News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selamat Jalan Pak Irsyad, Wartawan dan Politikus

Seorang sahabat, wartawan senior, salah satu mentor kami di dunia jurnalistik semalam pergi dipanggil menghadap Ilahi. Dia adalah Drs HM Irsyad Sudiro MSi.
Jumat, 30 September 2022 - 14:39 WIB
Drs HM Irsyad Sudiro MSi, wartawan senior.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Seorang sahabat, wartawan senior, salah satu mentor kami di dunia jurnalistik semalam pergi dipanggil menghadap Ilahi. Dia adalah Drs HM Irsyad Sudiro MSi yang mengembuskan nafas terakhir Kamis (29/ 9) malam pukul 19.00 WIB dalam usia 80 tahun. Meninggalkan seorang istri, Ibu Hj. Fakhomah dan lima anak, putra-putri serta enam cucu. 

Menurut Azimah, menantunya, almarhum sudah cukup lama tidak beraktifitas karena menderita sakit. Terakhir, ia dirawat lima hari di ICU RSCA Depok akibat komplikasi beberapa penyakit. Irsyad adalah wartawan senior mantan Redaktur Pelaksana Harian Angkatan Bersenjata. 
 
Guru Agama 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Irsyad kelahiran Kediri, Jawa Timur 4 Mei tahun 1942. Ia mengawali karir sebagai guru agama Islam (1961-1965). Kariernya di dunia pers diawali sebagai wartawan di Harian Angkatan Bersenjata (1965-1985). Meskipun setelah terjun ke politik secara formal tidak lagi sebagai wartawan, namun ia tidak pernah berhenti menulis, Irsyad bahkan melahirkan banyak buku.

Di dunia politik karirnya berkembang pesat. Dia termasuk elit senior di Partai Golkar, pernah duduk beberapa priode sebagai anggota DPR-RI. Irsyad Sudiro pernah menjabat Ketua Fraksi Golkar (1979-1999) dan dalam catatan ia anggota parlemen dari Golkar yang bersuara lantang di parlemen meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri. Irsyad juga pernah menjadi  Ketua Badan Kehormatan DPR-RI (2004-2009). Terakhir  tercatat  anggota Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar hingga sekarang.

Saya mengenal Pak Irsyad pertengahan tahun 1970 an. Sering bertemu jika saya mengantarkan artikel kegiatan budaya dan resensi pertunjukan kesenian maupun film ke kantor HAB di Kramat Raya. Sosok yang enak dan nyambung diajak ngobrol. Kami sering berdiskusi soal perkembangan dunia  kesenian dan kebudayaan. Ia kemudian menawari saya bekerja sebagai wartawan tetap di HAB  sejak 1976. 

Pendapatnya menarik mengenai kendala yang dihadapi dunia kesenian karena kita tidak serius menangani politik kebudayaan. Sorotannya terhadap ketimpangan perjalanan bangsa Indonesia sama. Karena pemerintah tidak menganggap pembangunan kebudayaan sebagai prioritas utama. 

Presiden pertama Bung Karno memprioritaskan pembangunan politik selama pemerintahannya. Setelah itu Presiden Soeharto fokus pada pembangunan ekonomi. Mestinya setelah itu, pemerintahan selanjutnya fokus pada pembangunan kebudayaan. Setelah reformasi, berganti-ganti rezim yang berkuasa namun tidak satu pun meletakkan kebudayaan sebagai landasan pembangunan bangsa.

"Coba saja nanti lihat, pemerintahan yang tidak sungguh-sungguh mengurusi kebudayaan, akan menghadapi banyak problem dalam perjalanan pemerintahannya," paparnya berulang kali dalam berbagai tulisan dan ceramah.

Selain politik, Irsyad Sudiro memang punya perhatian pada dunia kesenian dan kebudayaan. Ia pun membuka rubrik/halaman kebudayaan di koran HAB dan saya diminta untuk mengisinya, selanjutnya saya diangkat menjadi redaktur di HAB. Tugasnya, termasuk bertanggung jawab atas halaman kebudayaan tersebut. Pembawaanya dominan  sebagai wartawan. 

Tidak begitu tertarik urusan prosedural dan birokratis. Alhasil 22 tahun saya menjadi wartawan di HAB tanpa pernah mengajukan surat lamaram bekerja. Irsyad lebih suka "menguji" dengan cara melibatkan anggota redaksinya dalam kegiatan nyata, dalam berbagai kegiatan peliputan di lapangan serta diskusi-diskusi informal. 

Masih lekat dalam ingatan hal berkesan selama bekerjasama dengan mendiang. Saya selalu  dilibatkan menemani dia tugas deadline di percetakan. Tugasnya  menulis berita (berita stoper - begitu istilahnya masa itu) untuk mengisi lay out halaman kosong. 

Itu di luar tugas saya sebenarnya, namun menyenangkan karena itu merupakan pengenalan awal terhadap tugas-tugas redaksional. Kelak pengalaman itu berguna dan terpakai saat saya memimpin media pers. 

Hampir setiap malam di malam-malam dead line itu kami berboncengan menyusur jalan Kramat Raya menuju percetakan di daerah Kota dengan  skuter miliknya. 

Irsyad sosok energik dan kreatif. Panutan kalangan wartawan yunior. Saya banyak menyerap ilmunya. Cara dia mengatur waktu antara aktifitas sehari-harinya yang padat sebagai wartawan, redaktur pelaksana surat kabar harian penting di Indonesia, dengan aktifitas  sebagai pengurus ormas MKGR, mengagumkan. 

Melalui ormas MKGR (Musyawarah Kerja Gotong Royong salah satu kino Golkar) itulah yang menjadi akses dia terjun ke politik bergabung dengan Golkar hingga berhasil meraih cita-citanya sebagai anggota parlemen. (Dulu masih boleh wartawan merangkap sebagai politikus). 

"Tidak ada yang berubah, tidak ada yang berbeda," ujarnya. Aspirasi rakyat yang disuarakan wartawan, diperjuangkam anggota DPR menjadi regulasi di parlemen," sambungnya. 

Secara teratur setiap minggu dia aktif menulis artikel yang bersifat renungan (ingat backgroundnya sebagai guru agama) untuk rubrik tetapnya. Nama yang dipakai artikel itu nama samaran: Abu Firman. 

Pembaca tulisannya cukup luas, dari pelbagai kalangan. Bisa dilihat dari jumlah surat pembaca yang merespons. Tulisan di rubrik itu juga diikuti Wakil Presiden RI Adam Malik. 

Berita kepergian almarhum disampaikan pertama kali oleh Azimah, sang menantu. Tidak lama setelah Irsyad dinyatakan tiada.  
Dalam sepekan ini, kami kehilangan dua kawan wartawan senior, yang kebetulan mentor kami satu "almamater".  Sebelumnya, Minggu,25 September lalu, Darmansyah Darwis berpulang dalam usia 79 tahun. Almarhum juga wartawan senior, mantan Wakil Pemimpin Redaksi HAB.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Almarhum Irsyad Sudiro semalam disemayakan di rumah duka: Jl. Salak Raya No. 45 RT 02 RW 01, Mampang, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Jenasahnya akan dikebumikan hari Jumat (30/9) siang selepas Salat Jumat di TPU Pitara Depok. 

Selamat jalan Pak Irsyad dan Pak Darman. Semoga Husnul Khotimah. Al Fatihah.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.
Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral