News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta IGK Manila, Lulusan Akademi Militer yang Namanya Justru Melekat dengan Persija Jakarta hingga Timnas Indonesia Era 90-an

Mantan manajer Timnas Indonesia ketika meraih medali emas SEA Games 1991 yakni IGK Manila menghembuskan napas terakhirnya pada usia ke-83 tahun di Jakarta.
Senin, 18 Agustus 2025 - 15:39 WIB
Eks manajer Timnas Indonesia di SEA Games 1991 IGK Manila
Sumber :
  • Instagram @igk_manila

tvOnenews.com - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga nasional. Mayjen (Purn) TNI I Gusti Kompyang (IGK) Manila meninggal dunia pada usia 83 tahun.

IGK Manila wafat di Rumah Sakit Bunda, Senin pagi (18/8/2025) dan akan disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir di Singaraja, Bali 8 Juli 1942, IGK Manila sedianya berkarier di dunia militer. Bahkan, beliau pernah ditugaskan untuk menumpas G30S PKI pada 1965.

Sebelum pensiun, pangkat terakhir yang diemban IGK Manila ialah Mayor Jenderal TNI AD (POM ABRI) dengan masa dinas dari tahun 1964 hingga 1996.

Meski besar dari akademi militer, nyatanya IGK Manila lebih dikenal sebagai tokoh olahraga nasional. Kiprahnya cukup harum saat bawa Timnas Indonesia raih emas SEA Games 1991.

Tidak hanya itu, keberhasilan Bandung Raya hingga Persija Jakarta juara Liga Indonesia beberapa tahun silam ternyata ada peran IGK Manila di belakangnya.

Eks manajer Timnas Indonesia di SEA Games 1991 IGK Manila
Eks manajer Timnas Indonesia di SEA Games 1991 IGK Manila
Sumber :
  • Instagram @igk_manila

 

Lantas, apa saja 3 fakta mendiang IGK Manila semasa hidupnya? Simak ulasan berikut ini.

1. Ikut Menumpas G30S PKI

Lulus dari Akademi Militer Magelang pada 1964, IGK Manila bergabung dengan satuan Polisi Militer (CPM) TNI AD. Berpangkat Letnan Dua, saat itu ia terjun langsung memberantas G30S PKI.

Karier militer IGK Manila kian cemerlang. Pada 1982, almarhum pernah ditugaskan menjadi Komandan Operasi Ganesha untuk memindahkan ratusan ekor gajah dari Air Sugihan Sumatera Selatan ke Lebong Hitam Lampung.

Setelah purnawirawan, IGK Manila masih memegang jabatan strategis negara seperti Sekretaris Jenderal Dewan Penerangan hingga Ketua STTPDN.

Bahkan sebelum meninggal dunia, IGK Manila masih aktif berperan sebagai Gubernur Abdi Negara (ABN) Partai NasDem sekaligus bersahabat dengan sang pendiri, Surya Paloh.

2. Bawa Timnas Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 1991

Pada 1991, IGK Manila dipercaya memimpin Timnas Indonesia dalam ajang SEA Games. Tak disangka, kontingen ini keluar sebagai juara sekaligus raih medali emas.

Ketika itu, Timnas Indonesia berhasil tumbangkan Thailand di partai final melalui babak adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal.

Sukses bersama Timnas Indonesia, IGK Manila kemudian dipercaya dalam mengembangkan olahraga Wushu. Sampai sekarang, ia dikenal sebagai Bapak Wushu Indonesia.

Meski terhalang aturan orde baru, peran IGK Manila memperkuat Wushu Indonesia cukup besar. Kini, olahraga tersebut mencatatkan prestasi mengagumkan.

3. Antarkan Bandung Raya dan Persija Jakarta Juara Liga Indonesia 

Lagi-lagi peran IGK Manila cukup terasa di olahraga tanah air. Pada 1994, sang purnawirawan TNI AD itu mengurus klub Bandung Raya.

Sampai akhirnya, Bandung Raya yang saat itu diasuh oleh IGK Manila keluar sebagai juara Liga Indonesia 1996 dengan bermaterikan pemain top seperti Nur Alim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima tahun kemudian, IGK Manila masuk ke Persija Jakarta. Menjabat sebagai Chef de Mission, ia bawa Macan Kemayoran juara Liga Indonesia 2001.

“Saya kehilangan sahabat sekaligus mentor yang loyal dan pekerja keras. Kami pernah bekerja sama saat di Persija dan membawa juara tahun 2001. Beliau juga pernah berjasa saat menjadi Manajer Timnas Indonesia ketika juara SEA Games tahun 1991. Terima kasih untuk seluruh kontribusi yang telah diberikan kepada sepak bola Indonesia, Pak Jenderal IGK Manila,” tulis @erickthohir.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Sadis, Nenek di Depok Bakar Cucu Kandung Gegara Kesal Tak Dijemput Jalan Kaki 1 Kilometer

Nasib tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial LA (17) di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Ia harus menderita luka bakar parah akibat dibakar ..
Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Reaksi Bangga Gakuto Notsuda Debut buat Persib usai Lalui Cedera Panjang: Awalnya Gugup, tetapi Senang Bisa Menang

Debut manis ditorehkan Gakuto Notsuda bersama Persib Bandung. Gelandang asal Jepang itu turut berkontribusi dalam kemenangan 2-0 saat menjamu Melbourne Victory.
Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Resmikan Kampus Cimahi, Presiden Prabowo Perluas Jaringan SMA Taruna Nusantara jadi Enam Lokasi di Seluruh Indonesia

Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kembali membuat terobosan besar di sektor pendidikan nasional. Melalui kebijakan strategis pemerintah resmi menggratis
Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Viral Pondok Pesantren di Sukoharjo Digerebek Polisi saat Santriwati Tak Pakai Hijab: Pintu Kamar Didobrak hingga Hampir Rusak

Pesantren yang menjadi sasaran penggerebekan adalah Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an yang beralamat di DK. Laban Wetan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Polisi Gerebek Ponpes, Ternyata Buntut dari Aksi Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo

Polisi Gerebek Ponpes, Ternyata Buntut dari Aksi Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo

Ramai di media sosial terkait aksi polisi yang menggerebek sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) yang berada di wilayah Mojolaban, Sukoharjo, dan Karanganyar, Jawa
Hasil Persebaya vs Persijap 1-1: Nyaris Dipermalukan Tim Papan Bawah, Bajul Ijo Selamat di Injury Time

Hasil Persebaya vs Persijap 1-1: Nyaris Dipermalukan Tim Papan Bawah, Bajul Ijo Selamat di Injury Time

Hasil Persebaya vs Persijap berakhir 1-1 di Super League 2026/2027. Bajul Ijo nyaris kalah sebelum sundulan Risto Mitrevski pada injury time menyelamatkan tim.

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT