GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Tiba-Tiba Resmi Ubah Aturan Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang Bikin Timnas Indonesia Dianaktirikan? Faktanya...

AFC tiba-tiba resmi ubah aturan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bikin Timnas Indonesia dianaktirikan? Faktanya begini.
Minggu, 15 Juni 2025 - 16:33 WIB
Presiden AFC asal Bahrain Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - AFC tiba-tiba resmi ubah aturan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bikin Timnas Indonesia dianaktirikan? Faktanya begini.

Timnas Indonesia dipastikan akan menjadi salah satu peserta putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang rencananya digelar Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Timnas Indonesia di laga kontra Jepang pada matchday terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Skuad Timnas Indonesia di laga kontra Jepang pada matchday terakhir Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Reuters

 

Satu tiket itu berhasil disegel pasukan Patrick Kluivert setelah finis di posisi keempat Grup C putaran ketiga dengan menorehkan 12 poin.

Selain Timnas Indonesia, ada lima negara lainnya yang juga bakal bersaing di putaran keempat, yakni Irak, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Keenam negara itu akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi tiga tim untuk bertarung dalam format terpusat mulai 8 hingga 14 Oktober 2025.

Nantinya, setiap juara grup akan mengamankan dua tempat tersisa yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2026, selagi runner-up lanjut ke putaran kelima.

Adapun, pengundian resmi putaran keempat dijadwalkan akan diadakan pada 17 Juli 2025. Timnas Indonesia masuk pot 3 bersama Oman.

Sehingga, ada empat tim yang berpotensi menjadi lawan skuad Garuda yakni Arab Saudi, Qatar, Irak dan Uni Emirat Arab.

Berhubung Timnas Indonesia dikepung oleh negara-negara Timur Tengah, banyak yang mengkhawatirkan skuad Garuda dicurangi.

Hal itu tak lepas dari kecurangan yang juga sering didapatkan oleh Timnas Indonesia sebelumnya, misalnya waktu Garuda melawan Qatar di Piala Asia U-23 2024.

Teranyar, saat skuad Garuda harus kehilangan kemenangan ketika melawan Bahrain di leg pertama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia masih dibayang-bayangi insiden itu karena harus kembali berurusan dengan tim-tim yang berasal dari Timur Tengah di putaran keempat.

Apalagi, Timnas Indonesia berpeluang satu grup yang sama dengan Qatar. Terlebih, selama ini Qatar sering dianggap mendapatkan keuntungan dari wasit.

Ditambah, kepengurusan AFC yang notabene menjadi penyelenggara putaran keempat, dihuni oleh orang-orang asal negara Timur Tengah.

Hal yang dikhawatirkan itu semakin menjadi-jadi ketika AFC resmi menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah putaran keempat.

AFC Resmi Tunjuk Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
AFC Resmi Tunjuk Arab Saudi dan Qatar Jadi Tuan Rumah Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Sumber :
  • AFC

 

"Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengonfirmasi Asosiasi Sepak Bola Qatar dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi sebagai Asosiasi Anggota Tuan Rumah untuk Kualifikasi Asia AFC mendatang – Playoff Jalan Menuju 26," tulis AFC, Jumat (13/6/2025).

Dalam pernyataan resminya, AFC tidak menjelaskan alasan mereka memilih kedua negara itu sebagai tuan rumah yang notabene peserta putaran keempat.

Apa yang dilakukan oleh AFC itu sempat mendapatkan protes dari federasi Irak, Uni Emirat Arab dan Oman melalui postingan Instagram mereka.

Mereka berbondong-bondong melakukan protes kepada AFC dan menuntut keadilan soal penunjukan tuan rumah agar adil dan transparan.

Terlebih, sebelumnya, sempat ada rencana bahwa tuan rumah putaran keempat akan diberikan kepada tim dengan perolehan poin terbanyak.

Andai aturan itu dipakai, maka Uni Emirat Arab dan Irak yang sama-sama mengoleksi 15 poin, berhak menjadi tuan rumah putaran keempat.

Pasalnya, Qatar dan Arab Saudi sama-sama hanya mengumpulkan 13 poin, ketika Timnas Indonesia memiliki 12 poin dan Oman 11 angka.

Karenanya, Uni Emirate Arab mengklaim jika mereka yang seharusnya menjadi tua rumah, andai dibandingkan dengan peserta lain.

Sementara itu, Timnas Indonesia dalam hal ini PSSI juga sudah sempat resmi mengajukan diri untuk menjadi salah satu tuan rumah putaran keempat.

Namun, ajuan PSSI ditolak. AFC pun dianggap tidak netral dan cenderung menguntungkan beberapa tim utamanya tuan rumah Qatar dan Arab Saudi.

Tak sedikit yang menilai bahwa AFC mengubah aturan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang menguntungkan Qatar dan Arab Saudi.

Pertanyaannya, apakah AFC tiba-tiba resmi ubah aturan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dinilai tidak menguntungkan Timnas Indonesia?

Sejatinya, aturan pemilihan tuan rumah putaran keempat sudah dibuat AFC dalam buku Regulations FIFA World Cup 2026 Preliminary Competition. 

Dalam bab 3 pasal 11 soal Preliminary Draw, Format of Play and Group Formation dijelaskan soal aturan tuan rumah kualifikasi.

Pada poin D dan E, disebutkan bahwa AFC berhak menentukan tuan rumah putaran keempat antara di tempat netral atau di stadion negara peserta.

"D. Sebagai pengecualian dan hanya dengan izin dari Panitia Penyelenggara FIFA, dalam bentuk turnamen di salah satu negara asosiasi anggota yang berpartisipasi atau di wilayah netral," bunyi regulasi AFC.

"E. Sebagai pengecualian dan hanya dengan izin dari Komite Penyelenggara FIFA, pertandingan play-off dimainkan dalam bentuk satu pertandingan tunggal [sistem piala] di salah satu negara asosiasi anggota yang berpartisipasi atau di wilayah netral," imbuhnya.

Sehingga, AFC memiliki wewenang sepenuhnya untuk memilih Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah ronde keempat.

Namun, belum diketahui apa alasan AFC memilih kedua negara itu. Beredar alasannya adalah karena Arab Saudi dan Qatar menjadi tim terbaik dari segi ranking FIFA.

Terlepas dari hal itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima keputusan AFC soal penentuan tuan rumah itu.

“Kami menghormati dan menyambut baik keputusan AFC yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Memang kedua negara memiliki infrastruktur sepak bola kelas dunia, dan ini tentu akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang luar biasa,” kata Erick, Jumat (13/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas dasar itu, saya minta AFC dan kedua tuan rumah mampu menjaga semua laga di babak empat itu berjalan fair dan sportif,” tandasnya.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Khutbah Jumat Singkat 22 Mei 2026: Kurban, Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat menarik untuk shalat Jumat menjelang Hari Raya Idul Adha, bertajuk "Ibadah Bukti Cinta dan Ketundukan Seorang Hamba".
KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

KNKT Ungkap Arahan yang Diterima Masinis KA Argo Bromo Anggrek Sebelum Tabrakan dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan pengakuan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebelum tabrakan di Stasiun Bekasi Timur.
Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

Sistem Ekspor Digital Dinilai Jadi Langkah Konkret Tekan Kebocoran Negara

IBSW menilai langkah pemerintah membangun sistem ekspor digital sebagai upaya memperkuat pengawasan perdagangan nasional dan menekan potensi kebocoran penerimaan negara dari sektor ekspor.
Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Anak Buruh Bangunan Asal NTB Lulus Jadi Perwira TNI AL di Wisuda Poltekal

Akademi Angkatan Laut (AAL) meluluskan 240 taruna dan taruni dalam Wisuda Perwira Remaja Angkatan ke-71 Program Pendidikan Sarjana Terapan Politeknik Angkatan Laut

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT