News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenang Kepergian Rizal Ramli, Si Rajawali Ngepret

Indonesia kembali berduka, kehilangan tokoh demokrasi penting yang sangat kritis kepada pemerintah yaitu DR Rizal Ramli.
Rabu, 3 Januari 2024 - 10:46 WIB
Rizal Ramli
Sumber :
  • YouTube/Dr. Rizal Ramli (tangkapan layar)

tvOnenews.com - Indonesia kembali berduka, kehilangan tokoh demokrasi penting yang sangat kritis kepada pemerintah yaitu DR Rizal Ramli. Anda pasti ingat tagline atau julukan terkenal dan pas, ekonom terpandang itu "Rajawali Ngepret". 

Rizal wafat Selasa (2/1/2024) pukul 19.30 WIB di RSCM Jakarta Pusat. Lebih sebulan ia dirawat di RS karena kanker Pankreas. Mantan menteri di era Presiden Gus Dur dan Presiden Jokowi itu mengembuskan nafas terakhir dalam usia 69 tahun di RSCM Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia lahir di Padang 10 Desember 1954, dan meninggal dunia, tiga pekan setelah menginjak usia 69 tahun. Bang RR, begitu saya biasa menyapanya, adalah sosok yang tak pernah lelah mengedukasi dan menuntun rakyat agar berperan aktif mengawasi penyelenggaraan negara.

Berbekal sebagai ekonom dan aktifis pergerakan sejak masih mahasiswa di ITB, Bang RR terus menyuarakan sikap kritis. Ini menjelaskan mengapa kepergiannya sontak diratapi banyak orang di berbagai saluran media. Di X (dulu Twitter), kepergiannya menjadi trending topik praktis sejak berita wafat menyebar.

Rizal Ramli

Semula Tak Percaya

Terus terang, semula saya tidak percaya berita duka mengenai Bang Rizal. Saya sedang berada di Bandung ketika membaca berita duka itu pertama kali secara tidak sengaja di WAG salah satu komunitas. Saya berharap semoga itu hanya hoax yang memang berseliweran di tahun politik ini. Apalagi posisinya sebagai tokoh kritis, kerap juga Bang Rizal diperkusi lawan politiknya.

Berita itu saya "forward" di WAG "Komengsong", saluran komunikasi komunitas lintas profesi yang di dalamnya ada Rizal Ramli. Saya kepingin segera dibantah langsung oleh beliau. Ketika Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi merespons bertanya "Rizal Ramli siapa Bang IB?" saya sempat gelagapan. Saya balas, justru saya bertanya mengenai kebenaran informasi itu di sini. 

Rizal Ramli tidak merespons. Di dalam hati, saya mulai curiga. Saya periksa jalur komunikasi pribadi (japri) dengan Bang RR di WA. Ternyata kartu ucapan selamat menyambut tahun baru yang saya kirim pada tanggal 1 Januari pun hanya contreng satu, alias tidak dibaca. Saya scroll ke atas. Komunikasi saya terakhir dengan beliau 10 November lalu. Waktu itu ia mengirimi saya berita dan foto kegiatannya di Rempang. 

Keraguan saya sebentar saja terjawab, membenarkan yang justru tidak dihendaki. Berita Rizal Ramli wafat sudah menyebar dimana-mana, sudah diberitakan banyak media malam itu. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. 

Inside Story Era Gus Dur

Saya berkenalan rengan Rizal Ramli sekitar 20 tahun lalu, meski nama dan aktifitasnya sudah saya ikut jauh lebih lama. Bang RR yang mengontak saya minta bertemu sambil makan siang di cafe Hotel Mulia. Saya mengajak DR Indrawadi Tamin, ipar saya, yang dulu juga bergabung dalam kabinet Presiden Gus Dur. 

Luar biasa Bang Rizal menguraikan "inside story" era pemerintahan Gus Dur tempo hari. Ia menyingkap kisah seru dan lucu perseteruan Megawati dengan Gus Dur yang ikut dia selesaikan waktu itu. Kisah ini tentu saja menarik dimasanya. Maklum ini menyangkut perseteruan dua tokoh bangsa dalam posisi sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

"Tadinya yang ditunjuk memimpin tim perdamaian, Pak SBY, tetapi nggak mempan. Barulah setelah kita turun, urusan beres," kisah Bang Rizal. Inside story detik- detik lengsernya Presiden Gus Dur tidak kalah serunya dalam cerita Bang Rizal. Klop dengan cerita almarhum Indrawadi. Begitulah Bang Rizal, seperti buku terbuka, tidak ada yang tersembunyi. 

Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli

Setelah pertemuan itu kami pun sering kontak, bertukar informasi dan menjadi sahabat, erat, mengulas topik hangat politik terutama lima tahun terakhir. Bang Rizal terang-terangan sangat kecewa pada kepemimpinan Jokowi. Penyelenggaraan negara dinilainya sudah sangat menyimpang, dijalankan pemerintah secara ugal-ugalan.  

Bang Rizal sahabat yang hangat. Bersahabat dengan banyak kalangan tanpa pandang bulu. Mau mendengar dan menghargai siapapun yang berkomitmen membangun bangsa meski ditempuh lewat jalan berbeda. Kami saling mengunjungi. Ia ke rumah waktu saya berulang tahun, juga datang sewaktu saya undang wawancara TV Digital sambil makan siang di rumah. 

Saya menyesal kenapa tak "ngeh" sudah lebih sebulan Bang Rizal tak mengepakkan sayap Rajawalinya. Terakhir dia mengirimi saya foto dan berita aktifitasnya mengunjungi Rempang, mengadvokasi warga yang tanahnya terancam dirampas. Itu sekitar 10 November lalu. 

Sebulan sebelumnya, ia mengirimi saya cuitannya di X (Twiter) yang mencemaskan kondisi pers yang dinilainya telah terkooptasi oleh kekuasaan. Meski demikian, dia tetap menyebut beberapa nama, seperti Karni Ilyas, Tides Katoppo, Surya Paloh, Goenawan Mohammad, dan nama saya yang dianggapnya tetap bergerilya dan menulis kritis.  

Dalam berbagai pernyataannya di pelbagai media Bang Rizal meramalkan Presiden Jokowi akan lengser sebelum waktunya. Dalam hal keberanian menyampaikan kritik keras dan pedas kepada pemerintah, Bang Rizal hampir tiada tanding memang. Tiada duanya sejak dulu dan konsisten hingga akhir hayat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semoga Indonesia berubah lebih baik seperti dicita-citakan sejak lama. Semoga harapan tentang Indonesia di hari depan dijabah Allah SWT, dan Bang Rizal pun bisa tenang disampingNya tanpa perlu mengepret lagi. 

Selamat jalan Rajawali.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tinju Dunia: Eddie Hearn Ungkap Perang Mental Tyson Fury Jelang Lawan Anthony Joshua

Tinju Dunia: Eddie Hearn Ungkap Perang Mental Tyson Fury Jelang Lawan Anthony Joshua

Promotor tinju ternama, Eddie Hearn buka suara terkait kabar Tyson Fury mulai melancarkan perang psikologis menjelang duel akbar melawan Anthony Joshua di kelas berat yang akan berlangsung pada 11 Desember 2026.
Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro, Dicecar 50 Pertanyaan soal Laporan Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo Diperiksa Polda Metro, Dicecar 50 Pertanyaan soal Laporan Faizal Assegaf

Jubir KPK Budi Prasetyo diperiksa Polda Metro Jaya terkait laporan Faizal Assegaf. Budi dicecar sekitar 50 pertanyaan selama pemeriksaan.
Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua Perebutkan Gelar Kelas Berat WBA Super, Ini Jadwalnya

Duel Tinju Tyson Fury Vs Anthony Joshua Perebutkan Gelar Kelas Berat WBA Super, Ini Jadwalnya

Setelah lama dinanti, duel tinju akbar antara Tyson Fury melawan Anthony Joshua akhirnya akan digelar. Pertarungan ini dikabarkan akan memperebutkan gelar juara kelas berat WBA Super.
Gagal Ambil Poin Penuh dari 10 Pemain Timnas Indonesia, Dion Cools Singgung Peluang Malaysia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal Ambil Poin Penuh dari 10 Pemain Timnas Indonesia, Dion Cools Singgung Peluang Malaysia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bermain menghadapi 10 pemain sejak Thom Haye menerima kartu merah, Malaysia tetap hanya mampu membawa pulang satu poin dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026)
Hitung-hitungan Nasib Timnas Indonesia setelah Ditahan Imbang Malaysia, Masih Mungkinkah Menuju Final FIFA ASEAN Cup 2026?

Hitung-hitungan Nasib Timnas Indonesia setelah Ditahan Imbang Malaysia, Masih Mungkinkah Menuju Final FIFA ASEAN Cup 2026?

Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia di matchday kedua membuat jalan Timnas Indonesia menuju babak final FIFA ASEAN Cup 2026 kian sengit dan menegangkan. Kini
Pembajakan Anggaran DPR Aceh Dikritik

Pembajakan Anggaran DPR Aceh Dikritik

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (Gaanas) melontarkan kritik keras terhadap praktik pembajakan anggaran (budget hijacking) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Penilaian Jujur, Panggilan Khusus Lee Min-young, hingga Maknae Hyundai Hillstate Terpukau dengan Megatron

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar penilaian jujur pevoli senior hingga pesan untuk Megawati Hangestri.
Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral