Kesaksian Jujur Pelatih Bangkok United soal Laga Lawan Persib Bandung, Sebut Kekalahan Skuadnya dari Thom Haye cs Bikin...
- AFC
tvOnenews.com - Pelatih Bangkok United, Tatchawan Sripan, akhirnya angkat bicara soal kekalahan timnya dari Persib Bandung di ajang Liga Champions Asia (ACL) 2025/26.
Dalam laporan media Thailand, Ball Thai, juru taktik yang akrab disapa Pelatih Ban itu blak-blakan mengakui ketangguhan Thom Haye cs yang sukses membuat timnya tak berdaya di kandang sendiri.
“Larangan Pelatih terungkap setelah membawa "The Angels" kalah dari "Persib Bandung" di pertandingan kedua ACL Dua,” tulis Ball Thai dalam laporannya.
- Persib Official
Dalam duel Grup G di Stadion True Bangkok, Bangkok United dipaksa menyerah 0-2 dari Persib. Dukungan penuh suporter pun tak cukup menyelamatkan tim asal Thailand dari hasil memalukan tersebut.
Sripan menyampaikan rasa kecewa sekaligus tanggung jawab penuh.
“Sangat mengecewakan tidak mendapatkan tiga poin di kandang sendiri, tetapi saya tidak menyalahkan para pemain. Mereka bermain sesuai keinginan kami. Kami bersiap menghadapi tim asing yang kuat secara fisik. Anda bisa lihat bahwa sebelum kami kebobolan, kami bermain dengan taktik yang tepat untuk menghemat energi. Kami bermain dengan baik sebelum kebobolan,” ujarnya seperti dikutip Ball Thai.
Namun semuanya berubah begitu gawang mereka jebol.
- AFC
“Begitu kami kebobolan gol, kami mencoba menekan, tetapi gagal. Kondisi mental dan fisik kami tidak memadai. Saya menyalahkan diri sendiri atas manajemen yang buruk,” tambahnya.
Ia juga menyoroti padatnya jadwal yang menyulitkan tim.
“Kami harus mengatur taktik di setiap pertandingan, berusaha untuk tidak kehilangan serangan balik. Tapi terkadang, ketika kami harus mengerahkan pemain, baik secara fisik maupun mental, kami bisa lengah,” jelasnya.
Lebih jauh, Sripan mengungkap bahwa masalah cedera juga mulai menghantui timnya.
- AFC
“Kami mulai melihat beberapa pemain cedera, meskipun liga baru memainkan enam pertandingan, dengan kompetisi piala diselingi dengan pertandingan-pertandingan sulit. Banyak yang sakit, sehingga menyulitkan manajemen,” pungkasnya.
"Kami mungkin tidak bisa terus-menerus merotasi pemain kunci. Namun, bermain di beberapa kompetisi adalah sesuatu yang dibutuhkan tim, jadi kami harus mengelola dan menerima konsekuensinya," tutup Pelatih Ban.
Load more