GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Panjang Ratu Tisha di Dunia Sepak Bola Indonesia, Kini Duduki Posisi…

Ratu Tisha dicopot Erick Thohir dari jabatan Ketua Komite Teknis PSSI. Namun perjalanan kariernya di dunia sepak bola Indonesia masih jauh dari selesai.
Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:22 WIB
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Ratu Tisha Destria kembali menjadi sorotan publik setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir resmi mencopotnya dari jabatan Ketua Komite Teknis dan Pengembangan PSSI pada Selasa, 16 September 2025. Keputusan ini diumumkan langsung oleh PSSI sebagai bagian dari langkah evaluasi besar-besaran untuk memperkuat sistem teknis, transparansi, dan integritas organisasi.

Posisi yang ditinggalkan Ratu Tisha kini diisi oleh Alexander Zweiers, Direktur Teknik PSSI. Namun, pencopotan ini bukan berarti akhir dari perjalanan karier Ratu Tisha di sepak bola nasional. Ia masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum II PSSI periode 2023–2027, posisi yang tetap menempatkannya dalam lingkaran strategis pengambil keputusan tertinggi di federasi sepak bola Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratu Tisha dikenal publik sebagai sosok cerdas, berwawasan global, dan punya peran besar dalam membangun fondasi profesionalisme sepak bola Indonesia. Salah satu jasanya yang paling dikenal adalah keberhasilannya membawa Shin Tae-yong (STY) menjadi pelatih Timnas Indonesia. Ia disebut sebagai orang yang pertama kali menghubungi Federasi Sepak Bola Korea (KFA) untuk menjajaki kerja sama yang akhirnya membawa pelatih asal Korea Selatan itu ke Tanah Air.

Perjalanan karier Tisha di dunia profesional dimulai jauh sebelum ia dikenal publik sepak bola. Ia mengawali kariernya pada tahun 2008 di Schlumberger, sebuah perusahaan jasa perminyakan internasional. Di sana, Tisha belajar banyak tentang eksplorasi data dan manajemen konflik, keahlian yang kemudian membentuk ketajamannya dalam mengelola organisasi besar.

Meski bekerja di sektor energi, kecintaannya pada sepak bola tak pernah padam. Tisha aktif mengikuti seminar internasional dan akhirnya memberanikan diri mendaftar program FIFA Master di International Centre for Sports Studies (CIES). Dari 6.400 pendaftar, hanya 28 orang yang diterima, termasuk dirinya. Ia lulus dengan predikat peringkat ke-7 dan menyandang gelar Master of Art, modal berharga yang membuka jalan kariernya di dunia sepak bola profesional.

Sekembalinya ke Indonesia, Tisha mulai menapaki karier di dunia olahraga sebagai Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) tahun 2016. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Direktur Kompetisi dan Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator resmi Liga 1.

Kariernya menanjak cepat. Pada Mei 2017, ia terpilih sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi, menjadikannya perempuan pertama yang memegang posisi tersebut dalam sejarah federasi. Tak berhenti di situ, Tisha juga dipercaya menjadi Wakil Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) untuk periode 2019–2023.

Langkah dan kiprah Tisha kerap menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda di Indonesia. Di tengah dominasi laki-laki di dunia sepak bola, ia menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berorientasi pada data, strategi, dan kolaborasi bisa membawa perubahan nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, meski dicopot dari satu jabatan strategis, pengaruh Ratu Tisha dalam arah kebijakan sepak bola Indonesia masih kuat. Sebagai Wakil Ketua Umum II PSSI, ia tetap berperan dalam merancang kebijakan kompetisi nasional, membangun hubungan internasional, dan memperkuat infrastruktur sepak bola di berbagai daerah.

Karier panjangnya menunjukkan bahwa sosok Ratu Tisha bukan sekadar birokrat sepak bola biasa. Ia adalah figur dengan visi panjang, pemikiran sistematis, dan dedikasi yang kuat terhadap kemajuan sepak bola Indonesia — meski jalan kariernya tak selalu mulus. (nsp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT