News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Park Hang-seo? Mantan Rival Shin Tae-yong Kini Punya Tantangan Baru di Thailand

Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, akhirnya kembali ke dunia kepelatihan setelah cukup lama vakum. Eks rival Shin Tae-yong itu kini menangani klub.
Jumat, 4 September 2026 - 10:44 WIB
Shin Tae-yong dan Park Hang-seo
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Park Hang-seo kembali menjadi sorotan setelah memutuskan kembali ke dunia kepelatihan. Mantan pelatih Timnas Vietnam itu kini memulai tantangan baru bersama Kanchanaburi FC di  Liga 2 Thailand.

Kembalinya Park cukup menarik perhatian mengingat ia sebelumnya sempat lama tidak menangani klub setelah mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Timnas Vietnam. Sosok berusia 67 tahun itu kini kembali ke pinggir lapangan dengan proyek baru di Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Park dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Vietnam. Selama menangani The Golden Star Warriors, ia membawa Vietnam berkembang menjadi salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara.

Eks Pelatih Vietnam, Park Hang-seo dan Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Eks Pelatih Vietnam, Park Hang-seo dan Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com-PSSI

Di bawah arahannya, Vietnam meraih sejumlah pencapaian penting, termasuk menjadi runner-up Piala Asia U-23 2018, menjuarai Piala AFF, meraih dua medali emas SEA Games secara beruntun, serta mencatat sejarah dengan melangkah jauh dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Nama Park juga tidak bisa dilepaskan dari rivalitasnya dengan Shin Tae-yong. Kedua pelatih asal Korea Selatan tersebut menjadi rival ketika sama-sama menangani tim nasional di Asia Tenggara.

Sebelum membangun kesuksesan bersama Vietnam, Park juga memiliki pengalaman di level internasional. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Guus Hiddink ketika Korea Selatan menciptakan sejarah dengan mencapai semifinal Piala Dunia 2002.

Kembali ke Pinggir Lapangan

Setelah meninggalkan Timnas Vietnam pada awal 2023, Park lebih banyak menjalani aktivitas di luar lapangan. Ia kemudian kembali menerima tantangan baru setelah ditunjuk sebagai pelatih kepala Kanchanaburi FC pada Mei 2026.

Penunjukan tersebut menjadi awal dari proyek besar Kanchanaburi untuk membangun kembali klub setelah terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Thailand.

Dilansir dari Best Eleven, Kanchanaburi FC sendiri menjelaskan bahwa kedatangan Park bukan semata-mata untuk mengejar hasil jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari proyek pembangunan klub yang mereka sebut sebagai "Korea Way".

Melalui proyek tersebut, klub berupaya membangun kembali sistem, budaya, struktur latihan, hingga pengembangan pemain. Park diberikan peran penting untuk membawa standar sepak bola Korea Selatan ke dalam pengelolaan tim.

Selama persiapan pramusim, Park fokus meningkatkan kebugaran dan kekompakan pemain. Ia juga membangun tim kepelatihan yang terdiri dari pelatih asal Korea Selatan dan Thailand dengan pembagian tugas yang lebih spesifik, mulai dari latihan, kebugaran fisik hingga analisis pertandingan.

Perubahan tersebut tidak hanya menyasar tim utama. Kanchanaburi juga ingin membangun fondasi klub dalam jangka panjang, termasuk melalui pengembangan akademi dan sistem pencarian pemain.

Park Hang-seo Mulai Bangun Skuad Baru

Visi Park juga terlihat dari aktivitas Kanchanaburi di bursa transfer. Klub mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman dari berbagai negara Asia untuk memperkuat skuad menghadapi musim baru.

Di lini depan, Kanchanaburi merekrut striker asal Brasil, Jo, yang sebelumnya memiliki pengalaman bermain di Jepang bersama Sagan Tosu. Penyerang dengan tinggi 190 sentimeter itu diharapkan memberikan kekuatan tambahan, terutama dalam duel udara dan permainan di area kotak penalti.

Kanchanaburi juga memiliki Duarte, pemain menyerang yang sudah cukup dikenal di sepak bola Korea Selatan. Ia tercatat pernah memperkuat sejumlah klub seperti Gwangju FC, Seoul E-Land FC, Ansan Greeners, dan Chungnam Asan FC.

Dengan pengalaman lebih dari 100 penampilan di K-League, Duarte diharapkan bisa memberikan kreativitas tambahan di lini serang. Kemampuan dribbling, umpan, serta fleksibilitas bermain di sejumlah posisi menjadi modal penting bagi pemain tersebut.

Selain itu, Kanchanaburi mendatangkan John Baggio, gelandang serang yang sudah lama berkiprah di Liga Thailand. Pemain asal Madagaskar tersebut dikenal sebagai salah satu pemain penting Sukhothai FC dan bahkan mendapat julukan "Dewa Sukhothai".

Baggio bergabung dengan Kanchanaburi pada Juli 2026 dan mendapatkan kontrak hingga 2028.

Di sektor pertahanan, Kanchanaburi merekrut bek tengah asal Brasil, Patrick Marcelino. Ia sebelumnya bermain untuk Ninh Binh FC di Liga Vietnam dan diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini belakang berkat pengalaman bermainnya di Asia.

Tantangan Baru di Thailand

Setelah melewati rangkaian persiapan pramusim, Kanchanaburi akan memulai perjalanan mereka di musim 2026/27 dengan menghadapi PT Satun FC pada 6 September.

Pertandingan tersebut akan digelar di markas PT Satun FC dan menjadi laga pertama Park Hang-seo dalam kompetisi resmi bersama klub Thailand tersebut. Setelah itu, Kanchanaburi dijadwalkan menghadapi Chanthaburi FC pada 13 September dan bertandang ke markas Nakhon Pathom pada 16 September.

Kembalinya Park ke lapangan hijau tentu menjadi salah satu daya tarik tersendiri di sepak bola Asia Tenggara. Setelah sukses membangun era kejayaan Vietnam, Park kini menghadapi tantangan berbeda bersama Kanchanaburi FC.

Dengan perpaduan staf pelatih baru, pemain dari berbagai negara Asia, serta pendekatan organisasi dan kepemimpinan khas Park Hang-seo, menarik untuk melihat sejauh mana proyek "Korea Way" mampu mengubah wajah Kanchanaburi pada musim 2026/27. Kanchanaburi sendiri memang memasuki musim baru di Thai League 2 setelah terdegradasi dari kasta tertinggi pada musim sebelumnya.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi Satu Gol dan Satu Assist, Inter Miami Menang Lagi di MLS 2026

Lionel Messi berhasil mencetak gol ke-937 dalam kariernya ketika Inter Miami menghadapi New England. Dalam laga lanjutan MLS 2026 itu, sang megabintang asal Argentina mencetak sebuah gol dan assist.
Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Subsidi Motor Listrik Tak Kunjung Terealisasi, Ini Kata AISI

Rencana pemerintah memberikan subsidi pembelian sepeda motor listrik mendapat sambutan positif dari Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI). Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena pelaksanaannya mundur dari jadwal awal.
Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal Siaran Langsung Korea Open 2026: Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting Kembali Beraksi

Jadwal siaran langsung Korea Open 2026, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi. Salah satunya Moh Zaki Ubaidillah alias Ubed hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi menduga malfungsi sistem rem menjadi penyebab utama truk molen menghantam halte di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang menewaskan 6 orang.
Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji buka suara usai dirinya gagal finis di Moto2 Malaysia 2026. Ia merasa kecewa karena peluang mengakhiri balapan di 10 besar sirna karena mengalami kecelakaan.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT