Erick Thohir Pasang Target Tinggi! FIFA Series 2026 Jadi Penebusan Kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
- Antara
tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ajang FIFA Series 2026 bukan sekadar turnamen uji coba biasa.
Kompetisi ini disebut sebagai momentum krusial bagi Timnas Indonesia untuk memperbaiki posisi di ranking dunia FIFA, sekaligus membangun kembali kepercayaan diri setelah hasil kurang memuaskan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Situasi ini menjadi semakin menarik karena FIFA Series 2026 juga menandai debut pelatih anyar John Herdman. Eks pelatih Kanada itu dihadapkan pada tantangan besar: membawa perubahan instan pada performa skuad Garuda.
Dengan tekanan dari publik serta target peningkatan ranking, ajang ini bisa menjadi titik balik atau justru ujian berat bagi era baru timnas Indonesia.
Momentum Bangkit di Ajang Resmi FIFA
Erick Thohir menekankan bahwa FIFA Series 2026 memiliki nilai strategis karena berstatus FIFA Grade A. Artinya, setiap hasil pertandingan akan berdampak langsung terhadap perolehan poin ranking dunia Indonesia yang saat ini masih berada di posisi ke-121.
“FIFA Series ini memberi tantangan yang benar-benar berbeda bagi Timnas Indonesia. Kita menghadapi tim dari kawasan Karibia dan Eropa dengan karakter permainan yang berbeda. Ini kesempatan besar bagi pemain dan juga publik untuk melihat standar sepak bola dunia,” ujar Erick melansir dari Antara.
Menurutnya, kesempatan ini harus dimaksimalkan, terutama karena Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno memberikan keuntungan dari sisi dukungan suporter, yang bisa menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Lawan Berbeda, Ujian Nyata untuk Timnas
Dalam turnamen ini, Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka, dengan potensi bertemu Timnas Bulgaria di fase selanjutnya.
Dua lawan dari konfederasi berbeda ini dianggap sebagai ujian nyata bagi perkembangan tim.
Erick menilai, menghadapi tim dengan gaya bermain yang kontras merupakan bagian penting dari proses peningkatan kualitas.
Tim dari Karibia dikenal mengandalkan fisik dan kecepatan, sementara tim Eropa lebih disiplin secara taktik.
“Ini kesempatan besar bagi pemain dan juga publik untuk melihat standar sepak bola dunia,” tegas Erick.
Load more