News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Absen di Piala Dunia 2026, Bintang Liverpool yang 3 Kali Bikin Timnas Indonesia Tersungkur Ini Putuskan Pensiun Bela Negaranya

Kabar mengejutkan dari Timnas Jepang jelang Piala Dunia 2026. Sang kapten, Wataru Endo, absen dari turnamen sekaligus akhiri kariernya di level internasional.
Jumat, 12 Juni 2026 - 08:48 WIB
Pemain Timnas Jepang, Wataru Endo (kanan)
Sumber :
  • Federasi Sepak Bola Jepang/jfa.jp

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar mengejutkan datang dari Timnas Jepang jelang Piala Dunia 2026. Sang kapten, Wataru Endo, dipastikan absen dari turnamen sekaligus mengakhiri kariernya di level internasional.

Gelandang Liverpool itu mengumumkan keputusan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Cedera yang belum pulih sepenuhnya menjadi alasan utama di balik langkah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan ini saya pensiun dari tim nasional. Jadi saya akan mendukung Jepang sebagai suporter," tulis Endo.

Keputusan itu sekaligus mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Samurai Biru. Endo selama ini menjadi salah satu sosok penting di lini tengah Jepang.

Absennya Endo juga telah dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Jepang. Direktur Teknik Timnas Jepang, Masakuni Yamamoto, menyebut sang pemain sudah meninggalkan pemusatan latihan.

"Hari ini Wataru sudah meninggalkan tim. Setelah menerima laporan tim medis, pelatih Hajime Moriyasu mengambil keputusan akhir," ujar Yamamoto, dikutip dari FIFA.

Endo sebelumnya menjalani operasi pada kaki kiri pada Februari lalu. Ia sempat kembali bermain pada akhir Mei dan tampil saat Jepang menghadapi Islandia di ajang Piala Kirin.

Meski belum berada dalam kondisi terbaik, Moriyasu tetap membawanya ke skuad Piala Dunia 2026. Namun, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan Endo belum cukup fit untuk menjalani turnamen hingga tuntas.

Sebagai pengganti, Jepang memanggil Shuto Machino dari Borussia Monchengladbach. Penyerang berusia 26 tahun itu akan menjalani Piala Dunia keduanya bersama Samurai Biru.

Kepergian Endo juga membuat Jepang harus menunjuk pemimpin baru di lapangan. Ban kapten kini dipercayakan kepada bek Ajax Amsterdam, Ko Itakura.

Selama membela Jepang, Endo mencatatkan 73 penampilan dan menyumbang empat gol. Catatan tersebut menegaskan perannya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir.

Di level klub, musim ini tak berjalan mudah bagi Endo bersama Liverpool. Masalah kebugaran membuatnya hanya tampil dalam 12 pertandingan di semua kompetisi dan menyumbang satu assist.

Bagi publik Indonesia, nama Endo menyimpan kenangan yang kurang menyenangkan. Gelandang berusia 33 tahun itu beberapa kali menjadi bagian dari kemenangan Jepang atas skuad Garuda.

Berdasarkan data Transfermarkt, Endo tercatat tiga kali tampil sebagai starter saat Jepang menghadapi Timnas Indonesia. Ketiga pertandingan tersebut selalu berakhir dengan kemenangan Samurai Biru.

Pertemuan pertama terjadi pada Piala Asia 2023 yang digelar Januari 2024. Saat itu, Endo mengenakan ban kapten dan membawa Jepang menang 3-1 atas Timnas Indonesia.

Laga kedua berlangsung pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada November 2024. Kembali dipercaya sebagai kapten, Endo membantu Jepang meraih kemenangan telak 4-0.

Pertemuan terakhir terjadi pada Juni 2025 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski tidak lagi menjadi kapten, Endo tetap bermain penuh selama 90 menit.

Pada pertandingan tersebut, Timnas Indonesia yang dilatih Patrick Kluivert harus mengakui keunggulan Jepang. Skuad Garuda menelan kekalahan telak dengan skor 6-0.

Kini, perjalanan Endo bersama Timnas Jepang resmi berakhir. Namun, jejaknya sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Samurai Biru diyakini akan terus dikenang.

(sub)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

KPK mendalami soal dugaan setoran-setoran yang dilakukan sejumlah Kantor Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Italia meraih kemenangan meyakinkan atas Turkiye pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27. Ini jadi kemenangan perdana pelatih Roberto Mancini.
Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT