News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Zambia Tiba-Tiba Bocorkan Kelemahan Negaranya Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Media Zambia membocorkan kelemahan Timnas Zambia U-17 jelang melawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. Kelemahan Chipolopolo -julukan Timnas Zambia U-17- yang dimaksud adalah perihal penyelesaian akhir.
Senin, 3 November 2025 - 17:46 WIB
Tim nasional U-17 Zambia, calon lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
Sumber :
  • Zambian Football

Jakarta, tvOnenews.com - Media Zambia membocorkan kelemahan Timnas Zambia U-17 jelang melawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. Kelemahan Chipolopolo -julukan Timnas Zambia U-17- yang dimaksud adalah perihal penyelesaian akhir.

Zambia merupakan salah satu peserta Piala Dunia U-17 edisi tahun ini yang diperluas kuotanya menjadi 48 negara dengan dibagi ke dalam 12 grup. Para kontestan akan memperebutkan tiket 32 besar yang didapatkan oleh masing-masing juara dan runner-up grup, serta delapan tim peringkat tiga terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zambia pun tergabung segrup dengan Timnas Indonesia U-17 di Grup H di Piala Dunia U-17 2025. Selain bersua Garuda Asia, tim besutan pelatih Dennis Makinka itu juga akan melawan Brasil dan Honduras. Pada laga perdana, Chipolopolo akan ditantang Timnas Indonesia U-17.

Tim nasional U-17 Zambia, calon lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
Tim nasional U-17 Zambia, calon lawan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
Sumber :
  • Zambian Football

 

Laga Timnas Indonesia U-17 vs Zambia bakal digelar di Aspire Zone, Doha, Qatar, pada Selasa, 4 November 2025 pukul 22.45 WIB. Sebelum bersua Garuda Asia, Zambia melakoni dua laga uji coba melawan Meksiko dan Kaledonia Baru di Dubai, Uni Emirat Arab. 

Hasilnya, Zambia sukses menyapu bersih semua laga dengan kemenangan. Mereka meraih kemenangan 3-1 atas Meksiko pada 27 Oktober 2025 dan menang dengan skor 3-0 saat berhadapan dengan Kaledonia Baru pada 30 Oktober 2025.

Selepas pertandingan uji coba tersebut, media Zambia, Zambian Football, mengungkapkan kelemahan Chipolopolo, yakni finishing alias penyelesaian akhir. Hal itu merujuk pada pernyataan sang pelatih Dennis Makinka yang menyebut timnya banyak membuang peluang.

Pelatih Zambia Sebut Persiapan Hadapi Timnas Indonesia U-17 Berlangsung Lancar
Pelatih Zambia Sebut Persiapan Hadapi Timnas Indonesia U-17 Berlangsung Lancar
Sumber :
  • FAZ

 

“Pelatih tim nasional Zambia U17, Dennis Makinka, mengatakan timnya perlu memperbaiki penyelesaian akhir karena mereka gagal mengonversi banyak peluang yang mereka ciptakan,” tulis Zambian Football dalam artikelnya.

Diketahui, Makinka sebelumnya memang berbicara soal kekurangan anak asuhnya setelah mengalahkan Kaledonia Baru 3-0 dalam pertandingan persahabatan. Ia merasa timnya menunjukkan karakter dan sangat menekan tetapi kurang klinis di sepertiga akhir.

Tentunya, kelemahan tersebut harus dimaksimalkan oleh Timnas Indonesia U-17 agar bisa membuat lawannya itu mati kutu. Di sisi lain, Makinka merasa terkesan dengan timnya setelah pertandingan karena semua pemain yang bermain dalam pertandingan memberikan yang terbaik.

“Pertama-tama, terima kasih, dan saya hanya ingin mengatakan bahwa para pemain benar-benar menunjukkan karakter, pantang menyerah, dan tidak pernah meremehkan tim mana pun. Mereka sudah sangat menekan, meskipun kami perlu mulai memperbaiki penyelesaian akhir. Saya rasa kami menciptakan banyak peluang, tetapi hanya mengonversinya. Kami tidak bisa menyelesaikan begitu banyak peluang yang telah kami ciptakan,” kata Makinka.

"Tahukah Anda, kami datang dengan jumlah pemain yang besar, 25 pemain, jadi kami perlu melihat semua pemain. Jadi, kami memulai dengan susunan pemain yang sama dengan yang kami mainkan melawan Meksiko. Mereka memberikan segalanya, jadi saat jeda babak pertama kami memutuskan untuk memberi semua pemain kesempatan. Dan setidaknya kami bisa melihat bahwa tim sudah siap sekarang karena semua pemain, bahkan yang baru bergabung, telah menunjukkan permainan yang bagus,” tambahnya.

Lebih lanjut, mantan pelatih kepala Nkwazi itu juga mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Sepak Bola Zambia (FAZ) karena telah menyelenggarakan kamp di Dubai dan memberikan persiapan yang memadai bagi timnya jelang melawan Timnas Indonesia U-17.

“Saya rasa kami sangat berterima kasih kepada FAZ atas pertandingan persahabatan yang mereka berikan. Mereka memberi kami cukup waktu untuk persiapan. Bahkan di Zambia, saya rasa kami sudah menjalani sekitar enam pertandingan persahabatan dengan tim lokal dan sekarang kami hanya ingin pengalaman internasional, dua pertandingan, sudah cukup. Kami sudah melihat cukup banyak, dan para pemain, saya rasa mereka sudah melihat apa yang diharapkan di turnamen ini, dan saya rasa kami siap. Kami sangat berterima kasih kepada FAZ dan kami mengapresiasi mereka. Saya rasa ini pertandingan yang luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengungkapkan kondisi terkini para pemainnya. Dia mengatakan bahwa anak asuhnya dalam keadaan siap tempur untuk menghadapi Zambia dan meraih hasil maksimal pada laga pertamanya itu.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto.
Sumber :
  • Antara

 

“Oke, sekali lagi setelah kita melakukan 3 kali uji coba di Dubai, menghadapi Paraguay, Pantai Gading, dan Panama. Kita akhirnya berangkat ke Qatar di tanggal 1 kemarin dan kita bersyukur kita bisa tiba di Qatar dengan selamat tanpa kurang satu atau apapun,” kata Nova Arianto dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (2/11/2025).

Mantan pemain Persib Bandung itu juga membeberkan kondisi dua pemain yang sempat bermasalah alias dipantau oleh tim medis. Namun, dia tidak menyebutkan nama-namanya. Yang pasti, kata Nova Arianto, kedua pemain tersebut kondisinya sudah fit dan siap tampil pada laga kontra Zambia.

‎”Dan termasuk dari sisi kondisi dari kondisi pemain, walaupun di awal ada 2 pemain yang masih dalam pemantuan dari tim medis. Tetapi saya bersyukur saat ini semua pemain dalam kondisi siap dan semoga pemain bisa tampil maksimal di pertandingan pertama,” jelas mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia itu.

‎”Oke mungkin saya sampaikan juga jadi di awal dibentuknya Timnas ini kan sekali lagi tujuannya adalah bagaimana kita bisa tampil di Piala Dunia, dan saya sangat bersyukur di perjalanan kami dari awal di 2024 dari persiapan AFF, kualifikasi dan Piala Asia. Saya lihat pemain sangat bekerja sangat luar biasa dan saya selalu bicara ini menjadi tujuan akhir ya, tujuan akhir mereka di usia U17 sebelum mereka nantinya pastikan akan naik ke U20 ataupun U23,” tambah Nova.

‎Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-17 juga telah menggelar tiga laga uji coba internasional untuk mematangkan persiapan di ajang bergengsi itu. Hasilnya, Garuda Asia kalah tipis 1-2 dari Paraguay, imbang 0-0 melawan Pantai Gading, dan ditahan Panama 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nova Arianto pun membawa 21 pemain terbaiknya di Piala Dunia U-17 2025. Termasuk empat pemain diaspora seperti Mike Rajasa (FC Utrecht), Matthew Baker (Melbourne City), Eizar Jacob (Sydney FC) dan Lucas Lee (Ballistic United). 

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT