News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dear Konten Kreator yang Rekam Usher GIIAS, Pakar Hukum Pidana: Perekaman di Ruang Publik Harus Ada Persetujuan

Pakar Hukum Pidana mengingatkan konten kreator Emanuel Bryan atau Ebem Martono terkait dampak bahaya isu viral merekam usher GIIAS 2026 tanpa memiliki izin.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:59 WIB
Konten kreator Emanuel Bryan atau Bryan Ebem Martono yang rekam usher GIIAS 2026 tanpa izin
Sumber :
  • Instagram Ebe Martono

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang konten kreator sekaligus influencer bernama Emanuel Bryan atau Ebem Martono menuai kecaman publik. Ia diduga merekam usher di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 viral di media sosial.

Ironisnya, Bryan merekam untuk kebutuhan konten tanpa memiliki persetujuan. Hal ini membuat usher GIIAS yang direkam merasa tidak nyaman sehingga bersuara di ruang media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pakar Hukum Pidana, Hery Firmansyah berbagi pandangan terkait dampak dari melakukan perekaman secara diam-diam terutama melalui dari kacamata pintar.

Menurutnya, tindakan dari konten kreator tersebut potensi terjerat hukuman dari pasal berlapis. Ia menuturkan Bryan rentan dikenakan Pasal 12 & Pasal 115 UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, UU Perlindungan Data Pribadi, UU ITE, dan UU tentang tindak pidana kekerasan seksual.

"Dalam konteks tadi itu ruang publik digunakan untuk menjamin keamanan setiap orang. Para pekerja apa pun bidangnya sepanjang itu halal tidak bertentangan hukum tentu perlu perlindungan hukum. Ini yang harusnya menjadi perhatian para konten kreator," ujar Hery dalam program Pagi-Pagi Seru tvOne, Selasa (4/8/2026).

Ia menyoroti tindakan dari para konten kreator saat menggunakan atauu mengunggah konten di ruang publik. Biasanya menurut mereka mengakses dan melakukan apa pun secara bebas.

"Padahal sebenarnya peran hukum dalam hal ini adalah perlindungannya harus ada konsen, ada persetujuan dari yang direkam tadi," katanya.

Ia kembali menyinggung UU Hak Cipta. Dalam Pasal 115, sanksi pidana berupa denda menjadi ancaman bagi yang menggunakan foto atau potret orang lain secara komersial tanpa persetujuan.

Ia mengambil contoh dari kasus menimpa Bryan terjadi dalam media sosial. Ia terkejut sang konten kreator ogah menghapus konten yang diminta oleh korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika diminta di-take down secara baik-baik oleh korban, malah minta bayaran, bahkan bisa masuk pasal pemerasan sebenarnya kalau seandainya memang itu terjadi transaksinya," jelasnya.

Menurutnya, konten kreator tersebut sudah salah menempatkan posisi dan makna dari ruang publik. Sebab, ruang publik menjadi wadah bagi siapa pun untuk mengakses apa pun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Grup E ACL 2 usai Persib Remontada Atas Melbourne Victory: Maung Bandung Tak Terbendung, Kunci Slot 16 Besar

Klasemen Grup E ACL 2 usai Persib Remontada Atas Melbourne Victory: Maung Bandung Tak Terbendung, Kunci Slot 16 Besar

Persib Bandung mengoleksi 12 poin usai menang 2-1 atas Melbourne Victory. Maung Bandung sempurna di Grup E ACL Two, unggul delapan angka dari pesaing terdekat.
Jordan Wilson Jadi Titik Lemah Hyundai Hillstate? Kang Sung-hyung Ternyata Minta Para Pemainnya Lakukan ini saat Lawan IBK Altos

Jordan Wilson Jadi Titik Lemah Hyundai Hillstate? Kang Sung-hyung Ternyata Minta Para Pemainnya Lakukan ini saat Lawan IBK Altos

Tim yang Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate, harus menelan pil pahit pada laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026/2027.
Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras Subsidi, Harga Bisa Lebih Murah dari Pasaran

Pemerintah Siapkan 1 Juta Ton Beras Subsidi, Harga Bisa Lebih Murah dari Pasaran

Pemerintah menyiapkan 1 juta ton beras SPHP seharga Rp12.500 per kilogram untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat potensi penurunan produksi padi saat
Korea Ungkap Efek Domino Besar Penundaan Piala Asia 2027

Korea Ungkap Efek Domino Besar Penundaan Piala Asia 2027

Pejabat KFA menyebut bahwa efek domino besar bisa terjadi akibat tertundanya Piala Asia 2027, termasuk pada kompetisi lain di bawah AFC dan bahkan di liga domestik.
Sakit Hati karena Asmara, Pria di Jombang Diduga Sebar Lima Video Pribadi Mantan Kekasih

Sakit Hati karena Asmara, Pria di Jombang Diduga Sebar Lima Video Pribadi Mantan Kekasih

Persoalan asmara diduga menjadi pemicu seorang pria berinisial MA (29) menyebarkan video pribadi mantan kekasihnya melalui media sosial TikTok.
Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Profil Kiky Saputri, Komika yang Viral karena Ucapan 'Rakyat Jelata', Dikenal Jago Roasting Pejabat

Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah potongan video lawas yang memuat celetukan “rakyat jelata” viral di media sosial. Ini profilnya.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Jabatan KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Listyo Sigit Prabowo dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT