News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Putusan CAS, Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Semakin Dekat

CAS akan menggelar sidang untuk kasus dugaan pemalsuan administrasi tujuh pemain Timnas Malaysia yang diduga ilegal dengan Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel pada Kamis (26/2/2026). 
Minggu, 22 Februari 2026 - 18:39 WIB
Resmi! FAM Konfirmasi Belum Ajukan Banding soal Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia meski Tenggat Akhir Malam Ini, Ini Alasannya 
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Court of Arbitration for Sports (CAS) atau Pengadilan Arbitrase Olahraga telah menentukan jadwal putusan untuk kasus tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang diduga ilegal.

CAS akan menggelar sidang untuk kasus dugaan pemalsuan administrasi tujuh pemain Timnas Malaysia yang diduga ilegal dengan Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel pada Kamis (26/2/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah badan sepak bola dunia itu menyatakan adanya pelanggaran terkait status kelayakan pemain.

Kini harapan bertumpu pada putusan CAS. Jika banding diterima, maka hukuman tersebut bisa dibatalkan dan para pemain kembali memperkuat Timnas Malaysia tanpa bayang-bayang sanksi.

Sekretaris Jenderal Asian Football Confederation (AFC), Datuk Seri Windsor John, sebelumnya menyebut peluang kemenangan dalam proses banding ini berada di angka yang seimbang.

"Namun itu tidak berarti mereka pasti menang. Peluangnya lima puluh-lima puluh, karena ketika mereka mendapatkan penangguhan pelaksanaan hukuman (Stay of Execution), FIFA belum menyampaikan argumennya, yang ada baru argumen dari pihak pemain saja," kata Datauk Seri Windsor John dikutip dari laman Berita Harian, Minggu (22/2/2026). 

"Sekarang kemungkinan besar argumen dari FIFA sudah diajukan, dan pada 26 Februari nanti akan ada pertimbangan dari kedua belah pihak, yaitu pemain dan FIFA,” katanya.

Sebelumnya, CAS telah mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman atau stay of execution yang diajukan oleh para pemain. Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif, meski belum menjadi jaminan kemenangan.

Jika CAS menolak banding tersebut, maka sanksi 12 bulan akan kembali diberlakukan secara otomatis. Dampaknya bukan hanya pada pemain, tetapi juga pada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Nasib FAM pun ikut dipertaruhkan. Ada kekhawatiran bahwa federasi bisa menghadapi sanksi tambahan, termasuk potensi pembekuan, jika pelanggaran dianggap serius.

Sebagai langkah mitigasi, seluruh anggota Komite Eksekutif FAM telah mengundurkan diri secara kolektif pada 28 Januari lalu. Keputusan tersebut dinilai sebagai upaya besar untuk menunjukkan itikad baik dan menghindari hukuman yang lebih berat.

Sorotan juga tertuju pada hasil dua laga kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal dan Vietnam. Jika banding gagal, kemenangan Malaysia dalam pertandingan tersebut berisiko dibatalkan dan bahkan bisa diberikan kepada lawan.

Sebelumnya, Komite Disiplin FIFA pada Desember lalu sudah membatalkan tiga hasil laga uji coba Malaysia melawan Cape Verde, Singapura, dan Palestina. Dalam putusannya, FIFA menyatakan Malaysia kalah 0-3 dalam ketiga pertandingan tersebut karena melanggar Artikel 19 Kode Disiplin FIFA Edisi 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, detik-detik menuju putusan CAS menjadi fase paling menentukan. Harapan publik Malaysia tentu menginginkan keputusan yang memihak agar Harimau Malaya tetap bisa melanjutkan perjuangan tanpa bayang-bayang sanksi panjang.

Apapun hasilnya nanti, putusan CAS bukan sekadar soal tujuh pemain. Ia akan menjadi titik balik bagi tata kelola sepak bola Malaysia sekaligus menentukan arah perjalanan Timnas Malaysia di level Asia dalam beberapa tahun ke depan. 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media Belanda Berbondong-bondong Tanggapi Kabar Resmi Dean James Bisa Dimainkan Lagi oleh Go Ahead Eagles

Media-media Belanda berbondong-bondong menanggapi kabar resmi Dean James bisa bermain lagi. Sang pemain Timnas Indonesia diizinkan untuk kembali membela Go Ahead Eagles.
Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Kepala BGN: 21 Ribu Motor Listrik untuk Kepala Dapur MBG Buatan Bogor

Menurut Dadan, pemanfaatan motor listrik lokal tidak hanya diarahkan untuk menunjang kelancaran program layanan gizi
Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Kalau Terealisasi, Kebijakan Baru dari Gubernur Dedi Mulyadi ini Pasti Bikin Warga Jabar Senang, Apa itu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian publik lewat gagasan terbarunya yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Soal apa itu?
Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Airlangga Tegaskan Komitmen Prabowo Jaga Rasio Utang 40 Persen & Defisit 3 Persen

Menteri Koordinator, Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga rasio utang pada level 40 persen, sementara defisit APBN 3 persen
Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Konflik Timur Tengah Mulai Hantam Biaya Haji, DPR Ingatkan Negara Tidak Bebankan Jamaah

Memanasnya konflik global antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mulai berdampak langsung ke penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk

Wamentan Sudaryono mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menghadapi peluang besar di sektor pupuk global seiring terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT