News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelombang Anti-Imigran di Afrika Selatan Memasuki Babak Baru: Penegakan Hukum dan Tantangan Implementasi

Pemerintah Afrika Selatan meningkatkan intensitas operasi gabungan antara aparat kepolisian, otoritas keimigrasian, dan instansi ketenagakerjaan dalam pengetatan pemeriksaan tenaga kerja asing.
Kamis, 25 Juni 2026 - 20:31 WIB
Tudiono, Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan.
Sumber :
  • kemlu.go.id

Oleh: Tudiono
Diplomat senior yang menjabat sebagai Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Cape Town, Afrika Selatan.

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan dinamika anti-imigran di Afrika Selatan tidak berhenti setelah meredanya gelombang demonstrasi dan kekerasan pada pertengahan tahun 2026. Justru setelah situasi relatif lebih terkendali, pemerintah Afrika Selatan mulai mengambil langkah-langkah yang lebih sistematis untuk memperkuat penegakan hukum keimigrasian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan gelombang aksi sebelumnya yang banyak dilakukan oleh kelompok masyarakat melalui demonstrasi dan tindakan sepihak, pendekatan pemerintah kini lebih diarahkan pada penguatan instrumen hukum dan peningkatan pengawasan terhadap keberadaan imigran ilegal serta pihak-pihak yang mempekerjakan mereka.

Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah rencana pemberlakuan sanksi yang lebih berat bagi pemberi kerja yang mempekerjakan imigran tanpa dokumen resmi. Dalam pembahasan perubahan peraturan keimigrasian, pemerintah mengusulkan peningkatan denda hingga mencapai 100.000 Rand bagi setiap pelanggaran, disertai kemungkinan sanksi pidana dalam kasus tertentu. Usulan tersebut dimaksudkan untuk memberikan efek jera sekaligus mendorong kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Di sisi lain, pemerintah juga meningkatkan berbagai operasi gabungan antara aparat kepolisian, otoritas keimigrasian, dan instansi ketenagakerjaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap tempat-tempat usaha yang mempekerjakan tenaga kerja asing.

Operasi tersebut dilakukan di berbagai sektor, termasuk konstruksi, pertanian, restoran, perdagangan ritel, serta sektor informal yang selama ini banyak mempekerjakan pekerja migran.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menegakkan supremasi hukum sekaligus merespons tuntutan sebagian masyarakat yang menginginkan pengelolaan migrasi yang lebih tertib.

Presiden Cyril Ramaphosa sebelumnya telah menegaskan bahwa penegakan hukum keimigrasian merupakan kewenangan negara dan tidak boleh dilakukan melalui aksi kekerasan ataupun tindakan main hakim sendiri oleh kelompok masyarakat.

Kebijakan tersebut mencerminkan adanya pergeseran pendekatan. Jika sebelumnya tekanan lebih banyak datang dari bawah melalui demonstrasi anti-imigran, kini pemerintah berupaya mengembalikan persoalan tersebut ke dalam kerangka hukum dan institusi negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan.

Di berbagai sektor ekonomi, tenaga kerja asing selama ini turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dunia usaha, termasuk pada sektor pertanian, konstruksi, jasa, serta usaha kecil dan menengah. Karena itu, penegakan hukum perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu aktivitas ekonomi maupun rantai pasok di berbagai daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral