News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Jadi Tuan Rumah ACL Minifootball 2025, 12 Tim Asia Siap Tempur di Jakarta

Kompetisi prestisius minifootball ini mempertemukan 12 klub terbaik dari konfederasi minifootball Asia.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 16 November 2025 - 21:19 WIB
Indonesia tuan rumah ACL 2025
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejuaraan antarklub minifootball se-Asia, atau Asian Champions League (ACL) 2025, resmi digelar di Indonesia untuk pertama kalinya. 

Kompetisi prestisius minifootball ini mempertemukan 12 klub terbaik dari konfederasi minifootball Asia ini yang akan berlangsung selama sepekan mulai 17–23 November 2025, di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh pertandingan ACL 2025 dipusatkan di ASIOP Stadium, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dengan format penyisihan grup. Sebanyak 12 klub dari 10 negara akan bersaing yang terbagi dalam tiga grup untuk memperebutkan gelar juara.

Dalam Press Conference di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Sabtu (15/11) sore. Ketua Umum Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) Eric Tuapattinaya menegaskan bahwa ACL 2025 adalah momentum bersejarah bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya turnamen antarklub minifootball terbesar di Asia digelar di tanah air.

“Turnamen ini jadi pertama kalinya kejuaraan antarklub terbesar minifootball se-Asia berlangsung di Indonesia. Dengan perkembangan minifootball yang begitu pesat, kami bangga dapat menjadi bagian dari sejarah besar ini,” tutur Eric Tuapattinaya, dalam siaran pers yang diterima tvOnenews.com, Minggu (16/11/2025).

Senada, Mr. Sarmad Al Zadjaly, Director of Competition ACL 2025 sangat antusias dalam menyambut kejuaraan antarklub minifootball di Indonesia yang sebentar lagi akan digelar.

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah menjadi tonggak penting bagi perkembangan minifootball di tingkat nasional. Penyelenggaraan ACL 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Asian Minifootball Confederation (AMNC) dan Federasi Sepakbola Mini Indonesia.

Sebagai informasi, terdapat 10 negara yang akan berpartisipasi dalam ACL 2025: Iran, Irak, Jepang, Oman, Pakistan, Lebanon, Thailand, Uni Emirat Arab (UAE), India, dan Indonesia selaku tuan rumah. Indonesia dan UAE masing-masing mengirimkan dua tim terbaiknya.

Berdasarkan hasil drawing, dua wakil klub Indonesia tergabung di grup A dan C. Jakarta Rangers tergabung di grup A bersama Nafar Sport Club, MAI, dan All Atta Team. Sementara itu wakil Indonesia lainnya, Barber United tergabung di grup C bersama Abdul FC, Bungreave United, dan Bangkrirk.

Daftar Klub Peserta ACL 2025

    1.    Rangers (Indonesia)
    2.    Barber United (Indonesia)
    3.    Bungreave United (UAE)
    4.    RTA (UAE)
    5.    Tslm (Oman)
    6.    Al Atta Sport (Lebanon)
    7.    Setarengan Somekan Jahrom (Iran)
    8.    Bangkrirk FC (Thailand)
    9.    Abdul FC (Pakistan)
    10.    EPG (Jepang)
    11.    Nafar Sport Club (Irak)
    12.    MAI India (India)

Hasil Drawing ACL 2025

Group A
1.Nafar SC (Irak)
2.Jakarta Rangers (Indonesia)
3.MAI (India)
4.Al Atta Team (Lebanon)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Group B
1.Europlus International (Jepang)
2.Setaregan Simlan Jahrom (Iran)
3.RTA (UAE)
4.TSLM Team (Oman)

Group C
1.Abdul FC (Pakistan)
2.Barber United (Indonesia)
3.Burngreave United (UAE)
4.Bangkrirk FC (Thailand)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT