karung yang meneror kediamannya.
Sumber :
  • Istimewa

Banten, tvOnenews.com - Kediaman eks Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) di Jalan Haji Jiran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang mendapatkan aksi teror pelemparan ular kobra

Sejumlah video aksi pelemparan ular kobra itu pun turut serta terekam kamera pengawas CCTV yang ada disekitar kediaman WH. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi pelemparan tersebut itu pun berlangsung pada Rabu (25/1/2023) dini hari saat kediaman WH bakal menyambut kedatangan eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam rangka safari politiknya. 

"Biasa itu, politik tidak beradab, kejahatan politik dengan berbagai cara bagaimana meneror untuk menakut-nakuti," kata WH kepada awak media, Kota Tangerang, Rabu (25/1/2023).

WH menuturkan aksi teror pelemparan sejumlah ular kobra ke rumahnya itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. 

Menurutnya ular-ular itu dimasukkan dalam karung berwarna hijau dan langsung dilemparkan ke belakang halaman kediamannya. 

"Dibuang di belakang halaman rumah. Memang begitu politik, ada yang menakut-nakuti, tapi saya tidak takut," katanya.

WH mengaku pihaknya pun tak menanggapi serius aksi teror pelemparan ular di halaman belakang kediamannya tersebut.

"Kita cuma kasih tahu ke kepolisian bahwa ada yang lempar ular kobra di rumah. Cukup sampai itu saja," pungkasnya.

NasDem Ungkap Safari Politik Anies Sering Diganggu

Sebelumnya safari politik bakal capres NasDem Anies Baswedan sering mendapat gangguan dari pihak lain.

Hal itu diungkapkan oleh Wasekjen NasDem Hermawi Taslim. Kata dia, gangguan safari politik Anies tidak hanya terjadi di Tangerang soal teror ular kobra.

Namun, juga terjadi gangguan saat mantan Gubernur DKI Jakarti itu ke Baduy, Banten.

“Sejak mensosialisasikan Anies pada Oktober 2022, banyak sekali gangguan yang kami hadapi. Kemarin di Baduy juga kami dapat gangguan,” kata Hermawi saat dihubungi, Rabu (25/1/2023).

Dia mengungkapkan gangguan itu berupa kemunculan spanduk penolakan kedatangan Anies yang mengatasnamakan NasDem.

“Itu bentuk gangguannya, spanduk hoax mengatas namakan panitia NasDem,” jelas dia.

Adapun spanduk itu bertuliskan ‘Pemberitahuan dan permohonan maaf dari panitia penyambutan capres Partai NasDem bapak Anies Baswedan batal mendarat di Ciboleger’.

Menurutnya, pihaknya telah menyerahkan masalah itu ke aparat penegak hukum.

“Kita serahkan ke aparat, biar aparat bertindak, kita percaya profesional aparat,” tegas Hermawi.

NasDem: Ada yang Iri Dengki

Safari politik bakal capres Partai NasDem Anies Baswedan di Tangerang mendapat teror dilempari puluhan ular kobra.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan aksis teror itu menunjukkan ada pihak yang iri dengki terhadap Anies.

“Hal semacam ini tentu kita patut sesalkan. Karena ini menunjukkan masih kerdilnya perilaku politik dari sebagian saudara-saudara kita,” kata Willy saat dihubungi, Rabu (25/1/2023).

Menurutnya, aksi teror itu juga menandakan bahwa Anies mempunyai pengaruh yang besar  sebagai bakal capres terhadap dinamika politik saat ini.

“Padahal, apa yang kami lakukan adalah keniscayaan. Kalau kami bersedia mencalonkan seorang capres, tentu saja kami harus menyosialisasikannya. Demikian juga dengan pihak lain. Mereka akan melakukan hal yang sama jika dalam posisi seperti kami di NasDem,” jelasnya.

Meski mendapat teror, Willy menegaskan safari politik Anies tidak akan berhenti sampai di Tangerang. Selagi pihaknya tidak melanggar aturan yang berlaku, dia menyebut perjalanan Anies dan NasDem akan terus berlanjut.

“Adanya teror dan tantangan justru akan semakin menambah semangat dan keyakinan kami dalam perjuangan ini,” tegas Wakil Ketua Baleg DPR.

Diketahui, teror pelemparan puluhan ular kobra itu terjadi di rumah mantan Gubernur Banten Wahidin Halim di Tangerang, Provinsi Banten.

Puluhan ular kobra itu ada di dalam plastik transparan dan tergeletak di halaman belakang rumah Wahidin pada Rabu (25/1/2023) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puluhan ular kobra itu dilempar pelaku menjelang kedatangan Anies ke rumah Wahidin.

Aksi pelaku itu disebut terekam kamera CCTV. Beruntungnya ular itu tidak terlepas dari dalam plastik. (saa/ebs/raa/muu) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.
Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mencapai 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT