Piala Dunia 2026 Punya Aturan Baru, Apakah Satu Kemenangan Sudah Cukup untuk Lolos? Ini Penjelasannya
- REUTERS/Henry Romero
Jakarta, tvOnenews.com - Piala Dunia edisi 2026 menjadi gelaran sepak bola dunia paling banyak perubahan. Penambahan negara peserta menjadi 48 tim pun memiliki efek domino pada format turnamen.
Salah satu yang paling menjadi perhatian adalah peluang tim peringkat ketiga grup untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Pada edisi kali ini, FIFA membagi 48 peserta ke dalam 12 grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim terbaik dari setiap grup otomatis melaju ke babak 32 besar, sementara delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan mendapatkan tiket menuju fase knockout.
Situasi tersebut membuat persaingan di klasemen peringkat ketiga diprediksi berlangsung sangat sengit. Dengan kondisi ini, tentu ada peluang bagi tim yang hanya memiliki satu kemenangan saja bisa lolos ke fase knock out.
Berkaca pengalaman dari Piala Eropa yang menggunakan format serupa, belum tentu jika ada tim yang bisa menang satu laga dapat lolos ke fase knock out.
Dilansir dari laman Independent, pada Euro 2016, Turki dan Albania gagal lolos meski sama-sama meraih satu kemenangan dan mengumpulkan tiga poin. Hal serupa kembali terjadi pada Euro 2020 ketika Finlandia dan Slovakia tersingkir meski berhasil memenangkan satu pertandingan.
Sementara pada Euro 2024, Hungaria juga harus angkat koper walaupun mengoleksi tiga poin. Menariknya, Slovenia justru mampu lolos ke fase gugur tanpa satu pun kemenangan setelah hanya bermain imbang dalam tiga pertandingan, mengulang kisah Portugal pada Euro 2016.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa tiga poin tidak selalu menjamin kelolosan.
Penentu utama biasanya terletak pada selisih gol. Pada beberapa turnamen sebelumnya, tim dengan selisih gol minus dua atau lebih sering gagal bersaing di klasemen peringkat ketiga.
Turki dan Albania tersingkir di Euro 2016 karena memiliki selisih gol minus dua. Pada Euro 2020, Finlandia juga gagal lolos dengan selisih gol yang sama, sementara Ukraina berhasil melangkah ke fase gugur dengan selisih gol minus satu.
Begitu pula pada Euro 2024, Hungaria harus menerima kenyataan pahit setelah memiliki selisih gol minus tiga meski berhasil menang di laga terakhir.
Load more