News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Penganiayaan Kepala MI di Lamongan, Oknum TNI Minta Maaf sambil Menangis

Suasana haru mewarnai pertemuan Serma MS, anggota TNI yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Munir Thowil, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB
Oknum TNI yang Diduga Aniaya Kepala MI Menangis saat Meminta Maaf kepada Korban
Sumber :
  • tvOne - m mahrus

Lamongan, tvOnenews.com – Suasana haru mewarnai pertemuan Serma MS, anggota TNI yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Munir Thowil, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, Serma MS terlihat bersimpuh dan memeluk Munir Thowil sambil menangis untuk menyampaikan permohonan maaf.

Momen tersebut terjadi saat upaya perdamaian dan silaturahmi pada 16 Oktober 2026. Serma MS, yang juga merupakan wali murid di sekolah tersebut, memeluk Munir Thowil dan berulang kali menyampaikan permohonan maaf atas perbuatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munir Thowil menerima permohonan maaf tersebut. Ia tampak mengelus punggung Serma MS yang menangis dalam pelukannya.

Meski pertemuan berlangsung haru, proses hukum dan penegakan disiplin terhadap Serma MS tetap berjalan. Penanganan perkara tersebut saat ini berada di Subdenpom V/2-3.

Di sisi lain, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam dugaan penganiayaan terhadap Munir Thowil. PBNU menyatakan akan mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas. Sementara itu, Komandan Kodim 0812/Lamongan juga menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf atas tindakan anggotanya.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus anggota Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Langitan, KH Muhammad Maksum Faqih atau Gus Maksum, menegaskan bahwa kekerasan terhadap tenaga pendidik tidak dapat dibenarkan.

"Pelaku yang melakukan penganiayaan ini memang layak diberikan hukuman yang setimpal dan seberat-beratnya. Saya sudah menyampaikan usulan tersebut dan insyaAllah semua dilaksanakan," tegas Gus Maksum, Selasa (20/10/2026) malam.

Gus Maksum juga mengapresiasi langkah aparat keamanan, mulai dari Kodim Lamongan hingga Kodam V/Brawijaya. Ia mengimbau kelompok solidaritas guru dan lembaga lainnya untuk menahan diri serta membatalkan rencana aksi long march atau orasi guna menjaga kondusivitas wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berharap teman-teman, baik dari solidaritas guru maupun lembaga lain, untuk menahan diri dan tidak mengadakan kegiatan tersebut. Menurut saya, aksi itu akan berdampak lebih banyak mudaratnya daripada maslahatnya," imbaunya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian yang melibatkan anggotanya tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Kelelahan Jadwal Padat, Bos Persib Tetap Patok Poin Penuh untuk Madura United

Persib akan menantang Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10/2026) malam. 
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Bukan Gangguan Jiwa, Ternyata Ini 2 Alasan Anak Nekat Mutilasi Ayah di Brebes

Pelaku HD atau HS dalam kasus pembunuhan dan mutilasi ayah di Brebes, disebut tempat tinggalnya terpisah dengan orang tuanya.
Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Ini Alasan Polisi Belum Lakukan Pemeriksaan Kejiwaan Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes

Polisi belum melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap anak yang mengaku memutilasi hingga merebus ayahnya di Brebes, Jawa Tengah. Kanit Reskrim Polsek Kersana Aiptu Heri Sukamto mengatakan pemeriksaan kejiwaan terhadap HS belum dilakukan lantaran dia selalu konsisten saat memberikan keterangan.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persija Larangan Didampingi Suporter di Laga Tandang Setengah Musim Super League 2026-2027

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persija Larangan Didampingi Suporter di Laga Tandang Setengah Musim Super League 2026-2027

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, secara resmi menjatuhi hukuman kepada Persija Jakarta berupa larangan suporter untuk hadir di laga tandang

Trending

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Jadwal KRL Hari Ini 21 Oktober 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota

Simak jadwal KRL hari ini 21 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota. Ada 16 perjalanan dari yang paling pagi pukul 04:55 WIB.
Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Respons Cesc Fabregas usai Diminta Gantikan Michael Carrick untuk Latih Manchester United

Pelatih Como, Cesc Fabregas, berbicara tentang perbandingan dirinya dengan Michael Carrick. Sang juru taktik Manchester United sedang berada dalam tekanan dahsyat jelang duel di Liga Champions.
Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat Bilang Timnas Indonesia Segera Naturalisasi 2 Pemain Jelang Piala Asia 2027, Siapa Saja?

Pengamat sepak bola Tanah Air, Binder Singh alias Bung Binder, mengklaim bahwa Timnas Indonesia segera mendapatkan dua pemain tambahan dari jalur naturalisasi. Mereka diharapkan tersedia untuk Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT