News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saatnya Raksasa Digital Membayar Keadilan untuk Indonesia

Oleh: Harris Turino, Kapoksi PDI Perjuangan Komisi XI DPR RI
Senin, 1 Juni 2026 - 22:25 WIB
Harris Turino, Kapoksi PDI Perjuangan Komisi XI DPR RI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyampaikan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen. Target ini memang ambisius, tetapi bukan sesuatu yang mustahil dicapai. Namun kita juga harus jujur melihat kenyataan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi membutuhkan fondasi fiskal yang kuat. Negara tidak mungkin diminta bekerja lebih besar apabila kapasitas penerimaannya masih terbatas.

Kita menghadapi persoalan mendasar. Rasio penerimaan negara terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia masih berada di kisaran 12 persen. Angka ini termasuk salah satu yang terendah di antara negara anggota G20. Sebagai perbandingan, India telah berada di sekitar 20 persen, sementara Meksiko mendekati 25 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa ruang fiskal Indonesia masih relatif sempit untuk membiayai agenda pembangunan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lubang Menganga di Tengah Ledakan Digital

Pertanyaannya kemudian sederhana, dari mana tambahan penerimaan negara akan diperoleh. Pilihan paling mudah memang menaikkan beban kepada kelompok masyarakat yang selama ini sudah membayar. Namun pendekatan seperti itu tidak selalu adil. Negara perlu memperluas basis penerimaan, bukan terus menerus mengambil dari kantong yang sama, ibarat berburu di kebun binatang. Karena itu, ekstensifikasi perpajakan harus menjadi salah satu pilihan kebijakan.

Di tengah kebutuhan tersebut, ada satu sektor yang selama ini belum digarap secara optimal, yaitu ekonomi digital. Berdasarkan laporan eConomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD99 miliar atau sekitar Rp1.600 triliun. Indonesia menjadi pasar digital terbesar di Asia Tenggara dan diproyeksikan terus tumbuh dengan laju sekitar 14 persen per tahun.

Indonesia juga memiliki lebih dari 230 juta pengguna internet dengan tingkat penetrasi internet yang terus meningkat. Kita merupakan salah satu negara dengan jumlah pengguna media sosial terbesar di dunia. Masyarakat Indonesia menghabiskan rata rata lebih dari tujuh jam per hari menggunakan internet, baik untuk bekerja, belajar, bertransaksi, maupun mengakses hiburan. Artinya, Indonesia bukan pasar kecil. Indonesia merupakan salah satu mesin pertumbuhan ekonomi digital dunia.

Namun muncul pertanyaan penting. Dari nilai ekonomi yang begitu besar, seberapa banyak nilai yang benar benar kembali kepada negara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.
Viral Video Pemalakan Mobil Pelat B di Dago Bandung, KDM Angkat Bicara

Viral Video Pemalakan Mobil Pelat B di Dago Bandung, KDM Angkat Bicara

Kang Dedi Mulyadi (KDM) angkat bicara mengenai video viral dugaan aksi pemalakan terhadap pengendara mobil dengan nomor polisi (pelat) B di kawasan Dago Bandung
Soal Pola Pikir Mistis Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, KDM Inisiasi Kajian Ilmiah

Soal Pola Pikir Mistis Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, KDM Inisiasi Kajian Ilmiah

Kang Dedi Mulyadi (KDM) menginisiasi penyusunan naskah akademik terhadap dua artefak legendaris, yakni Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih Sang Hyang Pake.
Stadion Arcamanik Terbatas, PSSI Putuskan Pertandingan Timnas Indonesia Putri Vs Singapura dan Kamboja Digelar Tanpa Penonton

Stadion Arcamanik Terbatas, PSSI Putuskan Pertandingan Timnas Indonesia Putri Vs Singapura dan Kamboja Digelar Tanpa Penonton

PSSI resmi mengumumkan laga Timnas Indonesia Putri melawan Singapura dan Kamboja di Stadion Arcamanik, Kota Bandung pada 3 dan 9 Juni 2026 digelar tanpa penonton. 

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral