News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Punya Darah Indonesia, tapi Pemain ini Lebih Pilih Gabung Timnas Malaysia, Siapa Sih? Ternyata Dia...

Meskipun memiliki garis keturunan Gresik, Pemain ini lebih memilih untuk mengabdikan dirinya kepada Timnas Malaysia. Adalah Mahali Jasuli, pemain sepak bola ini
Jumat, 13 September 2024 - 18:29 WIB
Meski Punya Darah Indonesia, tapi Pemain ini Lebih Pilih Gabung Timnas Malaysia, Siapa Sih? Ternyata Dia...
Sumber :
  • Facebook Mahali

tvOnenews.com - Mahali Jasuli, pemain sepak bola yang pernah membela Timnas Malaysia dan bahkan mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia, ternyata memiliki darah keturunan Indonesia, tepatnya dari Gresik, Jawa Timur

Dalam beberapa kesempatan, ia menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian, terutama bagi pecinta sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena karier internasionalnya yang sukses bersama Malaysia, meskipun ia memiliki garis keturunan Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, naturalisasi pemain keturunan menjadi tren di kalangan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) semakin serius dalam upaya mencari pemain-pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia. 

Usaha ini telah berhasil menghadirkan beberapa pemain keturunan yang berkiprah di liga-liga Eropa, seperti Thom Haye, Sandy Walsh, Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, hingga Maarten Paes.

Namun, proses naturalisasi tidak selalu berjalan mulus. Ada juga pemain keturunan Indonesia yang lebih memilih membela negara lain. 

Salah satu contoh pemain yang menolak kesempatan memperkuat Timnas Indonesia dan lebih memilih bermain untuk negara lain adalah Mahali Jasuli. 

Meskipun memiliki garis keturunan Gresik, Mahali lebih memilih untuk mengabdikan dirinya kepada Timnas Malaysia.

Mahali Jasuli telah menjadi salah satu pemain yang membekas di ingatan penggemar sepak bola Indonesia.

Terutama karena beberapa momen penting dalam sejarah sepak bola antara Indonesia dan Malaysia.

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini tercatat telah tiga kali menghancurkan mimpi Timnas Indonesia di berbagai kompetisi.

Pertama, pada tahun 2010, Mahali menjadi bagian dari skuad Malaysia yang berhasil menjuarai Piala AFF di Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Pada final yang penuh tensi tersebut, Malaysia sukses mengalahkan Indonesia dan meraih gelar juara regional Asia Tenggara. 

Momen ini tentu menjadi luka bagi suporter Indonesia, mengingat rivalitas yang selalu ada antara kedua negara.

Kemudian, di tahun 2011, Mahali kembali menjadi mimpi buruk bagi Indonesia, kali ini di ajang SEA Games. 

Pada pertandingan final sepak bola yang dihelat di Gelora Bung Karno, Malaysia berhasil menumbangkan Indonesia dan merebut medali emas. 

Mahali, yang saat itu menjadi bagian penting dari skuad Harimau Muda, sukses mencetak prestasi besar di tanah kelahirannya.

Puncak dari rivalitas Mahali dengan Timnas Indonesia terjadi pada Piala AFF 2012. 

Pada turnamen tersebut, Mahali tidak hanya menjadi bek andalan, tetapi juga mencetak gol penting yang memastikan Indonesia gagal melaju ke semifinal. 

Gol tersebut sangat membekas di hati suporter Garuda, mengingat pentingnya laga tersebut bagi perjalanan Timnas Indonesia di turnamen itu.

Mahali Jasuli sendiri lahir di Malaysia, saat kedua orang tuanya bekerja di sana. Karena lahir dan besar di Negeri Jiran, Mahali otomatis mendapatkan status kewarganegaraan Malaysia. 

Meskipun memiliki darah Indonesia dari Gresik, pilihan Mahali untuk berkarier di Timnas Malaysia sudah bulat sejak awal. 

Hal ini juga menjadi refleksi dari bagaimana beberapa pemain keturunan harus memilih antara dua negara yang mungkin memiliki arti penting dalam kehidupan mereka.

Kini, Mahali Jasuli telah memasuki masa-masa senja dalam karier sepak bolanya. Usianya yang sudah tidak muda lagi membuatnya tak lagi dipanggil untuk memperkuat Timnas Malaysia. 

Setelah melalui karier gemilang di level internasional, saat ini Mahali bermain untuk klub Negeri Sembilan di Liga Super Malaysia. 

Meskipun sudah tidak menjadi bagian dari timnas, pengaruh dan warisan Mahali bagi sepak bola Malaysia tidak bisa diabaikan.

Karier Mahali di Malaysia terbilang cukup solid. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya bermain untuk klub-klub besar di Malaysia, seperti Selangor FA dan Johor Darul Ta'zim. 

Bersama Johor, Mahali meraih berbagai gelar juara domestik dan menjadi bagian dari tim yang mendominasi sepak bola Malaysia selama beberapa tahun. 

Namun, seiring bertambahnya usia, performanya di lapangan menurun, dan ia pun pindah ke Negeri Sembilan, di mana ia saat ini bermain sebagai salah satu pemain veteran.

Meski sudah jarang tampil di panggung internasional, Mahali Jasuli tetap dihormati sebagai salah satu bek kanan terbaik yang pernah dimiliki Malaysia. 

Kariernya di Timnas Malaysia telah memberikan dampak yang signifikan, terutama dalam persaingan mereka dengan Indonesia. 

Meskipun kini ia tidak lagi bermain di level tertinggi, nama Mahali Jasuli akan selalu dikenang, baik di Malaysia maupun di Indonesia, sebagai sosok pemain keturunan Indonesia yang memilih jalan berbeda dalam karier sepak bolanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kariernya yang sudah mendekati akhir, Mahali Jasuli kini lebih banyak fokus pada sepak bola domestik. 

Meskipun begitu, momen-momen penting yang melibatkan dirinya dalam sejarah rivalitas antara Timnas Indonesia dan Malaysia tetap akan menjadi bagian dari narasi panjang dalam dunia sepak bola Asia Tenggara. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Cekcok dengan Sekuriti di Bundaran HI, 3 Anggota Polda Jabar Bakal di Patsus dan Jalani Proses Kode Etik

Buntut Cekcok dengan Sekuriti di Bundaran HI, 3 Anggota Polda Jabar Bakal di Patsus dan Jalani Proses Kode Etik

Polda Jawa Barat membenarkan bahwa tiga pria pembawa mobil Alphard yang terlibat cekcok dengan sekuriti di wilayah Bundaran HI, Jakarta, merupakan anggotanya.
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Bima Arya Sugiarto mengingatkan bahwa Indonesia hanya memiliki satu kesempatan untuk memanfaatkan bonus demografi sebagai jalan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.
Ramalan Finansial Weton 26 Juli 2026, Siapa yang Panen Cuan dan yang Rawan Kebocoran Tabungan

Ramalan Finansial Weton 26 Juli 2026, Siapa yang Panen Cuan dan yang Rawan Kebocoran Tabungan

Berikut ramalan keberuntungan dan titik apes dari aspek keuangan untuk sepuluh weton terpilih pada tanggal 26 Juli 2026.
Aston Villa Jalani Tur Parmusim di Asia, Laga Kontra Indonesia All Stars akan Disiarkan Langsung oleh ANTV

Aston Villa Jalani Tur Parmusim di Asia, Laga Kontra Indonesia All Stars akan Disiarkan Langsung oleh ANTV

Tim Liga Premier Inggris, Aston Villa akan menyambangi Indonesia dalam rangkaian tur asia mereka dengan melakoni laga uji coba pramusim dalam waktu dekat ini.
Ucapkan Permintaan Maaf ke Publik, Jaksa Agung ke Jajaran: Kita Lalui Ini dengan Peningkatan Kinerja

Ucapkan Permintaan Maaf ke Publik, Jaksa Agung ke Jajaran: Kita Lalui Ini dengan Peningkatan Kinerja

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas peristiwa hukum yang menggemparkan publik dalam kasus yang menjerat eks Jampidsus.
Pengakuan Febrie Adriansyah soal Temuan Emas 74 Kg, Eks Jampidsus: Ini Kriminalisasi

Pengakuan Febrie Adriansyah soal Temuan Emas 74 Kg, Eks Jampidsus: Ini Kriminalisasi

Mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah baru-baru ini lontarkan pengakuannya terkait temuan emas 74 Kg di rumah miliknya yang berada di kawasan Sentul, Bogor, Jabar

Trending

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Dari Saksi Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Kronologi Penahanan Febrie Adriansyah

Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, resmi menjalani masa penahanan.
Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Marselino Ferdinan Segel 7 dari Beckham Putra Nugraha, Intip Nomor Punggung Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

AFF mengumumkan nomor punggung tim peserta Piala AFF 2026 pada Jumat (24/7/2026), termasuk nomor punggung yang digunakan pemain Timnas Indonesia. 
Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Tersangka Febrie Adriansyah Ditahan 20 Hari di Rutan KPK, Ini Pertimbangannya

Eks Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah dilakukan penahanan di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), oleh Tim Penyidik (Tim Sembilan) Kejaksaan Agung, pada Jumat (24/7/2026).
Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Jaksa Meski Sudah Ditahan di Rutan KPK

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung Rudi Margono mengatakan bahwa Febrie Adriansyah masih menerima gaji meski telah mundur dari Jampidsus.
Achmad Donny Terpilih sebagai Ketum PB SEMMI 2026-2029, Kongres IX Tegaskan Komitmen Kawal Asta Cita Presiden

Achmad Donny Terpilih sebagai Ketum PB SEMMI 2026-2029, Kongres IX Tegaskan Komitmen Kawal Asta Cita Presiden

Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) sukses menggelar Kongres IX yang berlangsung pada 21–24 Juli 2026 di Pusdiklat Lantas Polri, Banten
Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Fix Garuda Calling! Ini Formasi Mengerikan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Rasa Eropa Siap Angkat Trofi

Intip formasi terbaik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 setelah PSSI resmi mengumumkan daftar 26 pemain. Skuad Garuda diprediksi bakal bercita rasa Eropa.
Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Setelah Demisioner Pengurus Lama, Kongres IX SEMMI Segera Rumuskan Arah Strategis Baru

Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra, secara resmi memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusannya dalam Kongres IX SEMMI yang mengusung tema "SEMMI Satu Wujudkan Astacita".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT