News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyelamatkan Hutan Tropis Indonesia – Antara Ilmu, Iman, dan Kolaborasi Global

Hutan hujan tropis Indonesia, yang mencakup 10% luas hutan dunia, adalah rumah bagi 12% spesies mamalia, 16% reptil, dan 17% burung di bumi. Namun, dalam dua dekade terakhir -
Rabu, 12 Maret 2025 - 18:11 WIB
Kolase foto: Hutan Hujan Tropis - Guru Besar Kehutanan dan Lingkungan IPB University Profesor Bambang Hero Saharjo
Sumber :
  • Freepik - Istimewa

3. Kolaborasi Global yang Adil

Krisis lingkungan adalah masalah global yang membutuhkan solusi global. Indonesia harus aktif dalam kolaborasi internasional, tetapi dengan prinsip keadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

a. Menuntut Pemenuhan Komitmen Pendanaan Iklim

Negara maju telah berjanji menyediakan USD 100 miliar/tahun untuk pendanaan iklim, tetapi realisasinya hanya USD 83 miliar pada 2022 (OECD). Indonesia harus:

  • Memimpin koalisi negara berkembang untuk menuntut pemenuhan komitmen ini.

  • Mengalokasikan dana tersebut untuk proyek-proyek prioritas seperti restorasi gambut dan energi terbarukan.

b. Membangun Pusat Riset Kebakaran Hutan ASEAN

Indonesia dapat memprakarsai pembangunan ASEAN Fire Research Center dengan dukungan teknologi dari Eropa dan AS. Pusat riset ini akan:

  • Mengembangkan sistem pemantauan kebakaran berbasis teknologi terkini, misal menggunakan satelit.

  • Melatih tim darurat dari negara-negara ASEAN.

  • Menjadi hub pengetahuan tentang pengelolaan hutan berkelanjutan.

Contoh sukses adalah kerja sama Indonesia dengan Kanada dalam pengembangan Fire Danger Rating System (FDRS), yang telah mengurangi respons waktu pemadaman hingga 40%.

4. Pemberdayaan Masyarakat Adat

Masyarakat adat adalah penjaga hutan terbaik. Studi dari World Resources Institute (WRI) menunjukkan bahwa hutan adat memiliki tingkat deforestasi 50% lebih rendah dibanding kawasan konsesi perusahaan.

a. Mempercepat Pengesahan RUU Masyarakat Adat

RUU Masyarakat Adat telah dibahas sejak 2012 tetapi belum juga disahkan. RUU ini penting untuk:

  • Mengakui hak-hak masyarakat adat atas tanah dan hutan.

  • Memberikan perlindungan hukum terhadap praktik-praktik konservasi tradisional.

b. Memberikan Insentif Ekonomi

Masyarakat adat seringkali terjebak dalam kemiskinan, sehingga terpaksa mengeksploitasi hutan. Pemerintah dapat memberikan insentif ekonomi melalui:

  • Program Payment for Ecosystem Services (PES), di mana masyarakat dibayar untuk menjaga hutan.

  • Pengembangan ekowisata berbasis komunitas, seperti yang sukses dilakukan di Desa Negeri Harapan, Maluku.

Contoh inspiratif datang dari Suku Dayak Iban di Kalimantan Barat, yang berhasil mengelola 50.000 hektar hutan adat dengan sistem tebang pilih. Mereka juga mengembangkan produk madu hutan yang diekspor hingga ke Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hutan Bukan Warisan, Tetapi Pinjaman

Menyelamatkan hutan tropis Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau aktivis lingkungan, tetapi tanggung jawab bersama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marc Marquez Merasa Ada yang 'Hilang' Usai Belum Raih Podium di MotoGP 2026, Kode segera Pensiun?

Marc Marquez Merasa Ada yang 'Hilang' Usai Belum Raih Podium di MotoGP 2026, Kode segera Pensiun?

Marc Marquez terlihat mulai kesulitan untuk bersaing di papan atas pada MotoGP 2026.
Pinkan Mambo Akui Punya 50 Perusahaan Hingga Berpenghasilan Fantastis: Tapi Belum Dikerjain

Pinkan Mambo Akui Punya 50 Perusahaan Hingga Berpenghasilan Fantastis: Tapi Belum Dikerjain

Pinkan Mambo memutuskan untuk mengamen di jalanan dengan penghasilan fantastis. Dirinya mengaku akan memiliki 50 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang
Sumardji Apresiasi Kemenangan Bhayangkara FC: Satu Poin dari Persija Saja Sudah Luar Biasa

Sumardji Apresiasi Kemenangan Bhayangkara FC: Satu Poin dari Persija Saja Sudah Luar Biasa

Hasil kemenangan diamankan Bhayangkara FC lewat brace Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan yang dibalas lewat dua gol Persija dari Rayhan Hannan dan Fabio Calonego. The Guardians berhasil menekuk Persija Jakarta dengan skor 3-2.
Berdiri Langsung di Altar Gereja, Kapolda Sumsel Sapa Jemaat dan Sampaikan Pesan Menyentuh di Momen Paskah

Berdiri Langsung di Altar Gereja, Kapolda Sumsel Sapa Jemaat dan Sampaikan Pesan Menyentuh di Momen Paskah

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menyampaikan pesan kerukunan untuk menjaga nilai kearifan lokal Sumatera Selatan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di momen Paskah.
Perkembangan Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Gelar Pemeriksaan Maraton Terhadap PIHK Pekan Depan

Perkembangan Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Gelar Pemeriksaan Maraton Terhadap PIHK Pekan Depan

KPK akan melakukan pemeriksaan secara maraton kepada saksi-saksi dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkait kasus korupsi kuota haji pada pekan depan.
Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi sebut masalah sampah puluhan tahun di Jawa Barat terpecahkan, siap disulap jadi pembangkit listrik, lokasi di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Jadwal 'Horor' Menanti Skuad Garuda, Erick Thohir Beberkan Nasib John Herdman Usai Debut di FIFA Series 2026

Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi memaparkan peta jalan serta agenda padat yang akan dihadapi Timnas Indonesia. Hal ini disampaikan usai Skuad Garuda -
Selengkapnya

Viral