GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Membayangkan Republik

Budayawan Rendra pernah menyebut kebudayaan Jawa di “pusatnya” sebagai “kasur tua”, feodal, mandeg dan tak sesuai lagi dengan pertumbuhan pribadi dan pergaulan kreatif.
Senin, 24 Juli 2023 - 09:13 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background sketsa Karaeng Patingalong
Sumber :
  • tim tvonenews

Kita perlu lagi menghidupkan Karaeng Patengalong di Makassar di Abad 17 yang membuktikan bisa membangun kerajaan Tallo di pesisir pantai yang maju, makmur dan terbuka pada semua pengaruh baik dari luar. 

Bandar-bandarnya tak kalah sibuk dengan pelabuhan dagang di Eropa. Warga berbagai bangsa menghuni kota pesisir itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karaeng seorang poliglot, fasih banyak bahasa, termasuk bahasa Latin. Ia berinteraksi dengan berbagai bangsa yang datang ke kerajaannya dengan sangat baik.

Saat berkunjung ke Makassar pada 1646 Alexander de Rhodes, misionaris Katolik dari Eropa takjub pada raja yang haus ilmu itu. Dalam catatan sejarah yang ditulis Alexander de Rhodes yang kini kita bisa baca, Karaeng sangat suka menulis apapun. Salah satunya dengan detil mencatat kejadian yang dialaminya dari hari ke hari pada kerajaannya.

Ia paham sejumlah “misteri” ilmu di Eropa, sejarah raja-rajanya, selalu membawa buku-buku ilmu pasti di tangannya, sangat meminati matematika dan memiliki koleksi buku buku berbahasa spanyol yang sangat banyak.

“Setiap kali diajak bicara agama, ia alihkan ke pembicaraan ilmu pengetahuan. Dia minta untuk mengajarkan semua rahasia ilmu pengetahuan kita,” ujar Rhodes yang bicara dengan Karaeng dengan Bahasa Portugis.

(Karaeng Patengalong dan Globe. Sumber: Wikipedia/Wikimedia)

Di tahun 1654, misalnya di Makassar sudah tiba sebuah teleskop Galileo yang sangat mahal dan jarang untuk ukuran zaman itu. Seperti dibaca dalam buku memikat The Origin of Poverty in Indonesia, ditulis sejarawan Australia, Anthony Reid, sejak usia delapan belas tahun, Putra Raja Tallo VII Karaeng Matowaya itu meminta orang orang Inggris untuk mengirim penemuan-penemuan terbaru teknologi perkapalan di Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karaeng mengirim sebelas bahar kayu Cendana untuk membeli dua globe, peta dunia yang bisa diputar, yang keterangannya ditulis dalam bahasa Spanyol, Portugis dan Latin (Lombard, 2005).

Ketika tiba di Makassar pesanan piranti pengetahuan modern itu juga diselipkan syair karya sastrawan Belanda Joost van den Vondel yang mengagumi Karaeng “…Yang otaknya menyelidik ke mana mana//Menganggap dunia seutuhnya terlalu kecil…”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia usai Lihat Kevin Diks Cetak Gol Spektakuler, Jay Idzes Bilang Begini

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia usai Lihat Kevin Diks Cetak Gol Spektakuler, Jay Idzes Bilang Begini

Para pemain Timnas Indonesia memberikan reaksi terhadap gol spektakuler Kevin Diks. Jay Idzes sampai memberikan komentar terhadap unggahannya.
Comeback Gila Ronda Rousey: Menang 17 Detik, Cuan Rp35 Miliar!

Comeback Gila Ronda Rousey: Menang 17 Detik, Cuan Rp35 Miliar!

Comeback sensasional Ronda Rousey berakhir luar biasa setelah menang hanya dalam 17 detik, sekaligus mengantarkannya meraih bayaran fantastis setara miliaran.
Rupiah Hari Ini 18 Mei 2026 Bergerak Melemah Jadi Rp17.630 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 18 Mei 2026 Bergerak Melemah Jadi Rp17.630 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pada pagi hari ini 18 Mei 2026 bergerak melemah 33 poin atau 0,19 persen menjadi Rp17.630 dolar AS.
Demi Bertemu Dedi Mulyadi dan Curhat soal Utang Rp100 Juta, Pedagang Ini Sengaja Mangkal di Jalur Clear Area

Demi Bertemu Dedi Mulyadi dan Curhat soal Utang Rp100 Juta, Pedagang Ini Sengaja Mangkal di Jalur Clear Area

Pedagang ini sengaja mangkal di jalur clear area demi bertemu Dedi Mulyadi dan curhat soal utang bank Rp100 juta yang belum lunas. Simak berita lengkapnya!
Muhammadiyah Games 2026 Resmi Dibuka, Enam Cabang Olahraga Siap Dipertandingkan 

Muhammadiyah Games 2026 Resmi Dibuka, Enam Cabang Olahraga Siap Dipertandingkan 

Pembukaan ajang olahraga nasional perdana Muhammadiyah bertajuk The 1st Muhammadiyah Games digelar pada Sabtu, 16 Mei 2026, di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Selengkapnya

Viral