News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi, Satu Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Kehilangan Karier: Klub Kolombia Resmi Putus Kontrak Rodrigo Holgado

America de Cali mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Rodrigo Holgado setelah pemainnya itu tersandung kasus dokumen naturalisasi palsu Timnas Malaysia beberapa waktu lalu
Kamis, 13 November 2025 - 06:16 WIB
America de Cali mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak Rodrigo Holgado setelah tersandung kasus dokumen naturalisasi palsu Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram/FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Satu lagi pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia kehilangan karier di klubnya. Kali ini giliran Rodrigo Holgado yang mendapat pemutusan kontrak dari klub Kolombia, America de Cali.

Kabar soal pemutusan kontrak Rodrigo Holgado pun ramai jadi pembicaraan di media sosial. America de Cali mengambil langkah tegas setelah pemainnya itu tersandung kasus dokumen naturalisasi palsu beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia,  Rodrigo Holgado
Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado
Sumber :
  • FAM- Malaysia NT

 

"RESMI : America de Cali, klub Kolombia tempat bernaung Rodrigo Holgado (30/ST) telah memutus kontraknya sebagai akibat sanksi larangan bermain satu tahun dari FIFA karena kasus dokumen naturalisasi palsu," tulis akun @idextratime di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, netizen di dunia maya mulai bergerak. Mereka kompak mendesak FIFA untuk memberikan sanksi pembekuan terhadap Federasi Sepakbola Malaysia (FAM).

"FAM harusnya dibanned sementara juga biar adil," tulis salah satu akun.

"FAM tidak dapat hukuman banned kah ini?" sahut yang lain.

Seperti diketahui, sejauh ini FAM hanya mendapat sanksi berupa denda sebesar senilai CHF 350 ribu atau Rp7,3 miliar. Namun, hukuman tersebut dinilai tidak setimpal dengan yang dialami para pemain hingga diputus kontrak klub.

Kronologi Proses Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia

Semua polemik ini berawal dari proyek besar yang dicanangkan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada tahun 2024. Tepatnya di akhir November, FAM dikabarkan berambisi meniru langkah sukses Timnas Indonesia yang berhasil melonjak di peringkat FIFA berkat program naturalisasi pemain.

Striker asal Argentina, Rodrigo Holgado
Striker asal Argentina, Rodrigo Holgado
Sumber :
  • Instagram/Rodrigo Holgado

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, FAM mengadakan pertemuan bersama perwakilan asosiasi sepak bola dari berbagai negara guna menyusun rencana strategis revolusi sepak bola Malaysia. Salah satu tokoh penting yang hadir dalam pertemuan itu adalah Tunku Ismail, Putra Mahkota Johor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki Desember 2024, FAM mulai aktif mencari pemain berdarah Malaysia yang tersebar di berbagai belahan dunia. Beberapa nama bahkan disebut sudah menjadi target utama untuk direkrut memperkuat Timnas Malaysia.

Upaya itu mulai menunjukkan hasil pada Januari 2025. Tunku Ismail Idris, pemilik klub Johor Darul Ta’zim (JDT), mengumumkan bahwa pihaknya telah menemukan sekitar tujuh pemain yang memiliki garis keturunan Malaysia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT