News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme, PSSI-nya Thailand Buka Suara

Eks pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, menjadi korban dugaan penghinaan rasial di Liga Thailand. Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) merespons beri langkah.
Selasa, 3 November 2026 - 08:20 WIB
Park Hang-seo, pelatih Kanchanaburi FC.
Sumber :
  • Facebook Kanchanaburi Power FC

Insiden tersebut ternyata tidak hanya menimpa Park Hang-seo. John Baggio, pemain asing Kanchanaburi Power FC, juga dilaporkan menjadi sasaran komentar menghina yang menyinggung penampilan fisik dan rasnya.

Merespons kejadian tersebut, Kanchanaburi Power FC langsung menyampaikan sikap tegas melalui pernyataan resmi bertajuk "KATAKAN TIDAK PADA RASISME." Klub tersebut menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk tindakan diskriminatif di lingkungan sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyampaikan kecaman, FAT turut memaparkan ketentuan sanksi disiplin bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan tindakan rasisme. Berdasarkan regulasi asosiasi, pemain yang melakukan penghinaan bernuansa rasial dapat dijatuhi larangan bermain selama satu hingga tiga pertandingan serta denda sebesar 10.000 hingga 60.000 baht, atau sekitar Rp5,38 juta hingga Rp32,3 juta.

Sementara itu, ofisial tim yang terbukti melakukan pelanggaran serupa dapat dikenai skorsing selama dua pertandingan dan denda antara 10.000 hingga 40.000 baht, setara dengan sekitar Rp5,38 juta hingga Rp21,5 juta.

FAT juga memberikan perhatian khusus terhadap perilaku suporter di stadion. Penonton yang terbukti melontarkan hinaan rasis atau melakukan tindakan diskriminatif, baik sebelum maupun setelah pertandingan, dapat dikenai denda sebesar 10.000 hingga 30.000 baht atau sekitar Rp5,38 juta hingga Rp16,1 juta.

Apabila tindakan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang, besaran denda dapat meningkat menjadi 20.000 hingga 40.000 baht, setara dengan sekitar Rp10,76 juta hingga Rp21,52 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi yang lebih berat juga menanti pelaku yang menggunakan pengeras suara atau siaran langsung daring untuk menyebarkan ujaran rasis. Pelanggaran tersebut dapat berujung pada denda sebesar 30.000 hingga 50.000 baht, atau sekitar Rp16,1 juta hinggaRp26,9 juta. Selain itu, pelaku juga berpotensi dilarang membawa peralatan terkait ke stadion selama satu hingga empat pertandingan.

Dengan diterbitkannya pernyataan resmi tersebut, FAT telah menegaskan komitmennya untuk menindak segala bentuk rasisme dalam sepak bola Thailand. Kini, perhatian tertuju pada proses pengumpulan bukti dan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tindakan disipliner terhadap pihak yang terlibat dalam insiden yang menimpa Park Hang-seo dan John Baggio.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW Goda Tesla dengan Uji Coba Swakemudi Penuh di Jalan Perkotaan pada 2027

BMW menantang teknologi Full Self Driving (Supervised) milik Tesla dengan menawarkan kemampuan berkendara swakemudi berbasis rute.
Daftar Susunan Pemain IBK Altos vs Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Ujung Tombak

Daftar Susunan Pemain IBK Altos vs Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Ujung Tombak

Daftar susunan pemain IBK Altos vs Hyundai Hillstate di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027. Kedua kubu sama-sama membawa pemain terbaiknya, termasuk Megawati Hangestri
Kok Bisa Konten Pendek Menyebabkan Brain Rot? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kok Bisa Konten Pendek Menyebabkan Brain Rot? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Konten pendek yang dikonsumsi berlebihan bisa memicu Brain Rot. Guru Besar UI menjelaskan kaitannya dengan dopamin, kecanduan scrolling, dan dampak bagi otak.
Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Rating Drama Doctor X Anjlok usai Muncul Petisi Boikot Penayangan, Kontroversi Gwangju Kembali Disorot

Drama Korea Doctor X mengalami penurunan rating setelah diterpa petisi boikot akibat kontroversi penggambaran peristiwa Gwangju 1980 dan adegan medis yang menuai kritik.
Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga Emas Antam Hari Ini 3 November 2026 Naik Jadi Rp2.541.000 per Gram, Pertimbangkan Jika Mau Menjual

Harga emas Antam hari ini 3 November 2026 terpantau mengalami kenaikan jadi Rp2.541.000 per gram. Pertimbangkan jika berencana menjual.
Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo Absen dalam Laga Tandang Al Nassr di ACL, Ini Alasannya

Cristiano Ronaldo dipastikan absen saat Al Nassr menghadapi Pakhtakor di Liga Champions Asia. Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT