GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jepang Gilas China 4-0 di Final, Samurai Muda Cetak Sejarah Juara Piala Asia U-23

Tim nasional Jepang memastikan diri sebagai juara Piala Asia U-23 setelah menundukkan China dengan skor telak 4-0 pada partai final yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Sabtu (24/1/2026).
Minggu, 25 Januari 2026 - 02:34 WIB
Jepang Gilas China 4-0 di Final, Samurai Muda Cetak Sejarah Juara Piala Asia U-23
Sumber :
  • Website: www.the-afc.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tim nasional Jepang memastikan diri sebagai juara Piala Asia U-23 setelah menundukkan China dengan skor telak 4-0 pada partai final yang digelar di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Sabtu (24/1/2026).

Kemenangan meyakinkan tersebut mengantar Jepang mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang mampu menjuarai Piala Asia U-23 sebanyak tiga kali, sekaligus mempertahankan dominasi mereka di level Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak peluit awal dibunyikan, Jepang tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat China kesulitan mengembangkan permainan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Keunggulan Jepang dibuka pada menit ke-12 melalui Yuto Ozeki. Berawal dari situasi kemelut di kotak penalti, Ozeki memanfaatkan bola muntah yang sempat mengenai bek China Peng Xiao sebelum meluncur ke gawang. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.

Delapan menit berselang, Jepang kembali menggandakan keunggulan. Kosei Ogura menunjukkan kualitas individunya dengan merebut bola di area pertahanan lawan, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut jauh gawang China yang gagal diantisipasi kiper Li Hao.

China mencoba merespons dengan mengandalkan permainan langsung dan umpan panjang. Namun, solidnya lini belakang Jepang membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Hingga turun minum, Jepang unggul 2-0 dengan dominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan yang lebih banyak.

Memasuki babak kedua, Jepang tidak mengendurkan tempo permainan. Hasilnya, mereka mendapat hadiah penalti pada menit ke-57 setelah Liu Haofan dinilai melakukan handball di dalam kotak terlarang. Ryunosuke Sato yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Jepang unggul 3-0.

China sempat mencetak gol pada menit ke-68, namun wasit menganulirnya karena posisi offside. Keputusan tersebut kembali mematahkan momentum kebangkitan tim Negeri Tirai Bambu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jepang kemudian menutup pesta kemenangan pada menit ke-76. Tembakan Kosei Ogura yang kembali menjadi ancaman utama sempat mengenai pemain bertahan China sebelum melambung masuk ke gawang, memastikan kemenangan mutlak 4-0.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Jepang tetap mengontrol jalannya pertandingan dan tidak memberi kesempatan bagi China untuk memperkecil ketertinggalan. Hasil ini menegaskan dominasi Jepang di sepak bola Asia level usia muda sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai kekuatan utama di Piala Asia U-23.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Fuanaland Cibubur ditargetkan akan rampung dan dibuka perdana pada Juni 2026 sebelum acara Jambore Nasional pada Agustus mendatang
Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

KDM Heran dengan Pekerja Tambang Bogor: Hitungan 3 Ribu, yang Diajukan Malah 18 Ribu Orang

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil sikap tegas terkait polemik jalur tambang di Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Pria yang akrab disapa KDM ini dengan -

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT