Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Bersinar di Eropa, 3 Mantan Bintang ini Ogah Balik Lagi Main di Liga 1 Indonesia, Alasannya…

Liga 1 Indonesia pernah kedatangan pemain bintang Eropa, tapi tak semua betah. Tiga mantan pemain ini bahkan kompak ogah balik lagi. Seperti apa alasannya?
Kamis, 13 Februari 2025 - 19:48 WIB
Kevin Van Kippersluis, Boubacar Sanogo
Sumber :
  • Kolase Instagram

tvOnenews.com - Tiga mantan bintang Eropa ini pernah bermain untuk Liga 1 Indonesia namun memutuskan tak mau kembali.

Kompetisi Liga 1 Indonesia pernah mencoba meningkatkan gengsinya dengan mendatangkan pemain berlabel bintang melalui program Marquee Player pada musim 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil untuk mengembalikan pamor sepak bola Indonesia setelah kompetisi domestik sempat mati suri akibat sanksi FIFA.  

Namun, meskipun program tersebut berhasil menarik perhatian, kenyataannya tidak semua pemain asing yang datang merasa puas.

Beberapa dari mereka justru kecewa dengan pengalaman bermain di Indonesia dan memutuskan tidak ingin kembali lagi.

Beberapa faktor yang menjadi penyebabnya adalah masalah adaptasi, kondisi liga yang kurang profesional, hingga permainan yang terlalu keras.  

Berikut tiga mantan bintang Eropa yang pernah mencicipi Liga 1 namun enggan untuk kembali.

1. Kevin Van Kippersluis

Kevin Van Kippersluis didatangkan oleh Persib Bandung pada musim 2018 bersama kompatriotnya, Nick Kuipers. Sebelumnya, ia bermain untuk SC Cambuur di Liga Belanda.

Kedatangannya ke Indonesia diharapkan bisa memperkuat lini depan Persib yang saat itu ditangani oleh Robert Rene Albert.  

Namun, harapan tinggi tersebut tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Van Kippersluis kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan di Liga 1.

Ia hanya mampu mencatatkan dua gol dalam 15 pertandingan, jauh dari ekspektasi manajemen dan pendukung Persib.  

Setelah kontraknya tidak diperpanjang, ia secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap pengalaman bermain di Liga 1.

Menurutnya, keputusan pindah ke Indonesia adalah langkah yang terlalu tergesa-gesa dalam kariernya.

Setelah meninggalkan Persib, Van Kippersluis lebih memilih melanjutkan karier di liga lain ketimbang kembali ke Indonesia.

2. Boubacar Sanogo

Boubacar Sanogo

Boubacar Sanogo adalah striker asal Pantai Gading yang memiliki rekam jejak impresif di Bundesliga Jerman.

Ia pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Werder Bremen dan Hamburg SV sebelum akhirnya bergabung dengan Madura United pada musim 2017.

Bersama Peter Odemwingie, ia diharapkan bisa menjadi duet yang menakutkan di lini serang Madura United.  

Sayangnya, perjalanan Sanogo di Liga 1 tidak berlangsung lama. Baru tiga bulan bermain, ia secara mengejutkan didepak oleh Madura United.

Manajemen klub memutuskan untuk menggantinya dengan pemain lain setelah melihat performanya yang dianggap kurang memuaskan.  

Setelah hengkang, Sanogo tidak segan-segan mengungkapkan kekecewaannya. Ia menilai infrastruktur sepak bola di Indonesia masih jauh dari standar Eropa.

Menurutnya, kondisi lapangan yang buruk serta fasilitas yang kurang memadai membuatnya sulit untuk menunjukkan performa terbaik.

3. Peter Odemwingie

Peter Odemwingie

Peter Odemwingie mungkin adalah salah satu pemain dengan nama terbesar yang pernah merumput di Liga 1.

Mantan pemain timnas Nigeria ini pernah bermain di Liga Inggris bersama West Bromwich Albion dan Stoke City sebelum bergabung dengan Madura United pada musim 2017.  

Di atas lapangan, Odemwingie sebenarnya tampil cukup impresif.

Ia berhasil mencetak 15 gol dari 22 pertandingan dan menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Liga 1 saat itu. Performanya bahkan membuatnya diidolakan oleh para suporter Madura United.  

Namun, meskipun sukses secara individu, Odemwingie hanya bertahan selama satu musim di Indonesia. Ia memilih hengkang dengan alasan tidak nyaman dengan gaya permainan di Liga 1.

Menurutnya, kompetisi Indonesia terlalu mengandalkan permainan fisik yang keras, yang berisiko tinggi bagi pemain yang mengandalkan teknik dan kecepatan sepertinya.  

Odemwingie sempat mengkritik wasit yang dinilai terlalu longgar dalam mengontrol permainan kasar di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengaku beberapa kali mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari lawan, yang membuatnya frustrasi dan memutuskan untuk tidak kembali bermain di Liga 1.  

Meskipun Liga 1 telah mengalami berbagai perubahan sejak era 2017, pengalaman buruk dari beberapa mantan pemain bintang ini menunjukkan bahwa kompetisi Indonesia masih memiliki banyak hal yang perlu dibenahi. (han/adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)
Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT