News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Dibuat Pusing! Media Belanda Beberkan Efek Serangan Donald Trump ke Iran, Piala Dunia 2026 Terancam?

Serangan Donald Trump ke Iran bikin FIFA pusing jelang Piala Dunia 2026. Akankah Iran dilarang atau dapat izin khusus? Menurut media Belanda efeknya bisa...
Selasa, 24 Juni 2025 - 02:13 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Serangan militer yang diperintahkan Presiden AS Donald Trump membuat FIFA berada dalam situasi sulit terkait pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Hal ini diungkapkan oleh media Belanda, sportnieuws.nl yang menyoroti dampak dari serangan yang menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara tersebut telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

“Presiden AS Donald Trump telah membawa FIFA ke dalam posisi sulit terkait Piala Dunia. Akhir pekan lalu, Trump memerintahkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Negara tersebut telah lolos untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan AS,” tulis media Belanda tersebut.

Serangan itu terjadi pada Minggu (22/6/2025), menargetkan tiga instalasi nuklir Iran, termasuk fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di Fordo, Natanz, dan Isfahan.

Dalam konferensi pers dari Gedung Putih, Trump menekankan bahwa ini adalah bentuk peringatan bagi Iran.

“Fasilitas penting Iran untuk pengayaan uranium telah sepenuhnya dilumatkan,” kata Trump dengan nada tegas.

“Iran harus memilih jalan damai sekarang, atau siap menghadapi serangan yang jauh lebih besar selanjutnya. Ada banyak target lain yang siap dijadikan sasaran AS,” sambungnya.

Ancaman dari Trump ini membuat FIFA dan penyelenggara Piala Dunia 2026 berada dalam situasi sulit.

Pasalnya, Iran telah memastikan tempat dan dijadwalkan bermain di turnamen yang sebagian pertandingannya digelar di AS.

“Hal ini membawa FIFA dan pelaksanaan Piala Dunia 2026 ke dalam situasi yang sulit. Jika Trump tidak menemukan cara untuk melarang Iran dari ‘Piala Dunianya’, maka tim Iran hampir pasti tidak akan mendapat sambutan dari penonton tuan rumah. Iran termasuk salah satu negara dengan pembatasan perjalanan yang ketat dari AS, dan tim bersama staf pelatih harus berharap dapat memperoleh pengecualian khusus dari pemerintah AS,” tulis sportnieuws.nl.

Saat ini, Iran termasuk salah satu negara dengan kualitas pemain sepak bola terbaik di kawasan Asia.

Mereka telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 dan datang dengan deretan pemain bintang.

Salah satunya, Alireza Jahanbakhsh, pemain SC Heerenveen yang sudah mengantongi 92 caps bersama timnas Iran.

Nama Jahanbakhsh memang tidak asing bagi penggemar sepak bola Belanda, mengingat ia pernah berkiprah di Eredivisie dan memberi kesan positif bagi publik Negeri Kincir Angin.

Namun, pemain sayap itu belum dapat memastikan tempat di skuad akhir Iran untuk Piala Dunia 2026.

Ia belum masuk daftar pemain yang diturunkan saat Iran menghadapi Korea Utara dan Qatar.

Hal ini membuat Jahanbakhsh harus bekerja ekstra keras untuk dapat masuk ke dalam rencana pelatih timnas Iran menjelang turnamen akbar tersebut.

Selain Jahanbakhsh, pemain lain yang juga menjadi sorotan ialah Mehdi Taremi.

Striker Inter Milan ini telah mengemas 53 gol untuk timnas Iran dan terus menjadi pemain kunci bagi negaranya.

Namun, ia bahkan harus absen dari final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain musim lalu akibat situasi politik dan keamanan di negaranya.

Kondisi ini membuat FIFA berada dalam situasi sulit menjelang Piala Dunia 2026.

Ada banyak pertimbangan yang perlu dilakukan terkait partisipasi Iran, mulai dari soal perizinan pemain dan staf pelatih hingga penerimaan dari penonton tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai media di Eropa pun mulai memantau perkembangan situasi ini, yang dapat berdampak signifikan bagi masa depan Piala Dunia 2026.

Saat ini, semua pihak menunggu langkah selanjutnya dari FIFA dalam merespons situasi yang memanas ini. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT