GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Terima Hukuman Berat Tambahan, Apa?

Sebanyak tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia menerima hukuman berat tambahan. Dalam hal ini, nilai transfer mereka semua telah disesuaikan menjadi nol.
Rabu, 24 Desember 2025 - 07:31 WIB
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia menerima hukuman berat tambahan. Dalam hal ini, nilai transfer mereka semua telah dihapus menjadi nol.

Seperti diketahui, tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia telah dihukum FIFA buntut skandal pemalsuan dokumen. FIFA menskors ketujuh pemain selama 12 bulan dan denda masing-masing dari mereka sebesar 10.560 ringgit (Rp43 juta).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan ketujuh pemain itu melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA, terkait dengan pemalsuan dokumen. Setelah keputusan itu dikeluarkan, ketujuh pemain tersebut mendapati diri mereka menganggur. 

Ketujuh pemain tersebut yakni Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca.

Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

FAM mengajukan banding ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (CAS) yang juga merupakan upaya terakhir mereka. Namun, hasilnya diperkirakan tidak akan menguntungkan. 

Sementara AFC dikabarkan telah menyiapkan dokumen untuk memberikan sanksi kepada FAM. Mereka hanya menunggu keputusan akhir dari CAS. 

Ini berarti Timnas Malaysia kemungkinan besar akan menerima kekalahan walkover (WO) 0-3 dalam dua pertandingan melawan Nepal dan Vietnam di kualifikasi Piala Asia 2027. Serupa dengan hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada Malaysia dalam tiga pertandingan persahabatan.

Sementara itu, tujuh pemain naturalisasi Malaysia baru-baru ini menerima hukuman berat lainnya. Menurut pembaruan terkini dari situs Transfermarkt pada 23 Desember, mereka semuanya telah dihapus nilai transfernya sepenuhnya. 

Akibatnya, nilai transfer para pemain ini semuanya telah disesuaikan menjadi nol. Di antara tujuh pemain yang terdaftar, Imanol Machuca awalnya memiliki nilai tertinggi sebesar 2,3 juta euro. 

Pemain naturalisasi Malaysia Imanol Machuca di Velez Sarsfield
Pemain naturalisasi Malaysia Imanol Machuca di Velez Sarsfield
Sumber :
  • Velez Sarsfield

Lalu diikuti oleh Joao Figueiredo (Johor Darul Tazim) dengan biaya transfer 1,85 juta euro. Selanjutnya adalah Facundo Garces (€930.000), Jon Irazabal (€550.000), Rodrigo Holgado (€420.000), Hector Hevel (€370.000), dan terakhir Gabriel Palmero (€46.000).

Hukuman tambahan ini adalah konsekuensi yang sangat serius bagi ketujuh pemain naturalisasi itu. Pasalnya, untuk mencapai kenaikan nilai transfer lagi, mereka harus melalui proses kompetisi yang sangat berat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(yus)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Reuni Berbeda Seragam: Vanja Bukilic Ngaku Siap Hadapi Megawati Hangestri di V-League

Vanja Bukilic dan Megawati Hangestri yang musim lalu menjadi duet andalan Red Sparks, kini harus saling berhadapan di V-League. Dari tandem jadi rival berat.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

Sejak Awal SMAN 1 Pontianak Akui Tidak Punya Maksud Menganulir Hasil Lomba, Sebut Hanya Ingin Dapat Kejelasan

SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak punya maksud untuk menganulir hasil lomba. 
Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Menangis Histeris Panggil Namanya, Gubernur Dedi Mulyadi Terkejut Dengar Pengakuan Dede Arasy

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengunggah video yang menampilkan seorang anak tengah menangis menyebut namanya.
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Resah Aman Yani Disebut Ririn Jadi Dalang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Keluarga: Jangan-jangan Korban

Adik Aman Yani, Titi mengatakan keluarga khawatir nasib kakaknya usai Ririn Rifanto menjadi terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Inramayu.
background

Pekan ke-33

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT