News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi, Thom Haye Bongkar 'Level' Liga Indonesia dengan Liga Eropa: Kadang-kadang Itu Bisa Agak Kacau, Jadi itu adalah Campuran

Gelandang Persib Bandung, Thom Haye blak-blakan soal perbedaan level Super League dengan Liga Eropa. Haye menekankan bahwa setiap pemain asing tidak boleh
Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:09 WIB
Thom Haye, Persib Bandung
Sumber :
  • Persib Bandung

tvOnenews.com - Thom Haye, gelandang Timnas Indonesia yang kini memperkuat Persib Bandung, blak-blakan soal pengalamannya bermain di Indonesia. 

Setelah hampir sepanjang kariernya berkompetisi di Eropa, terutama di Belanda bersama klub-klub seperti AZ Alkmaar, NAC Breda, Heerenveen, dan Almere City, Haye kini merasakan atmosfer berbeda di Super League Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ada jurang yang cukup kentara antara kompetisi di Indonesia dan liga-liga Eropa, baik dari segi kualitas permainan, struktur, hingga efektivitas waktu bermain. 

Pengalaman panjangnya di luar negeri membuatnya bisa membandingkan secara objektif bagaimana sepak bola berjalan di dua benua yang berbeda.

Sejak bergabung dengan Persib Bandung, Haye telah tampil empat kali, tiga di antaranya di ajang Super League. 

Meski baru sebentar merasakan atmosfer sepak bola Indonesia, pemain berusia 30 tahun itu mengaku sudah bisa melihat sisi-sisi yang masih perlu ditingkatkan. 

Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

 

“Itu benar-benar berbeda dari Eropa, tentu saja iklimnya sangat berbeda. Saya pikir di Indonesia masih kurang terstruktur dalam cara bermain,” ucap Haye lewat kanal YouTube pribadinya, The Haye Way.

Meski demikian, Haye menekankan bahwa setiap pemain asing tidak boleh meremehkan kualitas Super League. Ia menolak anggapan bahwa bermain di Indonesia bisa dilakukan setengah hati. 

“Kalau kamu punya pola pikir datang ke Indonesia hanya bermain 50 persen, kamu tidak akan berperan karena ini adalah permainan yang benar-benar berbeda. Kamu juga harus beradaptasi, pastikan fit, dan siap menghadapi semua perbedaan di sini,” tegasnya.

Salah satu kelemahan yang cukup mencolok, menurut Haye, adalah minimnya struktur permainan di Super League. Hal ini membuat pertandingan seringkali terasa kacau. 

“Kadang-kadang itu bisa agak kacau, jadi itu adalah campuran dari momen yang bagus dan momen yang bisa jauh lebih baik,” ujarnya. 

Meski begitu, ia mengapresiasi semangat para pemain lokal yang selalu bekerja keras tanpa kompromi. Baginya, aspek kerja keras ini bisa menjadi kekuatan tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Selain struktur permainan, Haye juga menyoroti rendahnya waktu efektif dalam pertandingan. 

Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Sumber :
  • Instagram - Persib Bandung

 

Dalam istilah sepak bola, waktu efektif merujuk pada lamanya bola benar-benar dimainkan tanpa gangguan seperti cedera, bola mati, atau selebrasi. Ia menilai Super League masih jauh tertinggal dari liga-liga Eropa dalam aspek ini. 

“Saya pikir rata-rata waktu permainan jauh lebih sedikit di sini daripada di tempat lain di dunia. Itu salah satu hal yang benar-benar membutuhkan peningkatan,” ungkapnya.

Haye bahkan membandingkan langsung dengan pengalamannya di Liga Belanda. Menurutnya, rata-rata waktu efektif di Eredivisie bisa mencapai 60-65 menit, bahkan hingga 75 menit dalam beberapa laga. Sementara di Super League, catatannya hanya berkisar 40-45 menit. 

“Contoh terbaik saat kita bermain melawan Persita. Kami tidak menang, tapi saya pikir total waktu permainan, bola bergerak, hanya sekitar 40-45 menit. Kalau dibandingkan dengan liga lain di dunia, kamu bisa bermain 20 menit lebih banyak,” jelasnya.

Perbedaan signifikan ini, menurut Haye, menjadi tantangan besar bagi sepak bola Indonesia. Minimnya waktu bermain efektif membuat kualitas pertandingan terasa menurun, karena banyak momen terbuang sia-sia.

Ia menekankan bahwa peningkatan aspek ini bisa membawa pengaruh besar bagi perkembangan kompetisi dalam jangka panjang.

Meski mengungkap kelemahan, Haye tetap optimistis bahwa Super League bisa berkembang jika ada perhatian serius terhadap kualitas permainan. 

Adaptasi menjadi kunci bagi dirinya, dan juga bagi pemain asing lain, agar bisa menyatu dengan ritme sepak bola Indonesia. 

“Kamu harus mengatasi semua yang berbeda di sini dibandingkan dengan sepak bola Eropa,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengalaman panjangnya di Eropa, Haye bukan hanya datang untuk bermain, tetapi juga membawa perspektif baru. 

Kritik dan pengalamannya bisa menjadi cermin bagi perkembangan sepak bola Indonesia yang tengah berusaha meningkatkan kualitas agar bisa sejajar dengan kompetisi internasional. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penampakan Barang Bukti 858 Cartridge Etomidate dan Sabu Kasus Peredaran Narkoba di Jakarta Barat, Dua Pria Diamankan

Penampakan Barang Bukti 858 Cartridge Etomidate dan Sabu Kasus Peredaran Narkoba di Jakarta Barat, Dua Pria Diamankan

Dua pria diamankan oleh tim Polres Metro Jakarta Pusat usai didapati mengedarkan narkotika jenis etomidate dan sabu di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat. Berdasarkan estimasi dalam data perkara, pengungkapan ini diperkirakan berpotensi menyelamatkan sekitar 750 ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Khalid Basalamah Kembalikan Uang Senilai USD354.500 Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Kembalikan Uang Senilai USD354.500 Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Dalam sidang tersebut, Khalid Basalamah mengaku telah mengembalikan uang ke rekening penampungan KPK dalam perkara korupsi kuota haji tahun 2023-2024.
Lamine Yamal Dibandingkan dengan Lionel Messi, Luis Enrique Buka Suara Jelang PSG Jamu Barcelona

Lamine Yamal Dibandingkan dengan Lionel Messi, Luis Enrique Buka Suara Jelang PSG Jamu Barcelona

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, buka suara soal perbandingan Lamine Yamal dengan Lionel Messi. PSG akan bertemu dengan sang wonderkid dalam laga kontra Barcelona.
Respons Tegas Pengacara Minola soal Adanya Komentar Miring terkait Ruben Onsu Mengadopsi Anak

Respons Tegas Pengacara Minola soal Adanya Komentar Miring terkait Ruben Onsu Mengadopsi Anak

Seorang anak laki-laki bernama Thayaka telah diadopsi oleh Ruben Onsu. Kabarnya viral di media sosial.
Berhasil Pecahkan Rekor Dunia dan Raih Medali Emas Asian Para Games 2026, I Kadek Dwi Purwana Yasa Langsung Pindah Nomor

Berhasil Pecahkan Rekor Dunia dan Raih Medali Emas Asian Para Games 2026, I Kadek Dwi Purwana Yasa Langsung Pindah Nomor

Atlet Para Atletik Indonesia, I Kadek Dwi Purwana Yasa, berhasil mengukir prestasi mentereng di gelaran Asian Para Games 2026.
Fanmeet Kim Bum Ubah Venue, Bummies Wajib Intip Seatplan Terbaru

Fanmeet Kim Bum Ubah Venue, Bummies Wajib Intip Seatplan Terbaru

Venue acara fanmeet Kim Bum yang awalnya akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Komplek GBK, Jakarta, berubah menjadi di Bengkel Hall SCBD, Jakarta Selatan. 

Trending

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Kepolisian rilis rute alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan untuk hindari kepadatan buntut aksi penyampaian pendapat pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi perhatian berbagai pihak dan masyarakat. Pemerintah pun melakukan pengoptimalan pemadaman.
Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa disebut hanya tinggal menjalani dua tahapan lagi sebelum proses perubahan kewarganegaraannya rampung.
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Catat! Rute Penerbangan Haji dan Umrah di Bandara Jeddah Pindah ke Terminal 4

Catat! Rute Penerbangan Haji dan Umrah di Bandara Jeddah Pindah ke Terminal 4

Pihak pengelola Bandara telah memindahkan sejumlah penerbangan ke Terminal 4 dan Kompleks Terminal Haji dan Umrah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT