News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ukir Sejarah Baru, Coach Justin Puji Shin Tae-yong dan Sentil para ‘Haters’ yang Sering Kritik Timnas Indonesia, Katanya...

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sukses mengukir sejarah baru bersama dengan Timnas Indonesia U-23, setelah dirinya sukses lolos ke Piala Asia U-23 2024.
Sabtu, 23 September 2023 - 08:31 WIB
Kolase Shin Tae-yong dan Coach Justin
Sumber :
  • Kolase TvOnenews.com

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sukses mengukir sejarah baru bersama dengan Timnas Indonesia U-23, setelah dirinya sukses lolos ke Piala Asia U-23 2024 mendatang di Qatar.

Menang 2-0 atas Turkmenistan, Timnas Indonesia U-23 memastikan satu tiket untuk berlaga di ajang Piala Asia U-23 tahun depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian tersebut diraih setelah Timnas Indonesia berhasil menjadi pemuncak klasemen Grup K dengan torehan 6 poin dari dua laga yang sudah dimainkan dimana sebelumnya skuad Garuda Muda menaklukan Taiwan dengan skor fantastis 9-0.

Timnas Indonesia U-23 Sumber : tvOnenews.com - Julio

Dengan lolos ke putaran final Piala Asia U-23, merupakan sebuah sejarah baru untuk Timnas Indonesia. 

Pasalnya sejak pertama kali digelar pada tahun 2012 silam, Timnas Indonesia U-23 belum pernah sekalipun tampil di Piala Asia U-23.

Di bawah arahan Shin Tae-yong, baik Timnas Indonesia senior maupun Timnas Indonesia U-23 berhasil lolos ke putaran final Piala Asia. 

Shin Tae-yong mengukir sejarah baru sebagai pelatih yang berhasil membawa Timnas Indonesia Senior, U-23 dan U-20 berlaga di Piala Asia 

Kombinasi antara pemain naturalisasi dan lokal yang dilakukan oleh Shin Tae-yong pun terbukti berhasil.

Racikan dari Shin Tae-yong meramu Timnas Indonesia baik di level senior maupun di level U-23 mendapatkan pujian dari berbagai pihak.

Salah satunya pujian dari pengamat sepak bola Indonesia Justinus Lhaksana atau yang kerap disapa Coach Justin yang memuji keberhasilan Timnas Indonesia U-23 lolos ke pIala Asia U-23.

Lewat video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya, Coach Justin mengatakan kalau dirinya sangat senang melihat Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia U-23 lewat babak kualifikasi

"Gue sangat happy bahwa akhirnya Timnas dibawah Shin Tae-yong sudah bisa mengangkat levelnya ke level Asia dan tiga-tiganya lewat kualifikasi, nggak pakai istilah tuan ruma" kata Coach Justin.

Buat Coach Justin hal itu sebagai pembuktian kalau level Tim Nasional Indonesia saat ini perlahan meningkat ke level Asia.

"Kita sudah selevel dengan bukan selevel kita bisa mendekati tim elit di Asia yaitu Arab Saudi, Iran, Jepang, Korea Selatan, China mungkin nggak tahu gua intinya adalah kita harus merubah mindset," ungkap Coach Justin.

"Maka dari itu gue berkali-kali bilang ada pro kontra nggak masalah itu, gue selalu berpendapat kita jangan hujat orang yang memiliki pendapat berbeda itu hak mereka dan kalian sendiri yang menilai dan faktanya adalah kita memang lolos maka dari itu gue bilang level kita itu Asia ya dan terbukti sekarang," sambungnya.

Shin Tae-yong Sumber : tvOnenews.com - Julio

Coach Justin juga mengatakan kalau saat ini dirinya mengaku senang dengan progres yang ditunjukan oleh Timnas Indonesia dibawah arahan Shin Tae-yong.

"Maka dari itu gue sangat happy dan gue yakin kalian juga happy mayoritas dari kalian. Mungkin ada beberapa yang nggak pengen lihat Indonesia maju atau tidak maju dengan beberapa pemain luar," kata Coach Justin.

Meski bahagia dengan perkembangan Timnas Indonesia U-23 yang sukses taklukan Turkmenistan dan cleansheet di dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-23, Coach Justin mengatakan untuk jangan terlalu terlena.

Pasalnya masih ada beberapa hal yang perlu diasah dan diperbaiki oleh para penggawa Timnas Indonesia U-23.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita jangan berlarut-larut happy, kita lihat masih banyak yang harus dikoreksi dan satu hal yang jelas kelihatan sekali, bahwa pemain-pemain kita itu jam terbangnya kurang, masih terlalu banyak kesalahan pengambilan keputusan," kata Coach Justin

"Itu sekali lagi gue tidak mau terlalu keras kritik tim ini karena masih banyak sekali pemain muda di bawah 20 yang jam terbang nya masih kurang jadi bukan masalah yang jelas mereka semua yang ada 11 itu sangat berpotensi menjadi hebat," tutupnya. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT