Timnas Italia Akhirnya Menang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Luciano Spalletti Resmi Pamit
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Italia akhirnya berhasil meraih kemenangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Moldova dengan skor 2-0, yang menjadi laga terakhir Luciano Spalletti.
Gli Azzurri berada dalam bahaya setelah menderita kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Norwegia pada laga pembuka Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Sabtu (7/6/2025) dini hari WIB.
Gol-gol dari Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan Erling Haaland sama sekali tidak mampu dibalas oleh Gianluigi Donnarumma dan kolega.

- Cornelius Poppe/NTB via REUTERS
Kekalahan telak itu langsung membawakan memori buruk dari para suporter Italia, yang telah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia dalam dua edisi terakhir.
Timnas Italia gagal lolos ke putaran final pada 2018 dan 2022 karena kekalahan di babak playoff.
Kini, hal yang sama berpotensi terulang karena untuk lolos langsung ke putaran final, mereka harus berharap Norwegia terjungkal dua kali.
Italia sudah tertinggal sembilan poin dari Norwegia, dan situasi tidak berubah pada Selasa (10/6/2025) dini hari WIB.
Gli Azzurri menjamu Moldova di Mapei Stadium untuk laga kedua mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.

- torinofc.it
Pelatih timnas Italia, Luciano Spalletti, sudah mengumumkan kepergiannya sebelum laga ini, dan Moldova langsung tampil menggebrak dengan mencetak gol melalui Ion Nicolaescu.
Beruntung bagi Italia, wasit menganulir gol tersebut dan skor 0-0 masih menjaga asa untuk tuan rumah.
Kebuntuan akhirnya berhasil dipatahkan oleh Giacomo Raspadori pada menit ke-40, skor 1-0 menutup babak pertama.
Setelah jeda, Spalletti mengirim Nicolo Barella dan Riccardo Orsolini dari bangku cadangan, dan Andrea Cambiaso berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-50 setelah menuntaskan umpan dari Davide Frattesi.
Itu menjadi gol terakhir yang tercipta dalam laga ini, dan Italia akhirnya berhasil menang dengan skor 2-0.
Namun, mereka masih tertinggal sembilan poin dari Norwegia,yang menang 1-0 atas Estonia semalam berkat gol Erling Haaland.

- ANTARA/AFP/Alberto Pizzoli.
Setelah laga, Spalletti pun menyampaikan ucapan perpisahannya sebagai pelatih Timnas Italia.
Dia mengakui tidak bisa memenuhi harapan sebagai pelatih Timnas Italia sejak ditunjuk sebagai pengganti Roberto Mancini.
“Saya mengakui bahwa saya tidak meninggalkan skuad Italia yang hebat kepada pengganti saya, karena malam ini, itu adalah performa yang sangat bagus,” kata Spalletti, dikutip dari Football-Italia.
“Saya diberikan kesempatan untuk bekerja. saya mencoba, saya membuat kesalahan, dan saya melakukan beberapa eksperimen. Dalam apa pun yang saya lakukan, saya mencoba untuk belajar, saya tidak yakin bahwa saya tahu lebih daripada siapa pun,” tambahnya.
Dia mengakui bahwa timnya selalu di bawah dari performa yang diharapkan selama di bawah asuhannya.
“Saya tidak mampu untuk mengeluarkan yang terbaik dari para pemain ini dan saya menyadari itu,” tandasnya.
“Semua pemain di bawah standar. Bahkan, kalian [jurnalis] terlalu baik kepada saya, saya pasti akan lebih kerasa. Jika suatu hari saya harus berbicara buruk tentang kalian,” tukasnya. (rda)
Load more