GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Kelar Kasus Dokumen Palsu dengan FIFA, Malaysia dan Vietnam Bentrok Lagi di SEA Games 2025

Malaysia dan Vietnam akan kembali bentrok di SEA Games 2025. Keduanya akan bertarung di lapangan untuk pertama kalinya setelah kasus dokumen palsu diungkap FIFA.
Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:28 WIB
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia kontra Timnas Vietnam
Sumber :
  • VFF

Jakarta, tvOnenews.com - Malaysia dan Vietnam akan kembali bentrok di SEA Games 2025. Keduanya akan bertarung di lapangan untuk pertama kalinya setelah kasus dokumen palsu diungkap FIFA.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendapatkan hukuman berat di akhir September 2025 lalu. FIFA resmi menjatuhkan denda kepada mereka atas tuduhan dokumen palsu terhadap tujuh pemain naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketujuh pemain tersebut juga dilarang beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan. Mereka adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

Pemain Timnas Malaysia, Facundo Gerces
Pemain Timnas Malaysia, Facundo Gerces
Sumber :
  • FAM

 

Ketujuhnya bahkan tidak bisa bermain di klubnya masing-masing. Hal ini tentunya menjadi kerugian besar bagi karier mereka bertujuh.

Kasus tersebut mencuat setelah Malaysia menurunkan lima pemain naturalisasi baru pada saat menghadapi Vietnam pada Juni 2025. Dalam duel di Kualifikasi Piala Asia 2027 tersebut, Harimau Malaya menang telak 4-0.

Setelahnya, pihak Vietnam diklaim melaporkan Malaysia kepada FIFA. Hal ini diungkap oleh Wakil Presiden FAM, Datuk S. Sivasundaram baru-baru ini.

“Pada 11 Juni 2025, ada pengaduan yang diajukan oleh seseorang yang berasal dari Vietnam yang mempermasalahkan keaslian dokumen terkait [para pemain yang dinaturalisasi],” katanya, dilansir dari media Malaysia, Makan Bola.

Hal ini direspons oleh FIFA, yang menjadi dasar penyelidikan. Malaysia dinilai bermasalah bukan hanya lima pemain yang debut di laga itu, melainkan juga dua pemain lainnya.

“Setelah itu, FIFA membuka penyelidikan atas kasus ini. Dari Agustus hingga Oktober 2025, proses disipliner dilakukan oleh FIFA,” tambahnya.

Timnas Malaysia saat melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027
Timnas Malaysia saat melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027
Sumber :
  • Instagram resmi Timnas Malaysia

 

Malaysia masih berupaya untuk melakukan banding. Jika hukuman FAM terkonfirmasi, maka hukumannya bisa lebih berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatalan poin di laga kontra Nepal, yang dimainkan di bulan Maret 2025, serta Vietnam bisa diberlakukan. Mereka juga berpotensi dilarang tampil di Piala Asia 2027, bergantung kepada keputusan AFC.

Namun, selagi proses banding masih berlangsung, kedua negara akan bertemu lagi di lapangan pada  Desember mendatang. Mereka berduel untuk SEA games 2025.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Dedi Mulyadi Tidak Mau Difasilitasi Mewah: Jalan di Kampung-Kampung Masih Banyak yang Rusak

Alasan Dedi Mulyadi Tidak Mau Difasilitasi Mewah: Jalan di Kampung-Kampung Masih Banyak yang Rusak

Ternyata ada alasan di balik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak mau difasilitasi secara mewah. 
Trend Terpopuler: Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni Buat Dedi Mulyadi Pilu, hingga Pesan Mendalam Sherly Tjoanda

Trend Terpopuler: Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni Buat Dedi Mulyadi Pilu, hingga Pesan Mendalam Sherly Tjoanda

Terbongkar fakta kasus pembunuhan keluarga Haji Sahroni membuat hati Dedi Mulyadi Teriris. Pesan mendalam Sherly Tjoanda dibalik bantuan 100 ekor sapi kurban.
Volimania Full Senyum, Hyundai Hillstate Bakal Siarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Volimania Full Senyum, Hyundai Hillstate Bakal Siarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Hyundai Hillstate membawa kabar bahagia untuk volimania. Sebab tim baru Megawati Hangestri itu akan menyiarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
KDM: Semangat Kurban Bagi Pemerintah Itu Korbankan Ego Pemimpinnya

KDM: Semangat Kurban Bagi Pemerintah Itu Korbankan Ego Pemimpinnya

Menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, semangat kurban bagi pemerintah itu, yakni mengorbankan ego pemimpinnya. 
Duh! Harga Emas UBS, Antam dan Galeri24 Turun Sepekan Beruntun, Sinyal Bahaya?

Duh! Harga Emas UBS, Antam dan Galeri24 Turun Sepekan Beruntun, Sinyal Bahaya?

Melemahnya harga emas membuat investor khawatir di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan dolar AS di kisaran Rp17.800. 
Dedi Mulyadi: Orang Desa Paling Setia Kepada Negara, tapi Paling Akhir Menikmati Pembangunan

Dedi Mulyadi: Orang Desa Paling Setia Kepada Negara, tapi Paling Akhir Menikmati Pembangunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai orang desa merupakan orang yang paling setia kepada negara. 

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Siapa Cathlyn Yvaine Lesmana? Siswa Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel yang Digantikan oleh Peserta Lain

Siapa Cathlyn Yvaine Lesmana? Siswa Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel yang Digantikan oleh Peserta Lain

Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Sulawesi Selatan 2026 jadi sorotan publik, khususnya di media sosial. Ini profil Cathlyn Yvaine Lesmana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT