News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Acungkan Jari Tengah ke Bonek dan Ledek Persib Bandung, Iwan Setiawan 'Si Mulut Besar' Beri Kesaksian di Balik Aksinya

Mantan Pelatih Persija Jakarta dan juga Borneo FC, Iwan Setiawan, dikenal sebagai salah satu sosok pelatih yang kontroversial karena pernyataan kontroversinya.
Kamis, 20 Juli 2023 - 19:55 WIB
Iwan Setiawan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Mantan Pelatih Persija Jakarta dan juga Borneo FC, Iwan Setiawan, dikenal sebagai salah satu sosok pelatih yang kontroversial karena sering mengeluarkan pernyataan yang kontroversi.

Iwan Setiawan diketahui kerap memberikan statement dan juga kritik-kritik pedas saat menjadi pelatih. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, kini Iwan Setiawan mendapatkan cap sebagai sosok pelatih 'Si Mulut Besar' akibat berbagai komentarnya.

Iwan menjadi sosok pelatih yang kerap melayangkan Psywar dimana hal tersebut merupakan sebuah hal yang tidak lazim di dunia sepakbola Indonesia.

Beberapa kontroversi Iwan Setiawan yang sempat menjadi pembicaraan publik adalah ketika ia terlibat konflik dengan Suporter Persib Bandung.

Dimana pada tahun 2015 Iwan Setiawan mendapat hujatan dari warganet akibat mulut besarnya. 

Pasalnya ia sempat melayangkan Psywar pada Persib Bandung sebelum laga semifinal
Piala Presiden.
Ia Mengatakan kalau Persib Bandung hanya senang mengumpulkan pemain bintang dan Djajang Nurjaman pelatih Persib saat itu tak matang urusan strategi. Bahkan, juara Liga yang diraih Persib Bandung 2014 penuh kontroversi.

"Dari kacamata saya sebagai seorang pelatih, malah gelar juara ISL 2014 milik Persib itu agak aneh, saat semifinal melawan Arema 3 pemain Arema Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi dan Alberto Goncalves diganti saat permainan sedang sengit padahal tidak ada cedera," kata Iwan Setiawan.

Bukan cuma itu saat menukangi Persebaya Surabaya musim 2017, Iwan Setiawan juga sempat terlibat konflik dengan Bonek Mania.

Kala itu Persebaya yang takluk dari Martapura FC dengan skor 1-2 puluhan Bonek Mania menunggu di luar Stadion dan berteriak Iwan out.

Iwan yang emosi, berusaha untuk menghampiri Boek tapi ditahan oleh pihak manajemen dan juga pemain Bajul Ijo.

Bukan hanya itu, Iwan Setiawan terlihat mengacungkan jari tengah ke kerumunan Bonek dan membuat Bonek Mania semakin emosi dan berusaha untuk masuk kedalam bus.

Klarifikasi Iwan Setiawan

Hadir ke kanal Youtube sport 77 Iwan Setiawan pun buka suara terkait kebiasaannya yang suka mengkritik dan juga Psywar.

Dirinya mengatakan kalau semua yang ia lakukan dan sampaikan sebenarnya memiliki data yag sangat kuat namun ia berada di lingkungan yang tidak tepat.

"Sebenarnya saya bilang, apa yang saya sampaikan itu sebenarnya punya punya data yang kuat. Tapi barangkali saya hidup di tempat yang tidak tepat," kata Iwan Setiawan. 

"Saya ada di Atmosfer sepak bola yang yang tidak tepat sehingga apa yang saya sampaikan kadang-kadang belum sampai ke mereka, jadi banyak kontroversi. Yang saya
sampaikan itu adalah kebenaran tapi akhirnya jadi kontroversi.

Terkait konfliknya dengan suporter Persib Bandung Iwan mengatakan kalau pada saat itu ia melihat Persib Bandung bukanlah tim yang bagus secara organisasi.

"Pada saat itu Persib ini tim yang bagus kalau dilihat dari luar,dengan pemain-pemain bintang, tapi secara organisasi saya tidak melihat Persib ini tim yang hebat," kata Iwan Setiawan.

"Saya bilang besok saya akan kalahkan Persib saya dibully padahal Persib memang kalah pada saat itu saya pegang Borneo kalahkan Persib kalah 3-2," sambungnya.

Bukan hanya itu, Iwan Setiawan juga mengklarifikasi konfliknya dengan Bonek Mania saat dirinya menukangi Persebaya Surabaya.

"Baru pertandingan pertama waktu itu draw saya dihujat bahkan salah satu pimpinan suporter turun ke bawah udah mau baku pukul sama kita, sampai pemain pegang saya. Nah ada apa ini padahal masih draw tidak kalah dah akhirnya pertandingan kedua memuncak di main di Kalimantan lawan Martapura," jelasnya.

"Saat itu, Bonek Mania ikut ke sana menit ke-80 kami masih menang Persebaya masih menang 1-0, ini wasit luar biasa gilanya sampai akhirnya kalian boleh lihat viral ada wasit yang di pertandingan itu, ada orang dari luar misterius yang ngatur apa jari kasih supaya pertandingan dibikin lebih lama sama wasit," lanjutnya.

Pada saat itu,Iwan Setiawan mengatakan kalau pihak Persebaya sendiri nyeadari kalau mereka dicurangi oleh pengadil lapangan bahkan sejumlah Bonek pun merasa dicurangi oleh wasit.

"Bonek marah sama wasit tapi yang lucunya dia marah sama saya juga karena memang di medianya itu udah Iwan out, padahal masih masih satu pertandingan terus akhirnya saya konflik sama Bonek," jelasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu padahal saya sebenarnya tidak puas pada oknum-oknum yang saat itu petinggi-petingginya Bonek yang saya tahu orang-orangnya berdiri di muka mobil saya," lanjutnya.

"Yang saya tahu ini orang ngomong sama saya baik-baik tapi ternyata dia orang yang di belakang layarnya jadi provokator saya marah sama dia saya bilang kita berkelahi di Surabaya. Sampai akhirnya yang yang viral saya kasih jari tengah itu padahal oknum tapi digoreng di medianya mereka seolah-olah saya gak suka Bonek, padahal bukan Boneknya tapi oknum," tutupnya. (akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Bahlil Pastikan Stok LPG Aman: Masa Sulit Sudah Kita Lewati

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa kabar melegakan terkait ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di dalam negeri. 
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT