News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Alasan Logis Bojan Hodak Lebih Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Di tengah beragam pendapat yang muncul, ada satu nama selain dari Shin Tae-yong atau STY. Juga cocok loh jadi pelatih timnas Indonesia
Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:58 WIB
Dua Alasan Logis Bojan Hodak Lebih Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com- Pemilihan pelatih baru timnas Indonesia memang jadi perdebatan tersendiri di tengah masyarakat, terlebih di media sosial. 

Hal ini bentuk perhatian publik dan pecinta sepakbola dengan timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung Vs Persis Solo di Super League
Persib Bandung Vs Persis Solo di Super League
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Di tengah beragam pendapat yang muncul, ada satu nama selain dari Shin Tae-yong atau STY. Dianggap cocok jadi pelatih timnas Indonesia. 

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dianggap juga tepat loh jadi pelatih timnas Indonesia. Mengapa?. 

Melihat dari pengalaman pelatih Bojan Hodak, dianggap tepat karena sudah melatih Persib Bandung. Seperti kita tahu di dalamnya ada pemain lokal maupun naturalisasi.

Dua Alasan Logis Bojan Hodak Lebih Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Dua Alasan Logis Bojan Hodak Lebih Cocok Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Hal ini tergambarkan dari penjelasan, legenda hidup Persib Bandung Atep Rizal yang menyebut pelatih Maung Bandung Bojan Hodak cocok melatih timnas Indonesia.

Yang mana bisa mengisi kekosongan, timnas Indonesia tanpa pelatih kepala setelah Patrick Kluivert. Sudah hengkang akibat gagal meloloskan Garuda ke Piala Dunia 2026.

Menurutnya, Bojan Hodak sudah memiliki prestasi dan memahami karakteristik pemain-pemain Indonesia. 

"Secara prestasi Bojan Hodak dia memang bagus. Lalu secara karakter cara melatihnya mungkin juga cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional," katanya.

"Di mana Bojan Hodak menerapkan defense counter cara bermain bolanya," jelas Atep kepada wartawan setelah mengikuti coaching clinic "Media Cup 2025" di Pendekar Goozone Mini Soccer Cibis Park, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

Lebih lanjut, Atep mengatakan Hodak juga punya prestasi, seperti menangani Persib dengan mempersembahkan dua trofi Liga Indonesia secara beruntun.

Sehingga dari sistem permainan, pesepak bola yang pensiun dua tahun lalu itu juga mengatakan pemain-pemain tim Garuda cocok memainkan strategi Hodak.

"Pemain-pemain kita saat ini rasanya cocok dengan gaya permainan seperti itu. Kalau menurut saya sah-sah saja selama itu bisa mengangkat tim," sambungnya.

"Penekanannya mungkin lebih ke gaya mainnya, mungkin, bisa sama dengan karakter (pemain timnas). Jerman dengan gegenpressing. Mungkin itu cocok dengan pemain-pemain yang dimiliki oleh tim nasional kita," jelas Atep, yang memperkuat Persib dari 2008 sampai 2019.

Sekadar informasi, pemecatan Patrick Kluivert menjadi keputusan bersama. Hal ini disampaikan PSSI. 

Disebutkan keputusan tersebut juga dengan mempertimbangkan dua hal yaitu "mempertimbangkan dinamika internal", terutama setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.

Kedua, imbas kegagalan ke Piala Dunia 2026 ini juga merembet ke berbagai level timnas Indonesia juga ditangani pelatih-pelatih asal Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan." keterangan PSSI. (klw)

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Kreator konten atau sosok mantan "Crazy Rich Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz menyampaikan surat terbuka usai bebas bersyarat dari Lapas Kelas IIA Cibinong.
Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

John Herdman menegaskan tidak ada sekat pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, semua pemain yang mengenakan seragam Garuda adalah bagian dari Timnas Indonesia.
Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.
Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Hancurkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Puji Para Debutan Timnas Indonesia: Mereka Tampil Luar Biasa

Timnas Indonesia mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Singapura. Garuda menang 2-0 dalam laga Grup A di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/09/2026).
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari sebagai Penghormatan Terakhir

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Kabar duka ini langsung viral di medsos.
Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Polrestabes Makassar mengungkap kronologi aksi pria inisial AF (19) nekat mencuri brankas Masjid Al Markaz Al Islami berisi Rp75 juta untuk narkoba dan judol.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT