News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Baru untuk Republik

Sebuah universitas unggulan tidak lahir terutama karena gedung baru atau nama baru. Ia tumbuh dari ekosistem yang sehat: tata kelola yang baik, kebebasan akademik, pendanaan riset yang konsisten, dosen dan peneliti berkualitas, serta jejaring internasional yang berkembang dalam jangka panjang.
Senin, 3 Agustus 2026 - 16:03 WIB
Presiden Prabowo secara tiba-tiba mengumumkan pemerintah bakal membangun universitas baru, bernama Universitas Republik Indonesia (URI).
Sumber :
  • Wildan

SEMUA niat baik yang datang dari kepala negara pastinya wajib diterima dengan hati bungah. Seperti yang sering diucapkan Prabowo Subianto, tak ada pemimpin yang ingin menjerababkan nasib bangsa dan rakyatnya. Semua presiden ingin mengantarkan nasib bangsa sesuai amanah konstitusi yang diterimanya, “mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdakaan Negara Indonesia, yang merdeka. Bersatu, berdaulat, adil dan makmur”.

Begitu juga saat Presiden Prabowo secara tiba-tiba mengumumkan pemerintah bakal membangun universitas baru, bernama Universitas Republik Indonesia (URI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Tak hanya itu, rupanya Presiden juga sudah menyiapkan orang-orang yang akan mengurus pendirian kampusnya, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto didapuk menjadi Gubernur URI.  Prabowo juga melantik Yos Sunitiyoso menjadi Wakil Gubernur URI. Yos selama ini dikenal sebagai akademisi di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pendirian URI barangkali dilandasi “sulitnya” Presiden Prabowo mencari sosok pemimpin di sekelilingnya, orang orang yang akan membumikan visi dan misi dari seorang “komandan” tertinggi negara. Untuk menterjemahkan ide-ide presiden, saya kira memang presiden harus didukung jajaran teknokrasi yang mumpuni. Kementerian, lembaga dan BUMN butuh pemimpin yang “siap pakai” yang dalam hal ini memang harus diakui pasokannya seret dari lembaga pendidikan yang ada. Kita mahfum, seorang calon pemimpin yang masuk ke pemerintahan atau BUMN, mustilah sosok yang bukan hanya pakar sebuah keilmuan, ekonomi atau teknologi, politik maupun pertahanan, tetapi juga memiliki aturan dan birokrasi, juga tata kelola pemerintahan pusat dan daerah yang rumit.

 Singkatnya, kita butuh orang-orang lintas sektoral, yang dalam keadaan genting punya daya kekuatan lebih untuk mengambil putusan yang tepat.

Semua  itu tak gampang, barangkali ini yang ingin dituju dengan pendirian URI yang kabarnya langsung akan dibuka di 10 tempat di Indonesia.

 Sebenarnya jika desainnya tepat, ada peluang URI bisa menutup celah fragmentasi pendidikan dan pengembangan kepemimpinan aparatur negara. Kita tahu sekarang ada Lembaga Administrasi Negara (LAN), Lemhannas, IPDN, berbagai sekolah kedinasan, serta program pendidikan dan pelatihan di kementerian dan lembaga. Selama ini lembaga-lembaga tersebut tak selalu berada dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Jika desainnya tepat, URI bisa menjadi ruang pertemuan elite nasional yang dibangun melalui meritokrasi, bukan semata-mata melalui jaringan politik seperti yang terjadi selama ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi III DPR dari Golkar Sebut Kasus 340 Ribu SGD Palsu Kejahatan Berat

Komisi III DPR dari Golkar Sebut Kasus 340 Ribu SGD Palsu Kejahatan Berat

Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal menilai kasus dugaan peredaran uang palsu dolar Singapura (SGD) senilai 340.000 SGD atau sekitar Rp4,7 miliar merupakan
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Viral Video Kades di Pasuruan Berduaan dengan Istri Orang, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Larangan Selingkuh

Viral Video Kades di Pasuruan Berduaan dengan Istri Orang, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Larangan Selingkuh

Pria berinisial AGS (31) meminta didampingi oleh Ketua RT setempat untuk mendatangi kamar kos. Tempat yang jadi tempat berduaan Kades dengan istri orang viral.
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Febrie Adriansyah Bantah Soal Pemerasan Hingga Kepemilikan IUP Tambang

Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Febrie Adriansyah Bantah Soal Pemerasan Hingga Kepemilikan IUP Tambang

Febrie tiba di Kejari Jakarta Selatan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan dalam kondisi tangan diborgol.
Usai Ketemu Prabowo, TVS Siap Ekspansi Investasi Motor Listrik dan Etanol

Usai Ketemu Prabowo, TVS Siap Ekspansi Investasi Motor Listrik dan Etanol

Rencana tersebut mencakup pengembangan motor listrik dan sepeda motor berbahan bakar etanol. Hal ini dibahas saat jajaran pimpinan TVS,
Pria di Muara Angke Ditangkap Usai Cabuli Bocah Laki-laki, Polisi: Sudah Dua Kali Beraksi

Pria di Muara Angke Ditangkap Usai Cabuli Bocah Laki-laki, Polisi: Sudah Dua Kali Beraksi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan, pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak dua kali terhadap korban.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Viral, Begini Kronologi Lengkap Kades H di Pasuruan Digrebek Warga Berduaan sama Wanita di Kamar Kos

Viral, Begini Kronologi Lengkap Kades H di Pasuruan Digrebek Warga Berduaan sama Wanita di Kamar Kos

Viral di media sosial (Medsos) dengan video Kades di Pasuruan digrebek warga. Peristiwa ini pun masih di dalami pihak Kepolisian.
Selengkapnya

Viral