News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSMS Medan Melaju ke Final Usai Kalahkan PSDS Deli Serdang 2-0

Babak pertama laga hari kedua turnamen sepakbola Gubsu Edy Rahmayadi Cup 2023, antara PSMS medan vs PSDS Deli Serdang, Sabtu (12/8/2023) malam, belum ada satu gol pun tercipta, kedudukan masih sama 0-0.
Minggu, 13 Agustus 2023 - 08:30 WIB
Tim PSMS Medan.
Sumber :
  • Sri Gustina Hasan

Medan, tvOnenews.com - Skuat Ayam Kinantan Medan menjadi tim kedua yang lolos ke final setelah pecundangi PSDS Deli Serdang 2-0.

Babak pertama laga hari kedua turnamen sepakbola Gubsu Edy Rahmayadi Cup 2023, antara PSMS medan vs PSDS Deli Serdang, Sabtu (12/8/2023) malam, belum ada satu gol pun tercipta, kedudukan masih sama 0-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSDS Deli Serdang mulai memberikan perlawanan sengit pada skuat Ayam Kinantan. Terbukti beberapa kali, tim besutan pelatih Susanto itu mampu membuat barisan pertahanan PSMS Medan kewalahan. Begitu pula sebaliknya, tim PSMS besutan Ridwan Saragih beberapa kali menembus pertahanan tim Traktor Kuning.

Perubahan strategi permainan terlihat di menit ke-40 Ikhsan Pratama berhasil menyusup ke sisi kanan pertahanan lawan dan melesakkan umpan silang ke kotak penalti. Rachmad Hidayat langsung meneruskan bola dengan tandukan. Sayangnya, bola melesak di atas gawang PSDS yang dikawal kiper Juprianto.

Hingga wasit Edy Syahputra meniupkan peluit tanda babak pertama usai, tak satu pun gol tercipta untuk kedua tim.

Babak kedua, PSDS Deli Serdang terpaksa mengganti kiper Juprianto dengan M Fuad Hasanuddin. Juprianto mengalami cedera setelah berbenturan dengan rekannya saat mengamankan gawang dari umpan tendangan bebas PSMS Medan.

Skuat Ayam Kinantan berhasil memecah kebuntuan dan menerobos lini pertahanan PSDS dan menciptakan peluang lewat Ichsan Pratama. Berawal dari umpan Assanur Rizal kepada Ichsan Pratama yang lalu meneruskan bola kepada Kurniawan Karman. Pemain belakang nomor punggung 27 langsung meneruskan umpan silang Ichsan ke gawang lawan menit ke-56 tanpa bisa dihalau kiper PSDS Fuad Hasanuddin. Skor PSMS berubah 1-0.

Pertandingan sempat panas setelah beberapa pemain bersitegang. Saat pertandingan dilanjutkan, Ikhsan Chan memiliki peluang, namun sepakannya ditepis kiper PSDS Deli Serdang.

Di menit ke-77 lewat sepakan Wahyu Rahmat Ilahi, memanfaatkan umpan jauh Fardan Harahap, Rahmat Ilahi sukses menggiring bola ke kotak penalti PSDS dan tak terbendung pemain belakang. Dari sudut sempit, Rahmat Ilahi melesakkan bola ke gawang PSDS dan PSMS unggul skor 2-0.

Tidak ada tambahan gol lagi tercipta hingga wasit Edy Syahputra meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir. Kelelahan menjadi kendala PSMS untuk tampil seperti saat menghadapi Labura Hebat FC di laga perdana Kamis (10/8/2023) lalu.

"Saya apresiasi kerja keras pemain. Artinya usai menghadapi Labura, recovery hanya satu hari. Kondisi fisik belum bugar, mereka harus bertanding lagi. Istirahat satu hari langsung pertandingan lagi, kondisi fisiknya belum maksimal," ujar Pelatih PSMS Medan, Ridwan Saragih usai pertandingan.

Pelatih PSDS Deli Serdang, Susanto menilai, stamina menjadi kendala bagi timnya pada laga kontra PSMS Medan. Sempat mengimbangi di babak pertama, Traktor Kuning akhirnya kebobolan dua gol di babak kedua.

Menurutnya, laga tersebut menjadi motivasi bagi PSDS untuk berbenah jelang Liga 2 bergulir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini menjadikan motivasi kami untuk berbenah dan evaluasi baik secara individu, grup, tim maupun mental," katanya usai pertandingan. 

Sisi positifnya bagi PSDS kata Susanto, timnya semakin baik. "Tapi tren anak-anak menunjukkan progress yang baik dan ujian sesungguhnya adalah kompetisi Liga 2," tutupnya. (sgh/nof)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Namun, kepolisian memastikan proses pendalaman tetap dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh.
Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Ketum Kadin menegaskan bahwa agenda pertumbuhan hijau Indonesia tidak terlepas dari kisah besar transisi energi yang kini menjadi medan persaingan global.
Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya amankan dua wanita yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Etomidate di dua lokasi berbeda, wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR Bentuk Panja Revisi UU P2SK, Misbakhun: Penguatan Sektor Keuangan Harus Responsif ke Pasar

Komisi XI DPR RI menyepakati pembentukan panitia kerja untuk membahas revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo Siap Untuk Jadi Embarkasi Haji Penuh

Gorontalo siap untuk menjadi embarkasi haji penuh, didukung kesiapan fasilitas Bandara Djalaluddin Gorontalo di Isimu, Kabupaten Gorontalo, dan fasilitas asrama haji sesuai persyaratan.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija Jakarta, Ada Ivar Jenner

Respons beragam datang dari para pemain Timnas Indonesia setelah Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai rekrutan Persija Jakarta. Reaksi Ivar Jenner jadi sorotan.
background

Pekan ke-20

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT