News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hah, Pemain Asing di Indonesia Sangat Dimanjakan? Pratama Arhan Jujur ke Grace Tahir, Katanya Suami Azizah Salsha...

Pratama Arhan buka-bukaan jujur tentang perbedaan kondisi pemain asing di Indonesia dan luar negeri. Menurut suami Azizah Salsha itu ada perlakuan khusus yang
Rabu, 4 September 2024 - 19:01 WIB
Hah, Pemain Asing di Indonesia Sangat Dimanjakan? Pratama Arhan Jujur ke Grace Tahir, Katanya Suami Azizah Salsha...
Sumber :
  • Antara / instagram @gtahirs

tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan buka-bukaan jujur tentang perbedaan perlakuan pemain asing di Indonesia dan di luar negeri.

Suami Azizah Salsha yang bermain sebagai bek kiri andalan Skuad Garuda ini telah menjadi salah satu pemain muda yang paling diperhitungkan di kancah sepak bola nasional dan internasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilannya bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih di lapangan, tetapi juga dari perjuangannya untuk membuat keluarganya bangga.

Arhan, yang lahir di Blora pada 21 Desember 2001, dikenal sebagai salah satu pemain yang dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong. 

Kariernya di Timnas Indonesia mencakup semua kelompok umur, mulai dari Timnas U-23 hingga tim senior. 

Salah satu prestasi penting yang diraihnya adalah ketika ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik di Piala AFF 2020, saat usianya baru 20 tahun. 

Penghargaan tersebut menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta muda terbaik di Asia Tenggara. 

Selain itu, ia juga meraih gelar Pemain Muda Terbaik di Piala Menpora 2021, sebuah turnamen pramusim yang diadakan di Indonesia.

Keberhasilannya di lapangan tidak lepas dari latar belakang dan motivasi pribadinya. 

Dalam sebuah wawancara dengan Grace Tahir di kanal YouTube pribadinya, Arhan berbagi cerita tentang bagaimana ia ingin membuat kedua orang tuanya bangga. 

Sejak SMA, Arhan sudah memiliki target untuk bergabung dengan klub profesional sebelum lulus, agar tidak merepotkan orang tuanya dan bisa mandiri secara finansial. 

"Saya sudah targetkan sebelum lulus SMA sudah masuk klub, udah punya gaji sendiri, gak ngerepotin orang tua," ungkapnya.

Arhan memulai karier profesionalnya bersama PSIS Semarang, di mana ia tampil impresif dan mulai menarik perhatian banyak pihak. 

Kariernya kemudian membawa Arhan ke Jepang, di mana ia menandatangani kontrak dengan Tokyo Verdy, sebuah klub yang berlaga di J2 League, liga kasta kedua di Jepang. 

Kepindahannya ke Jepang menjadi tonggak penting dalam kariernya, sekaligus membuktikan bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di level internasional.

Dalam wawancara yang sama, Grace Tahir menyinggung tentang perbedaan antara pemain Indonesia dan pemain dari negara lain seperti Jepang atau Korea, yang banyak mendapat kesempatan bermain di Eropa.

Arhan merespons bahwa dari segi keterampilan, pemain Indonesia tidak kalah dengan pemain asing. 

Namun, ia menyoroti bahwa pengalaman dan mentalitas menjadi faktor penting yang masih perlu ditingkatkan. 

"Mungkin karena kita butuh kayak pengalaman, terus mental juga kayak gitu sih," ucapnya.

Arhan juga berbicara tentang bagaimana mentalitas pemain asing sering kali lebih kuat, terutama dalam hal latihan fisik dan daya juang. 

Ia menekankan pentingnya pembentukan mental bagi pemain Indonesia agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi. 

"Contoh kayak latihan-latihan fisik kita nggak kuat, nggak mau maksa, kita menyerah gitu saja. Kalau mental kita kuat, kita pasti paksa sedikit demi sedikit," jelasnya.

Pengalaman bermain di luar negeri juga memberikan Arhan perspektif yang berbeda tentang bagaimana pemain asing diperlakukan di klub. 

Menurutnya, ada perbedaan perlakuan yang diberikan kepada pemain asing di klub, yang kadang-kadang lebih dimanjakan dibandingkan pemain lokal. 

"Ya beda sih menurut saya, tapi kan kadang kayak pemain asing, malah di klub itu kayak gimana ya, lebih beda gitu," ujarnya.

Terbaru, Pratama Arhan menarik minat dari beberapa klub di liga Korea. 

Ada kemungkinan Arhan akan mengikuti jejak rekannya, Asnawi Mangkualam Bahar, yang lebih dulu bermain di Korea bersama Jeonnam Dragons. 

Ketertarikan klub-klub Korea ini menjadi bukti bahwa Arhan memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Selain karier klubnya yang gemilang, Arhan juga terus menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. 

Pada laga terbaru Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Arhan kembali dipercaya sebagai starter, menunjukkan betapa pentingnya peran dia di dalam skuad Garuda.

Prestasi Pratama Arhan di Timnas Indonesia tidak hanya terbatas pada gelar individu seperti Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020 dan Piala Menpora 2021.

Perannya di Timnas sangat krusial, terutama dalam membantu tim mencapai hasil-hasil positif di berbagai turnamen. 

Di level klub, meski baru beberapa bulan bermain di Jepang bersama Tokyo Verdy, Arhan telah menunjukkan adaptasi yang baik dan mulai mendapatkan kepercayaan di tim tersebut.

Tak hanya itu, kepindahannya ke Suwon FC, klub kasta teratas dalam sepak bola Korea Selatan juga menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia yang ingin mengejar karier di luar negeri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arhan membuktikan bahwa dengan kerja keras dan mentalitas yang kuat, pemain Indonesia bisa bersaing di kompetisi yang lebih tinggi.

Dengan segala pencapaian dan potensi yang dimilikinya, Pratama Arhan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pemain kunci bagi Timnas Indonesia di masa depan. (udn) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT