GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Ronaldinho, Apalagi Patrick Kluivert, Ternyata Awal Kebangkitan Barcelona Gegara Pemain Belanda yang Pernah Perkuat Juventus Ini...

Terungkap sosok pesepakbola legendaris yang memiliki peran luar biasa membawa awal kebangkitan Barcelona hingga berjaya seperti sekarang bukan Patrick Kluvert?
Rabu, 5 Maret 2025 - 14:52 WIB
Kolase foto Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong, mantan pelatih timnas Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ FIFA / Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Terungkap sosok pesepakbola legendaris yang memiliki peran membawa awal kebangkitan Barcelona hingga berjaya seperti sekarang, memangnya buka Patrick Kluivert?

Pemain itu bukan Ronaldinho maupun Patrick Kluivert, melainkan legenda hidup timnas Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia saat ini dihuni oleh banyak pemain keturunan asal Belanda yang dinaturalisasi untuk berseragam Garuda.

Sejumlah nama populer pemain keturunan Belanda sudah bergabung seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen Sandy Walsh, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Shayne Pattynama dan Maarten Paes.

Melihat banyaknya pemain Belanda di skuad Garuda, tampaknya PSSI berpikir untuk memilih pelatih baru timnas Indonesia itu harus dari Belanda.

Setelah PSSI resmi memutus hubungan kerja sama dengan Shin Tae-yong pada awal tahun 2025 usai gagal membawa merah putih melangkah lebih jauh di Piala AFF 2024.

Pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert.
Pelatih baru Timnas Indonesia Patrick Kluivert.
Sumber :
  • PSSI

 

Tak lama berselang, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara resmi dalam konferensi pers Patrick Kluivert sebagai pelatih baru timnas Indonesia.

Patrick Kluivert akan dibantu oleh dua asisten pelatih yang juga berasal dari Belanda, mereka adalah Alex Pastoor, Denny Landzaat dan Gerald Vanenburg. 

Patrick Kluivert merupakan mantan striker Belanda timnas Belanda era 1994 hingga 2004.

Pelatih keturunan Suriname itu terkenal dengan kemampuan finishing-nya, pergerakan dan juga teknik yang sangat baik.

Pria berusia 48 tahun itu pernah memenangkan Liga Champions bersama Ajax pada tahun 1995, La Liga saat berseragam Barcelona dan membela klub-klub terkenal seperti AC Milan, PSV, Newcastle, Valencia, dan Lille. 

Dalam karier kepelatihan, dia pernah melatih timnas Curacao dan asisten di timnas Kamerun, terakhir dia melatih di Liga Turki yakni klub Adana Demirspor yang dipecat pada Desember 2023.

Sosok pemain legendaris yang membawa awal kebangkitan Barcelona

Bagi penggemar Barcelona, tahukah Anda jika klub raksasa La Liga ini nyaris tenggelam menjadi klub medioker pada awal tahun 2000-an.

Pada tahun 2003, klub ini berada di ambang kehancuran, Presiden Barcelona saat itu, Joan Laporta hampir saja menyerah.

Tetapi dibalik masa kritis tersebut, Joan Laporta mengambil langkah nekat dengan menunjuk Frank Rijkaard sebagai pelatih baru Barcelona pada tahun 2003.

Meski sang juru taktik asal Belanda itu belum pernah melatih klub besar, sebelum dikontrak Barcelona, dirinya pernah menangani klub Sparta Rotterdam pada musim 2001-2002.

Di masa terpuruk Barcelona, Frank Rijkaard secara perlahan membawa perubahan progresif, terutama pada tahun 2004 ketika berhasil meminjam Edgar Davids selama enam bulan.

Kehadiran pemain berjuluk "The Pitbull" itu merubah segalanya, dengan energinya yang luar biasa dan pengalaman segudang di Liga Belanda.

Edgar Davids memiliki aura juara dan mentalitas yang sangat bagus karena tak terlepas deretan prestasinya ketika masih berseragam Ajax Amsterdam, AC Milan dan Juventus,

Sebagai gelandang tengah, dia memberikan peran luar biasa bagi Barcelona dan membuat tim ini semakin solid.

Bahkan, legenda Brasil Ronaldinho pernah berkata,"Dia menyuruh kami menyerang, dan urusan bertahan biar dia yang tangani,"

Edgar Davids perkuat Juventus  pada pertengahan 1990-an.
Edgar Davids perkuat Juventus pada pertengahan 1990-an.
Sumber :
  • oldjuve

 

Peninggalan mantan pemain Juventus itu sungguh kian terasa sampai sekarang untuk klub Barcelona.

Hasilnya sungguh luar biasa, Barcelona kembali menjadi kekuatan besar dan memenangkan Liga Champions.

Periode inilah yang yakini menjadi masa kesuksesan terbesar sejarah klub asal Catalan itu.

Pada era itu juga, mereka melahirkan pesepakbola terbaik dunia yang kini dijuluki GOAT, Lionel Messi dari akademi La Masia.

Tak sendiri, Lionel Messi bareng Andres Iniesta masuk ke skuad utama.

Setelahnya, Barcelona berhasil membangun dasar bagi kejayaan masa mendatang bagi dan memenangkan Liga Champions.

Terutama ketika Lionel Messi hadir dan memberikan peran penting mempersembahkan empat gelar Liga Champions, musim 2005/2006, 2008/2009, 2009/2010, dan 2014/2015.

Kali terakhir tim berjuluk Blaugrana meraih gelar tahun 2015, Lionel Messi tak mampu lagi mencapai babak final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raihan tertinggi tim yang yang menjadi rival Real Madrid itu adalah pada musim 2018/2019, ketika kalah agregat 3-4 dari tim raksasa Liga Inggris, Liverpool. (ind)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Polisi masih menyelidiki kasus sejoli yang viral diduga melancarkan aksi mesum di dalam taksi online, saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.
Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Jorge Lorenzo mengungkapkan siap membantu Maverick Vinales menemukan kembali mentalitas “pembunuh” yang pernah dimilikinya sebelum berkarier di ajang MotoGP.
Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat regulasi FIFA, lini depan Timnas Indonesia makin tajam menjelang Piala AFF. Skuad Garuda disebut-sebut siap menyambut kedatangan jebolan Piala Dunia.
Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
0 - 0
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT