News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, PSSI-nya Malaysia Ternyata Sudah Punya Masalah Internal sebelum Dapat Sanksi Tegas dari FIFA

FAM mendapat sanksi tegas dari FIFA terkait naturalisasi ilegal terhadap beberapa pemain Timnas Malaysia
Sabtu, 27 September 2025 - 16:20 WIB
Berikut kronologi FIFA sanksi berat Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) karena masalah naturalisasi ilegal.
Sumber :
  • Instagram resmi FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sebenarnya sudah goyah sebelum akhirnya dijatuhi sanksi FIFA. Kisruh kepemimpinan hingga hubungan renggang dengan pelatih sempat ramai jadi pembicaraan di media sosial.

Salah satunya terjadi pada medio Juli 2025 lalu. Datuk Joehari Ayub sebagai  Presiden FAM saat itu merasa tersinggung dengan ucapan pelatih timnas Malaysia, Peter Cklamovski. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia dituduh laporkan Malaysia ke FIFA atas pemalsuan dokumen naturalisasi
Timnas Indonesia dituduh laporkan Malaysia ke FIFA atas pemalsuan dokumen naturalisasi
Sumber :
  • Instagram @malaysia_nt

 

Sang pelatih menyebut posisinya terancam bila Malaysia kalah dari Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027. Meski Malaysia menang telak 4-0, Joehari tetap meminta penjelasan terkait pernyataan Cklamovski soal adanya “sabotase internal” yang dianggap mengisyaratkan tekanan non-teknis. 

Ucapan itu memicu diskusi publik, sebab biasanya hubungan antara pengurus federasi dan pelatih terlihat kompak di hadapan media. Tak lama kemudian, muncul kabar mengejutkan. 

Joehari Ayub mengundurkan diri dari jabatan presiden FAM, namun bukan ia yang menyampaikannya langsung. Pernyataan resmi justru dikeluarkan oleh FAM setelah rapat Komite Eksekutif yang dipimpin wakil presiden, Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi, pada akhir Agustus 2025.

Padahal, Joehari baru menjabat enam bulan sejak terpilih lewat kongres Februari 2025 dan seharusnya memimpin hingga 2029. FAM berdalih alasan kesehatan menjadi penyebab pengunduran dirinya, dan posisinya langsung digantikan oleh Mohd Yusoff.

FAM Dapat Sanksi Tegas dari FIFA Terkait Naturalisasi Ilegal

Setelah panasnya rumor internal mereda, FAM kembali mendapat kabar buruk. Kali ini, mereka mendapat sanksi tegas dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).

Hukuman ini diberikan FIFA terkait pelanggaran yang dilakujan FAM soal proses naturalisasi pemain. Akibat pelanggaran ini, FAM dikenai denda berat sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar. 

Skandal Naturalisasi Malaysia, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat: Timnas Indonesia Ketiban Untung di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Skandal Naturalisasi Malaysia, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat: Timnas Indonesia Ketiban Untung di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

 

Sementara itu, tujuh pemain yang terlibat masing-masing harus membayar denda CHF 2.000 atau kira-kira Rp48 juta. Tidak hanya itu, FIFA juga menghukum para pemain tersebut dengan larangan bermain selama 12 bulan penuh sejak keputusan diumumkan.

Pada pemain tidak hanya mendapat larangan bertanding. Mereka juga dilarang terlibat dalam aktivitas apa pun yang berkaitan dengan sepak bola selama satu tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus terkait status kewarganegaraan dan kelayakan pemain ini kini sudah diserahkan ke Pengadilan Sepak Bola FIFA. Jika hasilnya tidak menguntungkan, karier internasional mereka bersama Timnas Malaysia bisa berakhir.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT