GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Elit Presiden PSSI-nya Malaysia Respons Polemik Naturalisasi Pemain Warisan: Kami Ikuti Keputusan FIFA ...

Presiden FA Malaysia, Datuk Mohd Joehari Mohd Ayub buka suara atas polemik pemain naturalisasi yang bahkan ramai di negara tetangga seperti Vietnam dan Indonesia. 
Rabu, 2 Juli 2025 - 20:24 WIB
Presiden PSSI-nya Malaysia alias FAM
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden PSSI-nya Malaysia, Datuk Mohd Joehari Mohd Ayub memiliki cara elit untuk menjawab polemik naturalisasi pemain warisan alias pemain keturunan

Presiden FA Malaysia, Datuk Mohd Joehari Mohd Ayub buka suara atas polemik pemain naturalisasi yang bahkan ramai di negara tetangga seperti Vietnam dan Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malaysia sebenarnya telah melakukan secara teliti dan menyeluruh dalam membawa pemain keturunan tersebut.

Saat ini, total lima pemain keturunan Facundo Garces, Imanol Machuca, Jon Irazabal, Joao Figueiredo dan Rodrigo Holgado sudah debut bersama Timnas Malaysia. 

"Semua pemain keturunan yang ada telah diperiksa oleh FIFA dan seperti yang kita ketahui FIFA adalah badan yang ketat," kata Datuk Moh Joehari Mohd Ayub dikutip dari laman Sinar Harian, Rabu (2/7/2025). 

"Jadi semuanya telah diperiksa oleh FIFA dan FAM hanya mengikuti prosedur dan instruksi yang diterapkan," katanya. 

Kehadiran kelimanya buat Malaysia sukses besar, Harimau Malaya berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor telak 4-0 dan semakin dekat dengan Piala Asia 2027. 

Namun kedatangan mereka pun bukan tanpa cela. Banyak yang mempertanyakan asal usul dan bahkan mempertanyakan keabsahan kelimanya. 

Terbaru, artikel hoaks pun muncul baik di Indonesia maupun Vietnam yang menyebut bahwa FIFA memberikan sanksi pada FAM atas naturalisasi pemain keturunan yang tak sah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih mengomentari hal tersebut, Presiden FAM ternyata punya cara elit untuk merespons semua suara sumbang tersebut. 

"Tidak ada masalah bagi kami untuk mengungkapkan, FIFA sudah mengkaji dan kami tinggal mengikuti keputusan dari FIFA," katanya. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Tottenham Hotspur Gagal Maksimalkan Bantuan Arsenal

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Tottenham Hotspur Gagal Maksimalkan Bantuan Arsenal

Tottenham Hotspur gagal memaksimalkan bantuan dari Arsenal. Mereka gagal mengalahkan Leeds United dalam laga terbaru di Liga Inggris 2025-2026.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 Vs Jepang di Piala Asia U-17 2026 Malam Ini: Pertaruhan Kurniawan Dwi Yulianto

Timnas Indonesia U-17 akan bermain menghadapi Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto perlu mengembalikan anak-anak asuhnya ke jalur kemenangan.
Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, Selasa 12 Mei: Leo/Daniel Langsung Beraksi, Jalan Terjal Debut Bagas/Putra

Jadwal Thailand Open 2026, di mana nasib ganda putra Indonesia langsung ditentukan hari ini termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang kembali berpasangan dan Bagas Maulana/Muh Putra Erwiansyah langsung hadapi jalan terjal.
Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT