News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAID : Anak Korban Baiat NII Sudah Mau Kembali Bersekolah

KPAID kembali melakukan pendampingan terhadap para anak yang menjadi korban baiat NII.
Senin, 11 Oktober 2021 - 21:12 WIB
KPAID : Anak Korban Baiat NII Sudah Mau Kembali Bersekolah
Sumber :
  • tvone

Garut, Jawa Barat - Anak yang menjadi korban baiat Negara Islam Indonesia (NII) di Kelurahan Sukamentri Garut, Jawa Barat, mulai berperilaku seperti anak seusianya. Korban baiat NII yang masih berusia belasan tahun atau tepatnya masih duduk di bangku SMP sudah mau kembali bersekolah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah yang mendampingi dan melakukan terapi menyatakan, sebelumnya mereka putus sekolah karena mendapat doktrin dari kelompok tertentu.

Hari ini, Senin (11/10) KPAID kembali melakukan pendampingan terhadap para anak yang menjadi korban baiat NII. KPAID melakukan terapi lanjutan guna korban kembali berpikir pada seusianya. "Yang pertama sudah melakukan mengembalikan kondisi anak, dimana mengembalikan dunianya korban seperti anak seusianya. Bagaimana kondisi psikis anak yang terganggu efek pemberitaan yang luar biasa kita pulihkan, dan alhamdulilah hasilnya mengalami grafik yang luar biasa, seperti mereka sudah mulai bisa tersenyum, kemudian komunikasi keluarga juga sudah mengalami peningkatan dengan baik," Kata Ketua KPAID Ato Rinanto kepada tvonenews.com, Senin malam (11/10). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mengembalikan psikis anak, KPAID juga melakukan pendekatan sosial terhadap para orang tua korban. Hal itu dilakukan karena pengawasan anak yang paling utama berada pada pola asuh. "Kemarin pola pikir anak ibarat sumber daya orang dewasa, nah usia terapi tahap pertama alhamdulilah isme - isme yang tanda kutip sudah mulai dibersihkan, dan mendapati sudah kembali ke pola pikir anak-anak, ya contohnya seperti sudah mau main bola, bermain ya ke perilaku anak seusianya," Tambah Ato.

Pascamendapatkan baiat oleh kelompok NII, para korban disinyalir di doktrin yang menganggap pemerintah adalah musuh atau "thogut". Selain itu mereka juga putus sekolah dan lebih memilih dekat dengan kelompok NII. Perkembangan yang sangat signifikan, awalnya mereka tak mau belajar bersekolah, kini sudah mulai bertanya mau bersekolah. Mereka sudah bertanya ijasah dan kepentingan ijasah nanti kalo bekerja ya harus mau kembali sekolah," tutup Ato.(Taufiq Hidayah/chm)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituding Rebut Onyo dari Sarwendah, Ruben Onsu Beri Respons Tak Terduga

Dituding Rebut Onyo dari Sarwendah, Ruben Onsu Beri Respons Tak Terduga

​​​​​​​Onyo atau Betrand Peto kini tinggal bersama Ruben Onsu usai rumor rebut dari Sarwendah mencuat. Simak respons tak terduga Ruben dan alasan Onyo.
Adu Statistik Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang Jelang Duel di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Bisa Bikin Kejutan?

Adu Statistik Timnas Futsal Indonesia Vs Jepang Jelang Duel di Semifinal Piala Asia Futsal 2026, Bisa Bikin Kejutan?

Timnas Futsal Indonesia dan Jepang sama-sama memastikan langkah ke babak semifinal Piala Asia 2026. Kedua tim datang dengan modal performa impresif sepanjang turnamen yang digelar di Tanah Air tersebut.
Fakta-Fakta Mengejutkan Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat: Tasnya Tertulis Nama Stephen Paddock dan Gabung True Crime Community

Fakta-Fakta Mengejutkan Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Kalimantan Barat: Tasnya Tertulis Nama Stephen Paddock dan Gabung True Crime Community

Fakta-fakta mengejutkan soal siswa pelempar bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat akhirnya terkuak. Inilah daftarnya.
Eks Menlu Hassan Wirajuda Soal Kritik Board of Peace: Informasi Publik Belum Utuh, Jangan Tergesa Menghakimi

Eks Menlu Hassan Wirajuda Soal Kritik Board of Peace: Informasi Publik Belum Utuh, Jangan Tergesa Menghakimi

Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menghakimi sebuah inisiatif diplomatik yang masih berada pada tahap awal pembentukan.
Gubernur Ungkap Alasan Keluarga Siswa SD Bunuh Diri di NTT Tak Terima Bansos

Gubernur Ungkap Alasan Keluarga Siswa SD Bunuh Diri di NTT Tak Terima Bansos

Ia menegaskan persoalan tersebut seharusnya bisa segera diselesaikan karena hanya menyangkut kelengkapan administrasi.
Timnas Futsal Indonesia Punya Modal Berharga untuk Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal2 026

Timnas Futsal Indonesia Punya Modal Berharga untuk Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal2 026

Timnas Futsal Indonesia punya memori penting saat bersua Jepang di level internasional. Catatan tersebut menjadi salah satu referensi berharga jelang laga besar yang kembali mempertemukan kedua tim.

Trending

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT