News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Skandal Naturalisasi Malaysia Meledak! Begini Nasib 7 Pemain Harimau Malaya Seusai Disanksi FIFA

Kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menyeret tujuh pemain naturalisasi Malaysia terus mengguncang dunia sepak bola negeri jiran.
Kamis, 27 November 2025 - 16:36 WIB
Para Pemain Naturalisasi Malaysia
Sumber :
  • x.com/FAM_Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menyeret tujuh pemain naturalisasi Malaysia terus mengguncang dunia sepak bola negeri jiran.

Meski proses investigasi masih berjalan dan sorotan publik kian tajam, para pemain justru menunjukkan reaksi yang berbeda-beda, mulai dari tetap beraktivitas seperti biasa hingga menghilang sepenuhnya dari ruang publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari laporan Star Malaysia, dokumen persidangan terbaru memunculkan kesamaan mencolok dari ketujuh pemain tersebut, yakni seluruhnya menyerahkan sepenuhnya proses pengajuan kewarganegaraan kepada perwakilan mereka, tidak memeriksa dokumen apa pun, dan tidak memberikan respons ketika tuduhan pemalsuan mulai mencuat.

Di media sosial, beberapa pemain masih terlihat beraktivitas normal seakan tak terpengaruh badai kasus.

Gabriel Palmero, misalnya, mengunggah foto-foto dirinya mengikuti ajang maraton. Rodrigo Holgado pun terus membagikan momen bersama keluarga, sementara Imanol Machuca sesekali memposting aktivitas pribadinya.

Namun, situasi berbeda dialami tiga pemain lainnya. Hector Hevel, Jon Irazabal, dan Joao Figueiredo tidak lagi memperbarui aktivitas di platform mana pun sejak sanksi diumumkan.

Bahkan, Facundo Garces diam-diam menghapus informasi terkait Malaysia dari profil pribadinya, meski masih menyimpan beberapa foto lama saat mengenakan seragam Harimau Malaya.

Pengakuan Mengejutkan di Sidang Komite Disiplin

Dalam sidang yang digelar di hadapan Komite Disiplin, seluruh pemain mengaku tidak mengetahui adanya dokumen palsu yang diajukan atas nama mereka.

Namun, kesaksian yang terungkap justru memunculkan kelonggaran serius terkait proses verifikasi dokumen.

Gabriel Palmero awalnya mengklaim neneknya lahir di Spanyol, lalu berubah mengatakan berasal dari Malaysia. Ia juga mengaku tidak pernah melihat dokumen apa pun dari agennya.

Facundo Garces menyerahkan akta kelahiran keluarga tanpa memeriksa isinya, bahkan tidak meminta dokumen ketika isu pemalsuan mencuat.

Rodrigo Holgado memercayai begitu saja penjelasan ayahnya bahwa kakeknya lahir di Malaysia, dan mengakui tidak pernah membaca dokumen yang diajukan.

Imanol Machuca mengira neneknya berasal dari Malaysia dan menandatangani dokumen sesuai instruksi tanpa verifikasi.

Joao Figueiredo mendapatkan tawaran naturalisasi tak lama setelah bergabung dengan klub lokal, tetapi seluruh informasinya bersumber dari agen.

Sementara itu, Jon Irazabal mengganti perwakilannya sebelum proses berlangsung dan mengakui tidak pernah meninjau satu pun dokumen.

Hector Hevel bahkan menandatangani pernyataan telah tinggal 10 tahun di Malaysia, padahal tidak pernah menetap selama itu.

Ia mengaku menandatangani tanpa membaca dengan saksama.

FIFA: Tak Ada yang Mengecek Dokumen Sendiri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komite Banding FIFA menemukan pola serupa pada ketujuhnya, yakni tidak satu pun yang memeriksa catatan pribadi mereka atau menghubungi agen begitu tuduhan kecurangan diajukan.

Hingga kini, seluruh pemain masih menjalani masa skorsing, lantaran Investigasi terus berjalan, meninggalkan masa depan yang penuh ketidakpastian bagi mereka sekaligus menciptakan keheningan yang mengkhawatirkan bagi sepak bola Malaysia.(lgn)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Sopir Truk Tewas di Pelabuhan PT DABN, Penyelidikan Polisi Masih Berjalan

Penanganan kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang sopir truk di area Pelabuhan PT DABN hingga kini masih terkesan buram.
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Tutup Putaran Pertama Proliga 2026 Tanpa Kemenangan, Marcos Sugiyama Kecewa Lihat Anak Asuhnya Digulung Megawati Hangestri Cs

Medan Falcons menjadi satu-satunya tim di sektor putri yang belum meraih kemenangan di sepanjang putaran pertama Proliga 2026.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan

Pelatih Bologna Vincenzo Italiano mengaku puas dengan pencapaian timnya di fase liga Liga Europa 2025/2026.
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Kapten Popsivo Polwan Akui Mereka Underperform saat Digulung Jakarta Electric PLN

Runner up Proliga musim lalu, Jakarta Popsivo Polwan belum bisa mengakhiri rentetan hasil buruk mereka di putaran pertama musim ini.
Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia Bangkit Usai Musim Sulit, Siap Tantang Marc Marquez di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia, menggunakan jeda musim dingin sebagai momen evaluasi setelah melalui musim MotoGP 2025 yang penuh tantangan. 
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Menjaga Kerukunan Umat Beragama dalam Perayaan Natal Kawanua se-Dunia Indonesia

Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).
Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Whip Pink Jadi Penyebab Tewasnya Lula Lahfah? Ini Kata Kemenkes dan Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan merilis hasil penyelidikan tekait kematian selebgram Lula Lahfah di apartemennya kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

PP Perisai Syarikat Islam Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI

Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT