Cape Town Marathon
- Istimewa
Tak heran, pengaruh kedua ulama ini sangatlah besar dalam sejarah Islam Afrika Selatan, bahkan Nelson Mandela pernah menghormati jasa Syekh Yusuf sebagai tokoh spiritual dan pejuang anti-penjajahan.
Saya tahu negara negara di Afrika adalah sahabat lama Indonesia. Kita pernah menyatukan mereka di Kongres Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Kedekatan ini diingatkan lagi ketika Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town mengadakan jamuan makan siang bertajuk carbo-loading lunch bagi peserta asal Indonesia.“Partisipasi pelari Indonesia di Cape Town mencerminkan semangat disiplin, persahabatan, dan kebanggaan membawa nama Indonesia di ajang internasional,” kata Konsul Jenderal RI Tudiono.
Lomba lari Cape Town Marathon pertama kali hadir pada 1994, lalu berkembang menjadi event besar dunia yang kini bercita-cita menjadi bagian dari Abbott World Marathon Majors—bergabung dengan marathon legendaris seperti Boston Marathon, London Marathon, dan Tokyo Marathon. Cape Town menjadi kandidat pertama dari Afrika untuk masuk jajaran elite tersebut.
Bagi pelari, ada kebanggaan tersendiri ketika mengikuti marathon yang sedang “naik kelas” menuju panggung terbesar dunia. Atmosfernya terasa berbeda. Kita bisa merasakan ambisi besar kota ini untuk menunjukkan bahwa Afrika juga memiliki marathon kelas dunia.
Yang membuat Cape Town istimewa adalah kombinasi lintasan pemandangan luar biasa. Banyak pelari menyebut rute Cape Town sebagai salah satu course paling indah sekaligus paling berat di dunia. Jalannya naik-turun panjang, namun tidak membosankan.
Ketika tubuh mulai lelah setelah kilometer 30, mata justru terus dimanjakan oleh panorama laut, bangunan modern kota, dan gunung yang selalu hadir di cakrawala.
Bagi pelari internasional, Cape Town adalah pengalaman marathon yang komplet. Setelah race selesai, kota ini menawarkan pemulihan terbaik yang bisa dibayangkan: kopi hangat di tepi pantai, sunset di Camps Bay, wisata ke Robben Island, hingga perjalanan ke Cape Peninsula.
Banyak marathon besar dunia hanya memberi pengalaman lomba. Bagi saya, Cape Town memberi pengalaman hidup. Di dunia elite running, Cape Town mulai semakin diperhitungkan. Nama-nama besar dari Kenya, Ethiopia, dan Afrika Selatan rutin hadir. Pelari seperti Stephen Mokoka pernah mencetak rekor lintasan di sini, sementara Eliud Kipchoge bahkan memilih Cape Town sebagai bagian penting perjalanan marathonnya di Afrika.
Load more