News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Gabriel Palmero Diputus Kontrak Klub Spanyol Imbas Skandal Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia

Kabar pemutusan kontrak yang dilakukan Tenerife untuk Gabriel Palmero imbas skandal pemalsuan dokumen naturalisasi Timnas Malaysia ramai jadi pembahasan di media sosial.
Sabtu, 8 November 2025 - 13:46 WIB
Gabriel Palmero diputus kontrak klub imbas skandal naturalisasi ilegal Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar buruk datang dari sepakbola Malaysia. Skandal dokumen naturalisasi palsu Timnas Malaysia berdampak pada pemutusan kontrak klub bagi salah satu pemain.

Adalah Gabriel Palmero yang resmi diputus kontrak klub kasta kedua Liga Spanyol, Tenerife. Tidak hanya itu, sang pemain juga dipastikan tak lagi menjalani masa peminjamannya di klub Unionistas de Salamanca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bek naturalisasi Timnas Malaysia asal Spanyol, Gabriel Palmero
Bek naturalisasi Timnas Malaysia asal Spanyol, Gabriel Palmero
Sumber :
  • FAM

 

Kabar pemutusan kontrak yang dilakukan Tenerife untuk Gabriel Palmero ramai jadi pembahasan di media sosial. Bukan tidak mungkin akan ada pemain lain yang bakal mengalami nasib serupa.

"Resmi: Tenerife mengumumkan bahwa kontrak Gabriel Palmero (23/LB) dengan mereka dan klub pinjaman Unuionistas de Salamanca telah diputus setelah sanksi larangan bermain setahun dari FIFA akibat kasus pemalsuan dokumen keturunannya," tulis idextratime di Instagram.

Selain Gabriel Palmero, pemain naturalisasi ilegal Malaysia lainnya yakni Rodrigo Holgado juga mengalami nasib serupa. Klub America De Cali kabarnya mempertimbangkan untuk memutus kontrak sang pemain karena skandal kali ini.

Seperti diketahui, sebanyak tujuh pemain terlibat skandal pemalsuan dokumen naturalisasi. Dokumen itu dipakai untuk memuluskan jalan mereka bergabung ke Timnas Malaysia.

FIFA yang menemukan kejanggalan pun langsung mengambil tindakan tegas. Selain untuk pemain, sanksi berat juga diberikan untuk Federeasi Sepakbola Malaysia (FAM).

Dilansir dari New Straits Times, FAM kini menghadapi dua proses hukum terpisah di bawah naungan FIFA yang masih berlangsung dan belum mencapai keputusan akhir.

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, membenarkan hal tersebut. 

Ia mengungkapkan bahwa kedua kasus itu harus diselesaikan sebelum tindakan lebih lanjut dapat dilakukan.

“Kita harus memahami bahwa FAM sebenarnya menghadapi dua tuntutan hukum, satu melibatkan FIFA atas pemalsuan dokumen, dan yang lainnya saat ini sedang disidangkan oleh Pengadilan FIFA,” ujar Windsor dilansir Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kasus yang saat ini berada di Pengadilan FIFA lebih berfokus pada kelayakan pemain naturalisasi untuk mewakili tim nasional Malaysia.

“Kasus yang diajukan ke Pengadilan FIFA berkaitan dengan status untuk mewakili Malaysia. Setelah keputusan dibuat, termasuk jika nanti dirujuk ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), barulah AFC dapat mempertimbangkan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.
Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT