News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Justru Dapat Kabar Gembira Dari Komite Olimpiade Internasional

IOC tengah menggodok penghapusan batas usia U-23 di Olimpiade LA28. Jika terwujud, PSSI bisa turunkan skuad terbaik Timnas Indonesia tanpa ada lagi batasan umur
Selasa, 28 April 2026 - 23:46 WIB
Beckham Putra cetak dua gol di laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026)
Sumber :
  • Instagram/timnasindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Angin segar berhembus ke arah sepak bola Indonesia setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) membuat gebrakan besar yang berpotensi mengubah wajah turnamen sepak bola putra di Olimpiade Los Angeles 2028. Wacana yang kini tengah hangat dibahas adalah penghapusan batasan usia pemain, sebuah kebijakan revolusioner yang selama ini membatasi keikutsertaan mayoritas atlet hanya pada kategori U-23.

Jika rencana besar IOC ini benar-benar terwujud, PSSI dan Timnas Indonesia berpeluang meraup keuntungan berlipat ganda dibandingkan edisi-edisi Olimpiade sebelumnya. Bayangkan skenario di mana Indonesia bisa membawa pemain-pemain terbaik tanpa terkendala batasan usia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama bertahun-tahun, regulasi Olimpiade hanya mengizinkan tiga pemain senior masuk dalam skuad putra, sementara sisa kuota wajib diisi pemain berusia 23 tahun ke bawah. Aturan ini berbeda jauh dengan kompetisi sepak bola putri yang sejak lama memberi kebebasan penuh kepada setiap negara untuk menurunkan skuad terbaik tanpa batasan umur.

Kesenjangan aturan itu tampak mencolok saat Olimpiade Paris 2024 berlangsung. Tim putri Amerika Serikat tampil dengan barisan pemain senior berpengalaman saat berduel melawan Brasil di partai final, sementara di sisi putra, tim-tim besar justru banyak yang memilih hadir tanpa satu pun pemain senior seperti Spanyol yang sukses merebut emas dengan keseluruhan skuad berusia di bawah 23 tahun.

Kini IOC ingin menutup jurang perbedaan itu dengan mendorong format baru yang menjadikan turnamen sepak bola Olimpiade jauh lebih kompetitif. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak gengsi Olimpiade di tengah padatnya agenda sepak bola dunia yang semakin sesak dari tahun ke tahun.

Laporan InsideWorldFootball mengungkap bahwa IOC secara serius ingin menghadirkan nuansa Piala Dunia dalam ajang olahraga multievent bergengsi tersebut. Diskusi seputar perubahan format ini bahkan telah digulirkan di level puncak antara IOC dan FIFA dalam rangkaian persiapan menuju LA28.

Berbicara langsung di markas LaLiga di Madrid, Wakil Presiden IOC Juan Antonio Samaranch menegaskan ambisi lembaganya.

 "Dari pihak FIFA, ada banyak tuntutan terkait sepak bola wanita dan sepak bola tujuh lawan tujuh," kata Samaranch.

"Kami juga ingin kompetisi senior putra lebih menyerupai Piala Dunia. Kedua organisasi memiliki tujuan masing-masing, tetapi saya yakin kita akan membuat kemajuan signifikan dalam mencapainya," lanjutnya.

Bagi Indonesia, perubahan format ini hadir di momen yang sangat tepat. Generasi emas Timnas Indonesia yang kini sedang dalam masa pematangan dengan rentang usia rata-rata 23 hingga 28 tahun  justru akan berada di puncak performa terbaik mereka pada 2028.

Nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, hingga deretan pemain diaspora yang terus bertambah berpotensi tampil dalam kondisi matang dan siap tempur. Artinya, jika format tanpa batas usia ini resmi diberlakukan, Indonesia bisa menurunkan skuad penuh bintang yang tidak mungkin terwujud di bawah aturan U-23.

Namun demikian, perubahan ini tidak datang tanpa tantangan tersendiri. Persoalan benturan jadwal dan kesediaan klub melepas pemain masih menjadi momok yang belum terpecahkan.

Laporan Le Parisien mengungkap bahwa beberapa raksasa klub Eropa seperti Arsenal, Chelsea, Real Madrid, dan Atletico Madrid pernah menolak melepas pemain mereka untuk bergabung dengan tim Olimpiade Prancis. Sejumlah nama tenar seperti William Saliba, Malo Gusto, Benoit Badiashile, Kylian Mbappe, hingga Antoine Griezmann disebut termasuk yang terdampak kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi konflik serupa bisa saja terulang di Olimpiade 2028 apabila format senior penuh benar-benar diberlakukan dan melibatkan pemain yang terikat kontrak dengan klub-klub top Eropa. Di sisi lain, situasi sepak bola putri relatif lebih kondusif karena belum ada turnamen besar yang secara langsung bersinggungan dengan jadwal Olimpiade 2028.

Meski demikian, kehadiran Piala Dunia Antarklub Wanita perdana yang dijadwalkan pada Januari 2028 tetap memunculkan tanda tanya soal kesiapan dan beban fisik para pemain elite wanita dunia. Faktor ini berpotensi mempengaruhi seleksi tim dan persiapan negara-negara peserta menuju Olimpiade. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Dedi Mulyadi Pastikan Pemprov Jabar Tanggung Seluruh Biaya Medis Korban Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi

Dedi Mulyadi Pastikan Pemprov Jabar Tanggung Seluruh Biaya Medis Korban Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi

Seluruh biaya perawatan medis bagi korban luka akibat kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

Dedi Mulyadi Menahan Sedih, Dengarkan Perjuangan Suami Cari Istri dari Stasiun Bekasi Timur hingga Kamar Jenazah

​​​​​​​Dedi Mulyadi menahan sedih saat dengar kisah suami korban KRL yang mencari istrinya dari Stasiun Bekasi Timur hingga kamar jenazah, berujung duka mendalam.
Dapat Bantuan Presiden, Pembangunan Flyover Bulak Kapal Bekasi Dipercepat dan Ditargetkan 6 Bulan Selesai

Dapat Bantuan Presiden, Pembangunan Flyover Bulak Kapal Bekasi Dipercepat dan Ditargetkan 6 Bulan Selesai

Pengerjaan infrastruktur Jalan Layang (Flyover) Bulak Kapal di Bekasi Timur kini memasuki babak baru. 
Musim Perpisahan yang Manis! Casemiro Justru Tampil Menggila di MU

Musim Perpisahan yang Manis! Casemiro Justru Tampil Menggila di MU

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan pujian tinggi kepada gelandang andalannya, Casemiro, yang dinilai menunjukkan kualitas dan profesionalisme luar biasa bersama tim berjuluk Setan Merah.

Trending

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

Dedi Mulyadi Temui Putra Korban Kecelakaan KRL: Saya Sekolahkan Sampai Jadi Orang Hebat

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui putra korban kecelakaan KRL, tawarkan jadi anak asuh dan janji sekolahkan hingga dewasa. Momen haru ini tuai simpati publik luas.
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire melontarkan sindiran ke Ruben Amorim usai MU menang atas Brentford, sambil mengungkap dampak besar Michael Carrick sejak kehadiran di Old Trafford
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar  ​​​​​​​

Hanya Berselang Sehari, Terjadi Lagi Kecelakaan Kereta Api: KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar ​​​​​​​

Rentetan kecelakaan kereta api kembali menyita perhatian publik. Hanya berselang satu hari setelah tragedi maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT