News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menopang Ekonomi Indonesia di 2026: Dari Tantangan ke Peluang

Memasuki tahun 2026, Indonesia berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Setelah melewati tekanan global akibat pandemi, inflasi dan fluktuasi
Senin, 26 Januari 2026 - 17:09 WIB
Menopang Ekonomi Indonesia Tahun 2026: Dari Tantangan ke Peluang
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Memasuki tahun 2026, Indonesia berada di persimpangan penting dalam perjalanan ekonominya. Setelah melewati tekanan global akibat pandemi, inflasi dan fluktuasi nilai tukar, negara ini memiliki peluang untuk menata fondasi ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan dan inklusif.

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil di kisaran 4,5–5,5 persen, dengan konsumsi domestik, investasi infrastruktur dan sektor digital sebagai motor utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik angka pertumbuhan, ada tantangan nyata: inflasi global yang fluktuatif, ketergantungan energi impor dan disparitas pembangunan antarwilayah. 

Jika tidak dikelola, tantangan ini bisa menggerus daya beli masyarakat dan menekan stabilitas ekonomi.

Salah satu peluang terbesar Indonesia adalah bonus demografi. Populasi muda yang produktif dapat menjadi pendorong konsumsi, inovasi dan tenaga kerja terampil. 

Namun, modal ini hanya akan berbuah manis jika kualitas pendidikan, pelatihan vokasi dan literasi digital ditingkatkan. Tanpa investasi manusia, bonus demografi bisa berubah menjadi risiko sosial dan ekonomi.

Transformasi digital dan adopsi teknologi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi baru. Ekonomi digital, startup, fintech dan sektor manufaktur berbasis teknologi tinggi dapat mendorong inovasi dan penciptaan lapangan kerja. 

Pemerintah perlu memastikan ekosistem ini inklusif terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Selain itu, ketahanan pangan dan energi tidak bisa diabaikan. Produksi pangan harus diversifikasi, cadangan nasional diperkuat dan energi terbarukan dikembangkan agar pertumbuhan ekonomi tidak tergantung pada fluktuasi global. 

Pengelolaan sumber daya alam seperti nikel, tembaga dan batubara harus efisien dan berkelanjutan dengan memadukan investasi, lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal.

Infrastruktur juga menjadi pondasi yang tidak boleh dilupakan. Transportasi, logistik dan energi yang memadai menurunkan biaya produksi dan distribusi yang dapat mendorong konektivitas antarwilayah serta membuka akses ekonomi bagi daerah-daerah tertinggal. 

Dengan infrastruktur yang baik, ekonomi nasional dapat bergerak lebih cepat dan merata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi kebijakan fiskal, reformasi terus diperlukan: mempermudah izin investasi, menjaga defisit fiskal terkendali serta mendorong investasi hijau dan teknologi tinggi. 

Inklusi keuangan juga harus diperluas agar modal dapat diakses oleh UMKM dan masyarakat luas, memperkuat daya beli dan kapasitas produksi nasional.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Kasus dr Richard Lee yang Ditetapkan Polda Metro Jaya jadi Tersangka

Babak Baru Kasus dr Richard Lee yang Ditetapkan Polda Metro Jaya jadi Tersangka

dr Richard Lee resmi mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan guna menggugat langkah penyidik Polda Metro Jaya yang sebelumnya -
Purbaya Berharap Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI: Buat Kebijakan Moneter yang Kuat

Purbaya Berharap Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI: Buat Kebijakan Moneter yang Kuat

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapannya terhadap sosok Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) baru nanti dan berharap Thomas Djiwandono terpilih.
Whip Pink Ramai Diperbincangkan, Memang Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?

Whip Pink Ramai Diperbincangkan, Memang Apa Bahayanya Bagi Kesehatan?

Dokter Jeffry Kristiawan menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada penggunaan Whip Pink dalam konteks kuliner, melainkan pada penyalahgunaan gas N₂O -
Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Berpartisipasi Dalam Rangkaian Thai International Travel Fair (TITF) 2026

Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Berpartisipasi Dalam Rangkaian Thai International Travel Fair (TITF) 2026

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Thai International Travel Fair (TITF) 2026 yang diselenggarakan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok.
Anthony Sinisuka Ginting dan Felisha Alberta Resmi Mundur dari Thailand Masters 2026

Anthony Sinisuka Ginting dan Felisha Alberta Resmi Mundur dari Thailand Masters 2026

Dua pemain Indonesia yakni Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran) resmi ditarik mundur dari Thailand Masters 2026.
Temui Serikat Buruh PT  PAKERIN, Dirjen AHU: Kami Akan Melakukan yang Terbaik

Temui Serikat Buruh PT  PAKERIN, Dirjen AHU: Kami Akan Melakukan yang Terbaik

Dirjen AHU Kemenkum Republik Indonesia, Widodo didampingi Direktur Badan Usaha, Andi Taletting Langi dan SesDitjen AHU Andi Yulia Hertaty menerima Kembali temui Serikat Pekerja PT. Pabrik Kertas Indonesia (PAKERIN).

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menyampaikan ungkapan protes kepada wasit setelah menderita kekalahan dengan skor 0-3 dari Juventus. Wasit Maurizio Mariani dianggap tidak jujur.
Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Estudiantes semakin dekat menuntaskan transfer bek muda Inter Milan, Tomas Palacios, setelah tercapai kesepakatan penuh antara kedua klub di musim dingin ini.
Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

​​​​​​​Reza Arap diperiksa polisi terkait kematian Lula Lahfah. Praktisi hukum Togar Situmorang tegaskan fakta jantung berhenti harus dihormati. Baca beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT