News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Hidup Melarat, Pemain Asing Asal Brasil lni Justru Sukses di Indonesia, Bahkan Dulu Sempat Bermain Bola Tanpa Sepatu Karena Tak Mampu

Pemain asing asal Brasil ini dulu hidup melarat bahkan sampai bermain bola tanpa sepatu karena tak mampu. Namun kini, Oktaviao Dutra jadi pemain bola sukses di
Kamis, 30 Mei 2024 - 13:09 WIB
Dulu Hidup Melarat, Pemain Asing Asal Brasil lni Justru Sukses di Indonesia, Bahkan Dulu Sempat Bermain Bola Tanpa Sepatu Karena Tak Mampu
Sumber :
  • PSSI/instagram Oktaviodutra

tvOnenews.com - Pemain asing ini dulu hidup melarat, tapi kini karirnya justru sukses di Indonesia.

Pemain sepakbola asal Brasil, Otavio Dutra, adalah salah satu pemain yang cukup sukses di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Otavio Dutra bermain untuk Madura United dengan status pinjaman dari klub Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia.

Otavio Dutra pernah menceritakan pengalaman pahitnya berjuang untuk menjadi pemain sepakbola ketika masih di kampung halamannya di Brasil.

Nama Otavio Dutra mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pecinta sepakbola di Indonesia.

Dia telah menjalani proses naturalisasi dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak September 2019. Kariernya di sepak bola Indonesia semakin bersinar sejak saat itu.

Otavio Dutra jatuh cinta pada sepak bola sejak masih kecil. Namun, kehidupannya di Brasil tidaklah mudah.

Lahir dari keluarga sederhana, orang tuanya tidak mendukung hobinya bermain sepak bola.

Melansir wawancaranya YouTube Lensa Olahraga, Kamis (30/5/2024) berikut kisah Otavio Dutra tentang berbagai kesulitan hidup yang dihadapinya sebelum sukses berkarir di Indonesia.

Sejak kecil, Otavio Dutra sudah bercita-cita menjadi pemain sepak bola. Ketika duduk di bangku sekolah, ia sering bolos hanya untuk bermain bola.

Sampai-sampai gurunya pun melaporkan hal ini kepada ibunya. 

"Otavio ke sekolah tidak mau belajar, dia malah ke lapangan untuk latihan sepak bola," cerita Dutra.

Setelah ibunya mengetahui hal ini, dia sampai dipukul karena terus-terusan bermain sepak bola.

Dutra, yang lahir pada 22 November 1983, bahkan tidak bisa membeli sepatu bola pada masa itu.

"Saya sempat bermain bola tanpa sepatu," ungkapnya.

Baru ketika berusia 14 tahun dan bergabung dengan Juventus de Sao Paulo, dia mulai memakai sepatu bola.

Itu pun bukan dibeli oleh orang tuanya, melainkan diberikan oleh seseorang yang baik hati yang melihatnya bermain tanpa sepatu.

Kini, Otavio Dutra telah menjadi salah satu pemain sepak bola yang cukup diperhitungkan di Indonesia. Dia memulai kariernya di Indonesia pada tahun 2010 bersama klub Persebaya Surabaya.

Selama berkarier di Indonesia, Dutra telah bermain untuk beberapa klub, termasuk Persipura Jayapura, Gresik United, Persija Jakarta, dan saat ini, Madura United.

Kisah perjalanan Dutra di Indonesia dimulai ketika dia bergabung dengan Persebaya.

Di klub ini, ia langsung menunjukkan kualitasnya sebagai bek tangguh dengan kemampuan bertahan yang baik. 

Kemampuannya tersebut membuatnya menjadi pemain yang diandalkan di lini belakang tim.

Selama membela Persipura Jayapura, Dutra juga berhasil meraih kesuksesan. Bersama Persipura, ia merasakan manisnya gelar juara Liga Indonesia.

Pengalamannya di berbagai klub Indonesia telah membuatnya semakin matang dan dikenal sebagai salah satu bek terbaik di liga.

Pada tahun 2019, Dutra resmi menjadi WNI. Hal ini membuka peluang baginya untuk bermain untuk Timnas Indonesia.

Sejak saat itu, Dutra sering kali dipanggil untuk memperkuat Skuad Garuda dalam berbagai ajang internasional.

Kehadirannya di lini belakang memberikan stabilitas dan pengalaman yang sangat berharga bagi tim.

Saat ini, Otavio Dutra bermain untuk Madura United. Kepindahannya ke Madura United sebagai pemain pinjaman dari Persija Jakarta menunjukkan betapa ia masih sangat dibutuhkan di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.

Di Madura United, Dutra terus menunjukkan performa impresifnya, menjadi andalan di lini pertahanan dan membantu tim meraih hasil positif di setiap pertandingan.

Dalam beberapa kesempatan wawancara terbaru, Dutra juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa bermain di Indonesia dan memberikan kontribusi terbaik untuk klub yang dibelanya.

Dia juga bertekad untuk terus meningkatkan performanya dan memberikan yang terbaik bagi tim yang dibelanya saat ini.

Tidak hanya sukses di lapangan, Dutra juga menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat. 

Dia sering kali menjadi mentor bagi pemain muda, membagikan pengalaman dan pengetahuannya untuk membantu mereka berkembang.

Ini menunjukkan bahwa Dutra bukan hanya pemain berkualitas, tetapi juga sosok yang peduli terhadap perkembangan generasi berikutnya.

Kisah inspiratif Dutra, dari kehidupan sulit di Brasil hingga menjadi salah satu pemain sepak bola sukses di Indonesia, menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang meraih mimpi, apa pun tantangannya.

Dedikasi, kerja keras, dan tekadnya untuk terus berjuang menggapai impian adalah contoh nyata bahwa segala sesuatu mungkin dicapai jika kita tidak pernah menyerah.

Dia adalah bukti bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, seseorang dapat mengatasi segala rintangan dan meraih kesuksesan yang diimpikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikianlah kisah inspiratif Otavio Dutra, seorang pemain sepak bola yang dulunya hidup dalam kesulitan dan kini menikmati kesuksesan di Indonesia. (udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permalukan Timnas Indonesia 3-0, Kim Sang-sik Bongkar 'Rahasia' Kemenangan Vietnam: Saya Buang Kemeja Putih Pembawa Sial!

Permalukan Timnas Indonesia 3-0, Kim Sang-sik Bongkar 'Rahasia' Kemenangan Vietnam: Saya Buang Kemeja Putih Pembawa Sial!

Vietnam berhasil mempermalukan Timnas Indonesia dengan skor telak 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026).
Dua Pekan Bekerja, Tim 9 Kejagung Didesak Umumkan Pemilik Uang-Emas di Rumah Eks Jampidsus

Dua Pekan Bekerja, Tim 9 Kejagung Didesak Umumkan Pemilik Uang-Emas di Rumah Eks Jampidsus

Perkembangan perkara eks Jampidsus terus menjadi sorotan karena nilai barang bukti yang sangat besar.
Kubu Eks Jampidsus 'Blak-blakan' Bongkar Kejanggalan Penanganan Kejagung

Kubu Eks Jampidsus 'Blak-blakan' Bongkar Kejanggalan Penanganan Kejagung

Kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah beberkan adanya sembilan kejanggalan terkait dalam penanganan perkara kliennya okeh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 5 Agustus 2026: Aries Panen Dana Ekstra

Pada Rabu, 5 Agustus 2026, pergerakan astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Apakah kamu termasuk?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 Agustus 2026: Rezeki, Karier, dan Peluang Baru Datang Bersamaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 5 Agustus 2026: Rezeki, karier dan peluang baru datang bersamaan. Ada zodiakmu?
Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar yang Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Gubernur Jawa Barat Siapkan Hadiah untuk Warga Jabar yang Berani Melaporkan dan Viralkan Peredaran Tramadol

Dedi Mulyadi mengajak warga Jabar untuk berani melaporkan warung yang memperjualbelikan tramadol.

Trending

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Ahli Ungkap Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami Orang Indonesia

Gangguan penglihatan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering diabaikan oleh masyarakat Indonesia. Padahal, banyak kelainan mata dapat ditangani lebih awal.
Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo Diserang Dua Kubu Sekaligus Usai Podcast Ruben Onsu dan Sarwendah, Padahal Niatnya Jadi Penengah

Denny Sumargo mengaku berada di posisi yang tidak mudah setelah menayangkan podcast yang menghadirkan Sarwendah dan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Ruben Onsu Akhirnya Blak-blakan, Bicara Soal Keputusan Sarwendah Lakukan Oplas

Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, terus berkembang dan kini memasuki babak yang semakin menyita perhatian.
Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Respons Media Vietnam Lihat Timnas Indonesia Dipermalukan di Kandang: Kim Sang-sik Tunjukkan Siapa Juara Bertahan

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), Vietnam memaksa Timnas Indonesia mengakui keunggulan tim tamu dengan skor telak 0-3.
Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Purbaya Ungkap MBG Sudah Habiskan Rp101,1 Triliun untuk Layani 63,13 Juta Penerima, Ini Rinciannya

Realisasi Program Makan Bergizi Gratis telah menguras anggaran Rp101,1 triliun menjangkau 63,13 juta penerima hingga semester I 2026. Menkeu Purbaya membeberkan belanja negara naik 17,8%.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT