News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menerjemahkan Indonesia Incorporated ke Langkah Aksi

Konsep Indonesia Incorporated adalah ajakan agar seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat—bergerak bersama sebagai satu kesatuan strategis dalam membangun ekonomi nasional yang berdaulat dan menyejahterakan rakyat.
Selasa, 4 November 2025 - 14:56 WIB
Teguh Anantawikrama, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Transformasi Teknologi dan Digital
Sumber :
  • Viva

Oleh:
Teguh Anantawikrama, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Transformasi Teknologi dan Digital

tvOnenews.com - Konsep Indonesia Incorporated adalah ajakan agar seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat—bergerak bersama sebagai satu kesatuan strategis dalam membangun ekonomi nasional yang berdaulat dan menyejahterakan rakyat. Untuk itu, dunia usaha dan pemerintah harus bergandengan tangan, berpikir dengan satu tujuan: menciptakan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, semangat ini tidak akan terwujud jika masing-masing kementerian masih terjebak dalam ego sektoral. Sinergi hanya akan lahir bila seluruh instansi pemerintah menanggalkan batas-batas birokrasi sektoralnya dan mulai bekerja lintas fungsi, mempercepat proses bisnis, dan mengutamakan hasil nyata.

Mempercepat Proses Bisnis dan Kolaborasi Lintas Kementerian

Langkah pertama adalah membangun mekanisme kolaborasi lintas kementerian yang berbasis misi (mission-oriented collaboration). Keberhasilan satu sektor harus diukur dari dampaknya terhadap sektor lain. Misalnya, keberhasilan Kementerian Perindustrian dalam mendorong investasi manufaktur harus terhubung dengan Kementerian Tenaga Kerja yang menyiapkan tenaga siap pakai, dan Kementerian Keuangan yang mendukung melalui insentif fiskal.

Dengan membentuk shared KPI (Indikator Kinerja Bersama), pemerintah dapat memastikan setiap program memiliki arah yang sama—bukan sekadar menjalankan anggaran, tetapi menciptakan efek ganda ekonomi yang nyata.

Dari Penyerapan Anggaran ke Pengukuran Dampak

Sudah saatnya ukuran keberhasilan pembangunan bergeser dari serapan anggaran menjadi serapan manfaat. Ukuran baru harus berfokus pada dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan daya saing nasional.

Pengukuran berbasis impact akan mendorong efisiensi, inovasi, dan tanggung jawab lintas kementerian. Setiap rupiah dari APBN harus diukur bukan dari seberapa cepat dibelanjakan, tetapi seberapa besar kontribusinya terhadap kesejahteraan rakyat.

Konteks Ekonomi Indonesia: Momentum yang Harus Diperkuat

Menurut OECD Economic Outlook 2024, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 4,7% pada 2025 dan 4,8% pada 2026, sedikit melambat dibandingkan 5,1% pada 2024. IMF mencatat tingkat pengangguran masih berkisar di 5,2% pada 2024 dan hanya menurun sedikit menjadi 5,1% pada 2025.

Artinya, walau fundamental ekonomi tetap kuat, akselerasi pertumbuhan membutuhkan multiplier effect yang lebih besar—dan di sinilah pentingnya paradigma Indonesia Incorporated.

Data ketenagakerjaan menunjukkan bahwa 212 juta penduduk Indonesia kini berada di usia produktif, dengan tingkat pekerjaan sekitar 66%. Sektor perdagangan menyerap tambahan 980.000 pekerjaan baru, pertanian 890.000, dan manufaktur 720.000 (BPS, 2025). Ini memperlihatkan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama untuk memastikan lapangan kerja yang tercipta adalah pekerjaan penuh waktu dan bernilai tambah tinggi.

tvonenews

Mengarahkan Fokus ke Sektor Unggulan

Selaras dengan arah Asta Cita Pemerintah—yang antara lain menekankan kedaulatan pangan, transformasi industri, ekonomi hijau, dan percepatan digitalisasi—Indonesia memiliki empat sektor unggulan yang menjadi motor pertumbuhan jangka menengah:
1. Ekonomi Digital dan Teknologi — Sektor ini menjadi lokomotif baru dengan potensi kontribusi 20% terhadap PDB pada 2030, menciptakan jutaan pekerjaan baru.
2. Manufaktur Berbasis Nilai Tambah dan Energi Bersih — Pengolahan mineral, baterai EV, dan biofuel memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
3. Pertanian Modern dan Agribisnis Inklusif — Meningkatkan produktivitas desa sekaligus mengurangi ketimpangan wilayah.
4. Jasa dan Pariwisata — Penggerak utama lapangan kerja, dengan efek langsung terhadap UMKM, logistik, dan ekonomi lokal.

Membangun Indonesia Incorporated Sebagai Gerakan Nasional

Indonesia Incorporated bukan sekadar slogan, melainkan paradigma baru pembangunan nasional.
Langkah konkrit yang harus diambil:
• Melepaskan ego sektoral antar-kementerian melalui policy interlink map dan shared KPI.
• Mengubah indikator kinerja pemerintah menjadi berbasis dampak sosial-ekonomi.
• Mendorong dunia usaha sebagai mitra utama pembangunan, melalui insentif berbasis dampak dan kemudahan berusaha yang nyata.
• Mengintegrasikan data lintas lembaga untuk mengukur multiplier effect dan menajamkan arah kebijakan publik.

Dengan semangat kolaborasi ini, dunia usaha akan lebih mudah berinvestasi, berinovasi, dan menciptakan lapangan kerja. Pemerintah pun akan lebih efektif dalam memastikan setiap kebijakan berkontribusi pada kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penutup: Sinergi untuk Kecepatan dan Keberlanjutan

Indonesia sedang berada pada persimpangan penting. Dengan populasi produktif besar, sumber daya alam melimpah, dan posisi strategis di rantai pasok global, kita memiliki semua syarat untuk menjadi kekuatan ekonomi dunia.
Namun keberhasilan itu hanya mungkin tercapai jika Indonesia Incorporated benar-benar diterjemahkan menjadi tindakan nyata — kolaborasi lintas sektor, orientasi pada dampak, dan komitmen bersama membangun bangsa yang berdaulat secara ekonomi dan berkeadilan sosial.
(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Trending

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral