News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diego Simeone si Juru Selamat Atletico Madrid yang Kebal Pemecatan

Sejak adanya promosi ulang pada tahun 2003, prestasi paling baik yang dicapai Atletico hanya berada di posisi empat Liga Spanyol.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 23 April 2024 - 17:07 WIB
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Diego Simeone merupakan salah satu pelatih top dengan bayaran paling tinggi di dunia. Dia mendapatkan gaji sebesar 43,2 juta euro atau sekitar Rp747,8 miliar per tahun bersama Los Colchoneros.

Penghasilan fantastis Simeone dikabarkan hampir dua kali lipat lebih banyak dari yang didapat pelatih sekelas Pep Guardiola. Lantas, mengapa Atletico Madrid mau membayar Simeone semahal itu? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simeone merupakan aktor pengangkat derajat Atletico. Sebelum dia menangani Los Rojiblancos, Atletico merupakan tim papan tengah Liga Spanyol.

Walau punya latar sejarah sembilan kali juara La Liga, Atletico awalnya dicap tim semenjana karena kali terakhir menjadi kampiun pada 1995-1996 silam. 

Bahkan, di medio 2000, Atletico harus terdegradasi ke Divisi Dua dan sempat bertahan selama dua musim di sana sebelum akhirnya kembali ke Liga Spanyol.

Sejak adanya promosi ulang pada tahun 2003, prestasi paling baik yang dicapai Atletico hanya berada di posisi empat Liga Spanyol.

Padahal, saat itu skuad Atletico bisa dibilang sudah diisi oleh penyerang tajam sekaliber Diego Forlan, Fernando Torres, dan Sergio Aguero.

Atletico bahkan tak pernah disebut sebagai klub raksasa Spanyol, hanya Real Madrid dan FC Barcelona yang selalu menguasai papan atas klasemen.

Kemudian pada pertengahan musim 2011/2012 saat masih dipegang oleh Gregorio Manzano, Los Rojiblancos sempat terpeleset hingga mendekati zona degradasi Liga Spanyol.

Kala itu lah Diego Simeone masuk dengan misi, menjauhkan Atletico dari jurang degradasi.

Akan tetapi, alih-alih keluar dari jurang, pria Argentina itu malah membawa Atletico semakin meroket.

Atleti bahkan dibawanya menuju posisi lima klasemen akhir, dan bahkan bisa masuk ke zona Liga Eropa.

Bahkan, trofi Liga Europa juga berhasil diraih Diego Simeone pada musim pertamanya menahkodai Atletico.

Setelah itu, ida mendapat perpanjangan kontrak dan langsung menanamkan idenya di benak para pemain.

Yaitu, bermain bertahan sebaik mungkin kemudian menerkam tim lawan lewat serangan balik.

"Satu-satunya hal yang kami pedulikan adalah melakukan apa yang harus kami lakukan dengan cara terbaik," kata Simeone dikutip dari Marca.

"Kami harus beradaptasi dengan keadaan, hal yang saya cari adalah kemenangan, dengan cara dan gaya saya sendiri," tambah pelatih berusia 53 tahun itu.

Meskipun banyak mendapatkan kritik pedas karena permainan pragmatisnya. 

Simeone justru mampu membuktikan bahwa cara bermainnya itu mampu membuat Atletico menjadi raksasa di Spanyol.

Prestasi terus diukir Atleti bersama Simeone diantaranya berhasil membawa pulang trofi Copa del Rey pada 2012/2013, Liga Spanyol pada 2013/2014 dan 2020/2021, Liga Europa lagi pada 2017/2018.

Tak hanya itu, Atleti berhasil menyabet Piala Super Eropa pada 2012 dan 2018. 

Bahkan di Liga Champions, Atletico juga mampu menembus babak final pada 2013/2014 dan 2015/2016.

Simeone juga mampu membangun tim setelah ditinggal sejumlah bintang terbaiknya di lapangan hijau.

Pelatih yang dijuluki El Cholo itu bahkan tetap mampu mempertahankan level tim meski ditinggal Falcao, Diego Costa, Filipe Luis, Gabi, Arda Turan, Mario Mandzukic, Miranda, hingga Antoine Griezmann.

Simeone juga dikenal sebagai pelatih yang bisa mendongkrak performa striker yang diasuhnya.

Sebut saja nama-nama seperti Sergio Aguero, Fernando Torres, dan Diego Costa yang akhirnya bisa dijual dengan harga mahal.

Nama terakhir yang kala itu menjadi sorotan adalah Marcos Llorente. Meskipun posisi asli pemain asal Spanyol tersebut adalah gelandang bertahan.

Namun LIorente diplot sebagai striker oleh Simeone dalam latihan Atletico.

Kala menjalani peran barunya bersama Simeone di musim lalu, mantan pemain Real Madrid itu bahkan mampu menjadi topskor kedua Atletico.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Llorente mampu menorehkan 13 gol sepanjang musim, dan hanya kalah dari Luis Suarez yang mampu mencetak 21 gol untuk Atletico.

Berkat polesan Diego Simeone juga, Llorente mampu menembus skuad Timnas Spanyol pada Euro 2020 silam. (dwi/mir)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.
FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT