News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Geram dengan Pernyataan Bos Como 1907 Soal Rasial Hwang Hee-Chan

Hwang Hee-chan menjadi sasaran rasial karena dijuluki 'Jackie Chan' oleh salah satu pemain Como. 
Rabu, 17 Juli 2024 - 11:45 WIB
Media Asing Soroti Pernyataan Bos Asal Indonesia Soal Rasial Hwang Hee-Chan
Sumber :
  • Wolverhampton Wanderers

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan, Korea JongAng Daily menyoroti pernyataan bos klub Como 1907 asal Indonesia, Mirwan Suwarso soal rasial pada pemain Wolves, Hwang Hee-chan. 

Hwang Hee-chan menjadi sasaran rasial karena dijuluki 'Jackie Chan' oleh salah satu pemain Como. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Wolves bermain melawan Como 1907 dalam laga uji coba pramusim.

tvonenews

Namun bentokan terjadi setelah Hwang Hee-chan dijuluki Jackie Chan oleh pemain lawan. 

Pemain Wolves, Daniel Podence pun diganjar kartu merah dkarena minunju pemain Como tersebut. 

Bahkan Wolves tak tinggal diam untuk membela sang pemain dengan melaporkan kejadian tersebut pada UEFA. 

Sayangnya, respon Como 1907 ini menimbulkan kekecewaan karena menganggap julukan 'Jackie Chan' yang diberikan pemainnya bukanlah bentuk rasial. 

Korea JoongAng Daily menyoroti pernyataan Como 1907 soal Wolves yang membesar-besarkan masalah tersebut. 

"Didasari pada Jackie Chan, aktor asal Hong Kong, umum menjadi ujaran kebencian anti-Asia, seperti juga lelucon nama-nama Asia yang mengikuti format yang berbeda dengan nama-nama di negara lain," tulis laporan Korea JoongAng Daily. 

Dari pernyataan Como 1907, panggilan Channie erujuk pada nama lengkap Hwang Hee-chan yang salah didengar dan akhirnya dipanggil Jackie Chan oleh salah satu pemain Como 1907. 

"Meskipun Como membela komentar itu tidak sebagai sesuatu yang merendahkan, namun panduan anti-rasial UEFA secara khusus menyoroti bahwa rasial tidak selalu disengaja atau dimaksudkan untuk menyebabkan kerugian, tapi juga menjadi kurangnya pemahaman dan ketidaktahuan," tulis media Korea tersebut. 

Setelah pertandingan itu Hwang Hee-chan sudah angkat suara dengan lantang memerangi rasial sebagai sesuatu yang tak bisa ditoleransi. 

Ini bukan kali pertama Hwang Hee-chan menjadi korban sasaran pelecehan rasial dalam pertandingan. 

Pada 2022 lalu, Hwang Hee-chan juga menjadi sasaran pelecehan rasial dalam pertandingan uji coba melawah Farense di Portugal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korea Selatan bersuara atas tindakan rasial pada pemainnya yang mengadu nasib di Eropa. 

Sebelum Hwang Hee-chan, publik Korea Selatan pun bersuara atas pelecehan rasial yang melibatkan pemain seperti Son Heung-min dan Park Ji-sung. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 zodiak karier makin bersinar besok 30 September 2026. Gemini, Virgo, Libra, Capricorn, dan Sagittarius punya peluang kerja menarik.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT