GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi FIFA usai Kevin Diks Resmi Gabung Borussia Moenchengladbach, Sebut Petualangan Pemain Timnas Indonesia Itu akan...

FIFA ikut bereaksi usai pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks resmi bergabung dengan Borussia Moenchengladbach.
Senin, 27 Januari 2025 - 13:02 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks Resmi Gabung Borussia Monchengladbach
Sumber :
  • instagram.com/borussia/

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA ikut bereaksi usai pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks resmi bergabung dengan Borussia Moenchengladbach.

Seperti diketahui, Kevin Diks resmi diumumkan oleh Borussia pada Senin, 26 Januari 2025 malam WIB sebagai rekrutan anyar mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Bek berusia 28 tahun itu didatangkan dengan status bebas transfer untuk musim 2025-2026 atau setelah kontraknya di FC Copenhagen berakhir pada Juni 2025.

Kevin Diks resmi memperkuat Borussia Monchengladbach musim depan
Kevin Diks resmi memperkuat Borussia Monchengladbach musim depan
Sumber :
  • Instagram/Kevin Diks

 

Kevin Diks dipastikan akan mulai bergabung dengan Borussia Monchengladbach dengan status bebas transfer pada 1 Juli 2025.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu telah menandatangani kontrak dengan klub Liga Jerman tersebut hingga 30 Juni 2030.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks gabung ke Monchengladbach
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks gabung ke Monchengladbach
Sumber :
  • X @Borussia

 

“Kevin adalah pemain bertahan berpengalaman dan serba bisa yang dapat digunakan di semua posisi pertahanan tengah, kiri atau kanan,” kata Roland Virkus selaku direktur olahraga Borussia Moenchengladbach, dikutip dari laman resmi klub.

“Itu membuat kami lebih fleksibel dalam bertahan. Selain itu, dia adalah pria yang sangat baik dan tahu persis apa yang dia inginkan. Dia akan sangat cocok dengan kami," tambahnya.

Sementara itu, Kevin Diks mengaku sangat bahagia dan bersemangat untuk melanjutkan kariernya bersama Borussia Moenchengladbach.

Terlebih, dia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di kompetisi teratas Liga Jerman pada musim depan.

 “Saya sangat senang kepindahan ke Borussia berhasil. Borussia adalah klub besar di Jerman, saya bersemangat dengan apa yang akan terjadi. Namun saya masih memiliki tujuan besar dengan klub saya saat ini dan saya menantikan paruh kedua musim ini bersama FC Copenhagen," ujar Kevin Diks.

Sebagai informasi, Kevin Diks lahir di Apeldoorn dekat perbatasan Belanda, pindah ke akademi Vitesse Arnhem pada tahun 2005.

Dia melakukan debutnya di Eredivisie pada Agustus 2014 pada usia 17 tahun di bawah asuhan pelatih Arnhem saat itu Peter Bosz. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian pada tahun 2016, ia telah memainkan 63 pertandingan di semua kompetisi untuk Vitesse (dua gol) dan kemudian pindah ke Fiorentina.

Di Tuscany, Kevin Diks hanya bermain dalam dua pertandingan kompetitif untuk tim utama pada paruh pertama.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT